0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Alwi Farhan Berita Bulu Tangkis Bulu Tangkis indonesia Featured Nikolaus Joaquin Raymond Indra Spesial

    Tembus 10 Besar Dunia, Alwi Farhan Terinspirasi dari Raymond/Joaquin - Semua Halaman - Bolasport.com

    4 min read

     

    Tembus 10 Besar Dunia, Alwi Farhan Terinspirasi dari Raymond/Joaquin - Semua Halaman - Bolasport.com

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Bulu Tangkis
  • Kamis, 18 Juni 2026 | 10:09 WIB

    Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan (kanan), berpose di podium juara Australian Open 2026 di Sydney, Minggu (14/6/2026). (PBSI)

    BOLASPORT.COM - Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, meraih peringkat tertinggi dalam kariernya setelah menjuarai Australian Open 2026 dengan menembus peringkat ke-10 dunia.

    Pencapaian ini diraih setelah Alwi mengalami keterpurukan saat Indonesia gagal keluar dari fase grup Thomas Cup 2026 karena kalah dari Prancis, 1-4.

    Juara Dunia Junior 2023 selanjutnya mengungkapkan targetnya setelah dua kali menjadi juara pada turnamen Super 500. Selain Australian Open 2026, Alwi meraih gelar pertama Super 500 dari Macau Open 2025.

    "Pastinya ingin juara pada turnamen Super 750 dan Super 1000 karena saya belum bisa mendapat (gelar) di level itu. Tidak usah dibandingkan dengan pemain seumuran saya karena punya perjalanannya masing-masing," kata Alwi kepada media, termasuk BolaSport.com di pelatnas Cipayung, Jakarta, Rabu (17/6/2026).

    "Saya rasa hasil saya pada BWF World Tour cukup konsisten dan saya harap terus bisa konsisten pastinya. Saya ingin mengejar lebih lagi terlepas ada Kejuaraan Dunia dan Asian Games tahun ini."

    "Memang terget utamanya ada disana tapi yang lainnya juga berjalan. Jadi, setiap ada turnamen saya akan total dalam mempersiapkannya."

    Meraih peringkat 10 besar dunia memang sudah diincar Alwi sehingga menjadi juara Australian menjadi suatu keharusan baginya secara pribadi,

    "Pastinya senang kemarin lihat Joaquin/Raymond (masuk 10 besar dunia). Saya merinding dan merasakan hal yang luar biasa pada teman saya sendiri meski baru 1,5-2 tahun baru berpasangan," tutur Alwi.

    "Tetapi, mereka sudah bisa debut di 10 besar. Terus saya menghitung, kalau mau masuk top 10 harus sampai mana ya. Saya hitung sampai final."

    "Kalau mau posisi top 10 bertahan karena poin saya Macau Open minggu depan menghilang. Saya harus juara. Jadi, tidak ada pilihan harus juara."

    Baca Juga: Resep Alwi Farhan Jawab Kritikan , Victor Lai, Alex Lanier, hingga Bisa Juarai Australian Open 2026

    "Itu target saya karena saya ingin sekali bisa menyusul Raymond/Joaquin, Jafar/Felisha juga. Itu bagus juga karena kami saling mendukung satu sama lain. Jadi, Alhamdulillah pastinya senang. Satu Langkah menuju Langkah yang lain."

    Alwi merasakan ketegangan yang luar biasa dalam perjalanannya menuju trofi juara di Australia.

    Australian Open adalah turnamen ketiga beruntun yang diikutinya setelah Thomas Cup 2026.

    "Soal denyut jantung saya yang di atas 200 denyut per menit saat Thomas Cup, saya pernah merasakan denyut jantung mencapai 213 denyut per menit saat final Kejuaraan Dunia Junior 2023," aku Alwi,

    "Tetapi, karena saya menang semuanya tidak jadi bahan berita. Sebenarnya ini normal saja. Semua atlet pasti merasakan itu dan ketika denyut jantung saya mencapai 200 saya tidak merasakan kelelahan yang berlebihan."

    "Tetapi, tekanan yang saya rasakan sangat luar biasa karena saya pernah cerita pada Thomas Cup, posisinya berbeda sekali dengan periode sebelumnya karena saya harus menyumbang poin dengan target yang kami tanamkan."

    "Target yang saya mau juga meski itu menjadi bagian dari hidup. Itulah cerita kemarin dan saya membuktikan diri saya sendiri terutama saya bahwa semua ketakutan dan kecemasan itu bisa dilawan dengan latihan dan persiapan matang."

    "Kelihatannya pasti lebih tenang, sebenarnya banyak kepikirannya. Banyak orang yang tidak tahu sebenarnya. Tapi saya mencoba mengontrol itu."

    "Kenapa saya bilang berterima kasih kepada yang mengkritik saya. Semuanya itu membuat saya menjadi lebih baik."

    "Jadi, tidak ada masalah semuanya.Saya tidak ada mempermasalahkan secara personal. Memang itu tanggung jawab saya."

    Baca Juga: Alwi Farhan Ditargetkan Tembus BWF World Tour Finals 2026

    Komentar
    Additional JS