Buntut Keputusan Kontroversial di Laga Kontra Man City, Legenda Man United Minta VAR Dihapus - Semua Halaman - Superball
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Senin, 14 September 2026 | 17:00 WIB
Erling Haaland merayakan gol untuk Man City ke gawang Man United pada pertandingan Liga Inggris di Old Trafford (13/9/2026). (PAUL ELLIS/AFP)
SUPERBALL.ID - Legenda Manchester United, Peter Schmeichel, menyerukan agar VAR dihapuskan menyusul gol kontroversial Erling Haaland dalam laga derbi Manchester.
Haaland menyambut umpan silang Josko Gvardiol di tiang jauh pada menit ke-60 untuk membawa Manchester City unggul.
Meski sempat menganulir gol tersebut karena offside, wasit Michael Oliver mengubah keputusannya usai pemeriksaan VAR.
Dalam sebuah unggahan di X setelah insiden tersebut, Premier League Match Centre mengatakan bahwa VAR menentukan bahwa Haaland berada dalam posisi onside.
Baca Juga: Hasil Liga Inggris - Man United Takluk Lawan 10 Pemain Man City di Old Trafford
Mereka juga menyatakan bahwa saat berada dalam posisi offside, Enzo Fernandez tidak terlibat dalam permainan.
Namun, Pro Ref selaku badan wasit Liga Inggris mengakui adanya kesalahan penilaian dan menghubungi Manchester United.
Pro Ref menyebut VAR tidak menyadari dampak yang mungkin terjadi dari posisi Fernandez dan seharusnya merekomendasikan peninjauan di lapangan.
Pro Ref juga telah meminta maaf karena kesalahan tersebut berujung pada kekalahan 0-1 Setan Merah di Stadion Old Trafford.
"Menyusul insiden pada menit ke-60 pertandingan Liga Inggris hari Minggu antara Manchester United dan Manchester City di Old Trafford, kami dapat memberikan klarifikasi mengenai gol Erling Haaland yang diberikan," kata juru bicara Pro Ref.
"Keputusan di lapangan adalah offside terhadap Erling Haaland, itu diperiksa oleh VAR dan dia dinyatakan berada dalam posisi onside."
"Dalam serangan yang sama, telah ditetapkan bahwa Enzo Fernandez tidak memainkan bola dan oleh karena itu hal itu membuat pelanggaran offside menjadi subjektif."
"Namun, pada kesempatan ini, VAR tidak mengenali kemungkinan dampak dari posisinya dan seharusnya merekomendasikan tinjauan di lapangan."
"Kami telah menghubungi Manchester United malam ini untuk mengakui apa yang kami anggap sebagai kesalahan penilaian."
"Peninjauan atas insiden tersebut akan dilakukan," tambahnya.
Baca Juga: Menang 4 Kali Beruntun, Arsenal di Jalur yang Tepat untuk Pecahkan Rekor Liga Inggris
Menanggapi kekeliruan ini, Peter Schmeichel meminta penghapusan VAR karena dianggap mengganggu sepak bola.
Mantan kiper Man United itu menilai VAR tidak membuat keadaan lebih baik sejak diperkenalkan pada musim 2019/2020.
"Saya berharap kita bisa menghapus VAR," kata Schmeichel saat bertugas sebagai komentator di Viaplay.
"Kita sekarang berada dalam sistem di mana VAR dan wasit adalah orang-orang terpenting dalam sepak bola."
"Itu menyedot semua energi dari pertandingan. Begitu ada gol, Anda tidak diizinkan untuk merayakannya."
"Setelah lima menit, kami melihat para pemain dan penggemar bisa merayakan, tetapi itu tidak sama."
"Bola masuk ke gawang, itu gol, tetapi kemudian hakim garis mengangkat bendera tanda offside."
"Saya berharap, dan saya sangat merindukan hari-hari ini, kita bisa menghapus VAR karena itu sangat mengganggu dan mencampuri jalannya sepak bola."
"Dan itu tidak membuat keadaan menjadi lebih baik," kata Schmeichel, yang mencatatkan 292 penampilan untuk Setan Merah.