Resep Alwi Farhan Jawab Kritikan , Victor Lai, Alex Lanier, hingga Bisa Juarai Australian Open 2026 - Semua Halaman - Bolasport
Resep Alwi Farhan Jawab Kritikan , Victor Lai, Alex Lanier, hingga Bisa Juarai Australian Open 2026 - Semua Halaman - Bolasport.com
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:08 WIB
BOLASPORT.COM - Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, menceritakan momen perjuangan untuk bisa bangkit setelah terpuruk pada Thomas Cup 2026.
Proses kebangkitan Alwi terhitung cepat setelah Thomas Cup 2026, 24 April-3 Mei. Alwi baru berkompetisi lagi pada Singapore Open 2026 (26-31 Mei), Indonesia Open 2026 (2-7 Juni), dan Australian Open 2026 (9-14 Juni).
Pada Singapore Open, Alwi mencapai semifinal, terhenti pada babak 16 besar Indonesia Open, lalu menjadi juara Australian Open.
"Pastinya sangat bersyukur Alhamdulillah. Sangat berharap satu dari 3 turnamen kemarin bisa mencapai podium 1. Tidak masalah mau di minggu berapapun, level berapapun," kata Alwi kepada media, termasuk BolaSport.com di pelatnas Cipayung, Jakarta, Rabu (17/6/2026).
"Walaupun levelnya Super 500 yang kita tahu juga. Turnamen Super 1000 (Indonesia Open) dimenangkan oleh Victor Lai (Kanada), Super 750 (Singapore Open) oleh Alex Lanier (Prancis) dan membuat saya semakin termotivasi."
"Gelar kemarin sangat amat berharga bagi saya karena kilas balik dari Thomas Cup cukup membuat terpukul, tetapi saya membuktikan. Jadi, terima kasih yang selalu percaya kepada saya."
"Masih banyak yang belum saya improvisasi. Perjalanannya memang tidak selalu mudah tapi saya akan mencoba menjadi versi terbaik diri saya."
Juara Dunia Junior 2023 itu juga berterima kasih kepada yang telah mengkritiknya/
"Saya memang amat sangat terpukul dan sangat merasakan hal yang sakit setelah Thomas Cup mengalami hujatan atau kritikan. Rasanya sudah keluar konteks tapi tidak membuat diri saya down," aku Alwi.
"Memang saya sedih pastinya. Itu yang membangun mentalitas saya, lebih kuat lagi. Saya percaya dengan kejadian-kejadian itu menempa saya lebih kuat lagi seperti ilmu ketapel. Jadi, ditarik ke belakang untuk meloncat lebih tinggi lagi."
Dalam kondisi terpuruk, pemain berusaha 21 tahun itu juga menjalani persiapan intensif untuk bangkit menghadapi tiga turnamen beruntun.
"Kalau diceritakan sehabis Thomas Cup, saya pernah bilang tenaga saya tidak ada habisnya karena saya ingin sekali membuktikan omongan mereka semua yang sudah merendahkan saya yang itu bagus bagi saya," tutur Alwi.
"Saya merasakan bahwa tenaga saya banyak digunakan untuk semangat membuktikan kalau mereka semua itu salah. Saya sadari itu bagus. Saya baru bisa menyadari setelah Australian Open."
"Setelah Singapore Open, Indonesia Open, saya belum merasa puas karena belum mendapatkan juara 1. Juara 3 dan 2 itu hanya peringkat karena juara cuma 1. Setelah Australia saya menyadari kalau yang Tuhan persiapkan untuk saya. Tuhan mau saya di minggu terakhir."
"Masih mau berjuang. Ketika bermain di Australia badan saya tidak fit, capek, tetapi saya memacu diri saya dan saya yakin sekali dengan rencana yang Tuhan kasih dan selagi ada kemauan pasti ada jalan."
"Jadi, rasanya semua tidak mudah, tetapi ini perjalanan yang cukup seru. Itulah naik-turun. Banyak orang yang tidak percaya, dan tetap mengkritik walaupun saya sudah melakukan apa yang saya bisa. "
"Saya menang itu masih ada yang tidak suka dan itu tidak menjadi masalah karena yang paling tahu apa yang saya lakukan adalah saya, tim pelatih, dan juga orang terdekat saya."
Latihan keras juga dijalani Alwi demi membuktikan kemampuannya.
"Mungkin persiapan saya sebelum itu saya menjalani latihan keras, berat sekali. Semua dijalani apapun sampai badan saya fighting tidak kuat. Capek secara mental, tetapi Alhamdulillah terbayarkan semua," ujar Alwi.
"Saya selalu percaya bahwa dunia itu akan selalu lemah bagi orang-orang yang lemah juga. Jadi, saya tidak boleh ikut terbawa suasana. Ketika dunia keras terhadap saya, saya jangan lembek. Saya harus melawan dan ada umpan balik. Tidak mau terbawa suasana."
"Memang itu yang terjadi kemarin dan Alhamdulillah bukan kemenangannya yang saya bilang. Bukan karena saya menang hari ini lalu saya bisa bilang hal ini. Tetapi karena saya bisa bangkit kembali menurut saya, saya bisa lebih mengenali diri saya."
Baca Juga: Alwi Farhan Ditargetkan Tembus BWF World Tour Finals 2026