Pelatih Senegal Pape Thiaw Tolak Imbauan FIFA Demi Salat Jumat 6
Pelatih Senegal Pape Thiaw Tolak Imbauan FIFA Demi Salat Jumat
Smallest Font
Largest Font
Pelatih Tim Nasional Senegal Pape Thiaw menolak imbauan keamanan dari FIFA demi melaksanakan ibadah salat Jumat bersama sejumlah pemain dan staf muslim di Islamic Center New Jersey pada Jumat (12/6). Langkah tersebut tetap diambil meskipun wilayah setempat sedang dilanda peringatan cuaca buruk berupa angin kencang menjelang Piala Dunia 2026.
Seperti dilansir dari Detik Sport, FIFA sebelumnya telah meminta seluruh tim peserta untuk tetap berada di dalam hotel demi menjaga keselamatan. Namun, Thiaw bersama rombongannya memilih untuk tetap keluar menuju tempat ibadah tersebut.
Kondisi cuaca di wilayah Tri-State yang mencakup New York, New Jersey, dan Connecticut saat itu dilaporkan mengalami kelumpuhan akibat hantaman badai. Angin kencang memicu kerusakan infrastruktur di beberapa kawasan perumahan.
"Badai hebat melanda wilayah Tri-State (New York, New Jersey, and Connecticut). Angin kencang mencabut pohon-pohon besar di beberapa blok perumahan di New Jersey. Di Hackensack, dilaporkan ada pohon tumbang di beberapa blok," tulis media ABC7 New York.
Otoritas cuaca setempat juga langsung mengeluarkan peringatan resmi kepada penduduk mengenai bahaya dari dampak kerusakan badai tersebut.
"Badan Layanan Cuaca Nasional memperingatkan warga tentang kabel listrik yang putus dan meminta warga di wilayah Bergen dan Hudson untuk melaporkan kerusakan akibat badai," sambung media ABC7 New York.
Keputusan Thiaw untuk tetap pergi ke masjid di tengah badai kemudian memicu reaksi luas di media sosial setelah ia memberikan penjelasan mengenai alasannya.
"Apakah ada hal yang lebih penting daripada salat?," balas Pape Thiaw, Pelatih Senegal.
Ia menambahkan bahwa rasa takut kepada pencipta alam semesta jauh lebih besar daripada ketakutan terhadap fenomena cuaca yang sedang terjadi.
"Anda takut angin, tetapi kami takut kepada Tuhan yang menciptakan angin," kata Pape Thiaw, Pelatih Senegal.
Thiaw menegaskan bahwa fokus utama mereka sebagai pesepak bola profesional tidak boleh mengesampingkan kewajiban spiritual sebagai seorang muslim.
"Kami datang ke sini untuk bertanding sepakbola, tapi kami tidak boleh lupa untuk menyembah Tuhan," ujar Pape Thiaw, Pelatih Senegal.
Bahkan, ia menyatakan komitmen ibadah tersebut akan tetap menjadi prioritas utama meskipun timnya sedang menghadapi laga krusial di turnamen.
"Beben seandainya hari ini kami bermain di final, kami tetap akan pergi salat Jumat meski kami harus kalah dari kejuaraan," tutup Pape Thiaw, Pelatih Senegal.
Meskipun situasi cuaca ekstrem di New Jersey itu benar-benar terjadi, sejauh ini belum ada laporan dari media internasional maupun lokal terkait pernyataan viral Thiaw tersebut selain dari perbincangan hangat di berbagai platform media sosial.
Editors Team


0
Like
0
Dislike
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow