Sosial Media
Arena Update
powered by Surfing Waves
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Johor Darul Takzim Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial Timnas Malaysia Tottenham Hotspurs

    Disalip 2 Pemain JDT, Eks Tottenham Tunggu Giliran untuk Bela Malaysia - Semua Halaman - Superball

    5 min read

     

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • BOLA
  • Selasa, 15 September 2026 | 21:30 WIB

    Bek Kuala Lumpur City FC, Giancarlo Gallifuoco.Bek Kuala Lumpur City FC, Giancarlo Gallifuoco. (AIZUDDIN SAAD/NSTP)

    SUPERBALL.ID - Sementara dua pemain naturalisasi telah mendapat persetujuan dari FIFA untuk membela Timnas Malaysia, situasi berbeda dialami oleh Giancarlo Gallifuoco.

    Giancarlo Gallifuoco hingga saat ini masih menunggu kabar baik terkait proses mendapatkan status pemain naturalisasi.

    Pemain kelahiran Australia itu mengaku belum menerima kabar apa pun terkait masalah tersebut.

    Namun, bek Kuala Lumpur City FC itu mengaku tetap berharap mimpinya untuk mewakili Timnas Malaysia akan terwujud suatu hari nanti.

    Baca Juga: Pakar Malaysia Minta FAM Contoh Timnas Indonesia soal Transparansi Pemain Keturunan

    Ia telah memenuhi persyaratan lima tahun untuk bermain di Malaysia agar menjadi pemain naturalisasi setelah bergabung dengan KL City sejak Februari 2021.

    Di sisi lain, Gallifuoco juga menyampaikan ucapan selamat kepada dua pemain yang sudah lebih dulu dinaturalisasi.

    Kedua pemain tersebut adalah Bergson da Silva dan Brad Tapp, yang saat ini memperkuat Johor Darul Ta'zim (JDT).

    FIFA mengakui Bergson da Silva dan Brad Tapp sebagai pemain yang memenuhi syarat untuk bermain bagi Timnas Malaysia.

    Menurut pengumuman dari FAM, FIFA telah menuntaskan pengecekan kelayakan Bergson da Silva dan Brad Tapp berdasarkan peraturan yang berlaku.

    Ini merupakan kabar baik bagi skuad Harimau Malaya saat mereka bersiap untuk menghadapi FIFA ASEAN Cup 2026.

    "Selamat kepada Bergson dan Brad Tapp, saya yakin itu adalah impian mereka, seperti impian saya. Namun, sayangnya saya tidak tahu apa pun lagi."

    "Saya harap saya bisa menyampaikan kabar baik dan mengatakan 'ya, saya juga (memenuhi syarat untuk mewakili Harimau Malaya)'."

    "Saya masih menunggu kabar baik, tetapi sampai sekarang belum ada apa-apa," kata Gallifuoco, dikutip SuperBall.id dari Bharian.com.my.

    Gallifuoco menjelaskan bahwa ia telah lama bermimpi mengenakan seragam Harimau Malaya dan sebenarnya berharap dapat bermain melawan Vietnam pada Maret lalu.

    "Sebenarnya, impian saya adalah bermain melawan Vietnam pada bulan Maret," kata Gallifuoco.

    "Namun, sayangnya saya juga harus membatalkan tiket yang telah saya beli untuk ibu dan ayah saya."

    "Untuk bulan September (FIFA ASEAN Cup) saya juga rasa saya tidak akan bisa bermain," tambahnya.

    Baca Juga: FIFA ASEAN Cup 2026 Jadi Debut Trio Baru Malaysia di Lini Depan, Tan Cheng Hoe Beri Pesan untuk Fans

    Mantan pemain Tottenham Hotspur itu telah memantapkan dirinya sebagai salah satu bek tangguh di Liga Super Malaysia.

    Ia juga membantu City Boys mencapai final Piala AFC pada 2022 sebelum kalah dari Al-Seeb asal Oman dengan skor 0-3.

    Pemain berusia 32 tahun itu pertama kali dirumorkan menjadi salah satu pemain naturalisasi Harimau Malaya pada Desember 2024 silam.

    Sebelumnya, Gallifuoco mengaku hanya bisa berdoa dan bersabar untuk menunggu giliran mendapat persetujuan mewakili Malaysia.

    "Dari apa yang saya dengar, kami masih menunggu surat dari FIFA sebelum prosesnya dapat dilanjutkan," kata Gallifuoco.

    "Saat ini, semuanya di luar kendali saya, yang bisa saya lakukan hanyalah berdoa dan bersabar, terus bekerja keras setiap hari untuk menjadi pemain terbaik bagi rekan setim dan klub saya."

    "Saya berharap semuanya akan segera rampung. Malaysia adalah rumah saya, masa kini dan masa depan saya."

    "Jadi kehormatan yang saya rasakan bahkan dalam proses ini sungguh mengharukan dan saya sangat bersyukur," tambahnya.

    Selain Bergson dan Tapp, Malaysia juga telah berupaya menyelesaikan proses naturalisasi Manuel Hidalgo dan Shane Lowry.

    Proses naturalisasi dua pemain JDT tersebut masih dalam proses peninjauan dan menunggu konfirmasi dari FIFA.

    "FAM akan terus bekerja sama dan menyerahkan semua informasi dan dokumen yang diperlukan kepada FIFA terkait proses peninjauan," bunyi pernyataan FAM.

    Komentar
    Additional JS