Timnas Indonesia Berpotensi Batal Mainkan Laga Piala Asia 2027 di Arab Saudi - Semua Halaman - Superball
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Selasa, 13 Oktober 2026 | 12:10 WIB
Konflik Timur Tengah memicu kekhawatiran tentang penyelenggaraan Piala Asia 2027 di Arab Saudi. (THE-AFC.COM)
SUPERBALL.ID - Serangkaian serangan terhadap bandara-bandara di Arab Saudi menimbulkan kekhawatiran tentang penyelenggaraan Piala Asia 2027 di negara tersebut.
Menurut jadwal, Piala Asia 2027 bakal berlangsung di Arab Saudi pada 7 Januari hingga 5 Februari tahun depan.
Turnamen sepak bola terbesar di Asia itu akan menampilkan 24 tim peserta, termasuk Timnas Indonesia.
Ke-24 tim tersebut telah dibagi ke dalam enam grup yang masing-masing terdiri dari empat tim.
Baca Juga: Eks Pelatih Real Madrid Bicara soal Perkembangan Timnas Indonesia Jelang Piala Asia 2027
Berdasarkan hasil undian, Timnas Indonesia tergabung di Grup F bersama Timnas Jepang, Timnas Qatar, dan Timnas Thailand.
Namun, turnamen empat tahunan itu kini menghadapi masalah keamanan menyusul konflik yang terjadi di Timur Tengah.
Sejumlah media Korea Selatan dan Jepang telah menyuarakan kekhawatiran tentang keamanan turnamen tersebut.
Sementara itu, Federasi Sepak Bola Arab Saudi (SAFF) harus mempertimbangkan opsi untuk melindungi pemain, staf pelatih, dan ofisial setiap tim.
Menurut Reuters, serangan di Bandara Internasional King Khalid di Riyadh pada 10 Oktober menewaskan 13 orang dan melukai lebih dari 300 orang.
Serangan berikutnya pada 11 Oktober menewaskan satu orang dan melukai 11 orang.
Otoritas Arab Saudi tetap menutup bandara untuk pemeriksaan keamanan dan belum mengumumkan tanggal pembukaan kembali.
Bersama dengan kota Jeddah dan Al Khobar, Riyadh adalah kota tuan rumah utama untuk Piala Asia 2027.
Dengan kurang dari tiga bulan menjelang laga pembuka, serangan terhadap infrastruktur penerbangan memicu pertanyaan tentang keamanan.
Media Korea Selatan Kyunghyang Shinmun melaporkan bahwa jika serangan berlanjut, kemungkinan penundaan atau perubahan tempat penyelenggaraan turnamen dapat dipertimbangkan.
Baca Juga: Federasi Malaysia Disanksi AFC Imbas Pelanggaran di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027
Seorang perwakilan dari Asosiasi Sepak Bola Korea (KFA) menyatakan bahwa mereka sedang berdiskusi dengan panitia penyelenggara dan mempersiapkan segala kemungkinan.
The Maeil Business Newspaper juga memperingatkan bahwa Piala Asia mungkin tidak dapat diselenggarakan di Arab Saudi jika situasi keamanan tidak membaik.
Seoul Economic Daily melaporkan bahwa ketidakstabilan tersebut bahkan telah memengaruhi persiapan Timnas Korea Selatan.
Pasalnya, mereka sedang mengatur pertandingan persahabatan di Arab Saudi pada FIFA Matchday November mendatang.
Di Jepang, pelatih tim Samurai Biru Hajime Moriyasu juga ditanyai langsung tentang masalah ini pada 11 Oktober.
Menurut Gekisaka, ia mengakui kekhawatiran tentang perkembangan yang akan datang, tetapi menekankan bahwa AFC akan membuat keputusan akhir mengenai penyelenggaraan Piala Asia.
Moriyasu percaya bahwa Asosiasi Sepak Bola Jepang (JFA) akan berkoordinasi dengan lembaga terkait dan mengumpulkan informasi untuk memastikan perjalanan dan operasional tim yang aman.
Perdebatan tentang tuan rumah pengganti sejatinya telah berlangsung sejak April.
Inside World Football melaporkan bahwa mantan pemain Australia, Craig Foster, telah melobi federasi dan pemerintah Australia untuk menjadi tuan rumah Piala Asia menggantikan Arab Saudi karena kekhawatiran tentang meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.
Jika keadaan terus memburuk, AFC mungkin harus mempertimbangkan untuk mengganti tuan rumah Piala Asia 2027.