Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home AFC Berita Featured Piala Asia Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Sepak Bola Internasional Spesial

    AFC Gelar Pertemuan Darurat Bahas Potensi Penundaan Piala Asia 2027 - Semua Halaman - Superball

    4 min read

     

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Timnas Senior
  • Senin, 19 Oktober 2026 | 15:06 WIB

    Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) akan menggelar pertemuan darurat untuk membahas kemungkinan penundaan Piala Asia 2027.Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) akan menggelar pertemuan darurat untuk membahas kemungkinan penundaan Piala Asia 2027. (LILLIAN SUWANRUMPHA/AFP)

    SUPERBALL.ID - Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) akan mengadakan pertemuan darurat di Jepang untuk memutuskan kemungkinan menjadi tuan rumah Piala Asia 2027.

    Menurut laporan, Komite Eksekutif AFC akan bertemu pada 20 Oktober di Jepang untuk membahas situasi Piala Asia 2027.

    Piala Asia 2027 dijadwalkan akan diadakan di Arab Saudi mulai 7 Januari tahun depan di tiga kota, yakni Riyadh, Jeddah, dan Al-Khobar.

    Namun, turnamen sepak bola terbesar di Asia itu berisiko mengalami penundaan karena masalah keamanan.

    Baca Juga: Bukan Malaysia, Agen Ungkap Destinasi Hajime Moriyasu usai Piala Asia

    Pada 10 dan 11 Oktober lalu, Bandara Internasional King Khalid di Riyadh berulang kali menjadi sasaran kelompok Houthi dari Yaman.

    Presiden AFC Salman bin Ibrahim Al Khalifa kemudian membahas kemungkinan penundaan turnamen tersebut pada 14 Oktober.

    Salman mengatakan bahwa AFC tidak terburu-buru untuk membuat keputusan akhir dan dapat terus memantau situasi hingga akhir November.

    Menurut Salman, perkembangan di kawasan Timur Tengah dapat berubah dengan cepat baik ke arah positif maupun negatif.

    "Kita bisa menunggu hingga akhir November 2026. Situasi di kawasan ini dapat berubah sangat cepat, baik menjadi lebih baik maupun lebih buruk."

    "Kita perlu memantau perkembangannya," kata Salman kepada wartawan di sela-sela pertemuan Dewan FIFA di Zurich, Swiss, Rabu (14/10/2026).

    Salman juga mengkonfirmasi bahwa menunda turnamen hingga 2028 adalah salah satu opsi yang sedang dipertimbangkan.

    Namun, Salman juga menekankan bahwa persiapan Piala Asia 2027 saat ini masih berjalan sesuai jadwal yang telah diumumkan.

    "Jika keputusan perlu dibuat, kita akan melakukannya, tetapi kita bisa menundanya selama satu tahun hingga 2028 jika perlu."

    "Namun untuk saat ini, kami memantau situasi dan semuanya sesuai jadwal," ucap Salman menambahkan.

    Baca Juga: Alasan Vietnam Jadi Pilihan Tepat untuk Hadapi Calon Lawan Timnas Indonesia Jelang Piala Asia 2027

    Sementara itu, Komite Penyelenggara Lokal (LOC) mengatakan bahwa mereka tetap berpegang pada jadwal semula.

    LOC mengatakan bahwa pekerjaan terus berlanjut sesuai dengan jadwal yang disetujui di seluruh tempat, fasilitas, dan layanan pendukung.

    Mereka juga akan terus memantau perkembangan dan memastikan kondisi yang sesuai tersedia untuk keberhasilan penyelenggaraannya.

    “Persiapan di semua bidang organisasi dan operasional berjalan sesuai jadwal yang telah disetujui, termasuk pekerjaan pada tempat pertandingan, fasilitas, dan layanan pendukung,” kata LOC.

    “Fokus tetap pada penyediaan pengalaman turnamen kelas dunia bagi tim peserta, penggemar, dan media dari seluruh Asia, sekaligus menyatukan benua ini melalui sepak bola,” tambahnya.

    Sebelumnya, beberapa ajang olahraga telah merasakan dampak dari serangan terhadap infrastruktur di Arab Saudi.

    FIFA menunda FIFAe Finals 2026 di Jeddah, sedangkan pertandingan ekshibisi tenis Six Kings Slam ditunda dari Oktober ke akhir Desember.

    WTA Finals, yang merupakan ajang penutup musim tenis putri, juga telah dipindahkan dari Riyadh ke Indian Wells, California.

    Komentar
    Additional JS