0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Featured Piala Dunia Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial Timnas Cape Verde Timnas Spanyol

    Pelatih Timnas Spanyol Geram usai Gagal Kalahkan Tanjung Verde, Akui Keunggulan Fisik Lawan - Semua Halaman - Bolasport

    6 min read

     

    Pelatih Timnas Spanyol Geram usai Gagal Kalahkan Tanjung Verde, Akui Keunggulan Fisik Lawan - Semua Halaman - Bolasport.com

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • DEMAM BOLA
  • Selasa, 16 Juni 2026 | 06:40 WIB

    Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente saat memimpin anak asuhnya melawan Tanjung Verde pada laga perdana Grup H Piala Dunia 2026 di Atalanta Stadium, Atalanta, Senin (15/6/2026) (FIFA)

    BOLASPORT.COM - Pelatih Timnas SpanyolLuis de la Fuente kesal seusai timnya gagal mengunci kemenangan atas Tanjung Verde pada laga perdana Grup H Piala Dunia 2026.

    Tim berjuluk La Furia Roja tersebut sebenarnya bermain agresif dan mendominasi penguasaan bola sejak awal laga yang digelar di Atalanta Stadium, Senin (15/6/2026) waktu Amerika Serikat.

    Pedri dkk berhasil mencatat 27 tembakan sepanjang pertandingan.

    Sayang, ketangguhan lini pertahanan Tanjung Verde mengandaskan semua peluang yang berhasil dirancang juara Euro 2024 tersebut.

    Vozinha yang mengawal gawang Timnas Tanjung Verde menjadi momok bagi penyerang Spanyol.

    Total, tujuh penyelamatan berhasil dicatat kiper berusia 40 tahun tersebut.

    Meski Luis de La Fuente memasukkan Nico Williams dan Lamine Yamal pada babak kedua, Spanyol tetap gagal membuka keunggulan.

    Skor imbang tanpa gol menutup jalannya laga pembuka La Furia Roja pada Piala Dunia 2026.

    Baca Juga: Hasil Piala Dunia 2026 - Kiper 40 Tahun Eks Rekan Witan Cosplay Superman, Debut Tanjung Verde Bikin Spanyol Tertahan

    Usai laga, Luis de La Fuente kesal dengan hasil anak asuhnya malam ini.

    Sang pelatih mengaku bahwa Timnas Spanyol pantas untuk meraih tiga poin setelah banyaknya peluang yang berhasil diciptakan anak asuhnya.

    "Ada sikap positif dan keinginan untuk berkembang," ujar Luis de La Fuente dikutip dari laman resmi FIFA.

    "Seharusnya kami memenangkan pertandingan hari ini mengingat semua yang terjadi, keadaan menguntungkan yang kami ciptakan, tetapi kami kurang bugar dan presisi," imbuhnya.

    Pelatih berusia 64 tahun tersebut langsung menatap duel lawan Arab Saudi dan fokus meraih tiga poin dari raksasa Asia tersebut.

    "Kami harus mulai memikirkan pertandingan melawan Arab Saudi sekarang," ujar mantan pelatih Timnas U-23 Spanyol tersebut.

    "Kami harus terus berkembang, meningkatkan segalanya, dan mendapatkan momentum."

    "Itulah tujuan utama dalam beberapa hari menjelang pertandingan berikutnya," ujarnya.

    Baca Juga: Setelah Warnai Rambut, Ini Nazar Unik Cucurella jika Timnas Spanyol Juara Piala Dunia 2026

    Pelatih kelahiran Haro tersebut mengakui lawannya sangat unggul dalam duel fisik yang membuat anak asuhnya kesulitan untuk menandinginya.

    "Lawan kami adalah tim yang sangat kuat secara fisik. Kami tahu mereka akan menurunkan unit yang sangat kompak dengan pemain-pemain yang sangat kuat secara fisik," ujar sosok yang mengantarkan Spanyol juara Euro 2024 tersebut.

    "Jika ditambah dengan kurangnya kesegaran kami, ya, inilah yang terjadi. Itulah sepak bola; tidak ada lawan yang mudah di sini," imbuhnya.

    Sang pelatih juga menyoroti situasi fisik Lamine Yamal dan Nico Williams yang baru masuk pada babak kedua.

    Luis de la Fuente akan sabar sampai kondisinya 100 persen fit untuk membela Timnas Spanyol.

    Sebelumnya, keduanya mengalami cedera jelang turnamen berlangsung.

    "Lamine? Kami yakin bahwa dia dan Nico baik-baik saja. Kami ingin menunggu momen yang tepat," ujar Luis de la Fuente.

    "Pertandingan tersebut membutuhkan partisipasi mereka; mereka sangat penting bukan hanya karena kontribusi mereka di lapangan tetapi juga karena kami dapat menyakiti tim lawan secara psikologis," imbuhnya.

    Sang pelatih mengaku anak asuhnya harus tetap lapar demi mempertahankan tren positif Timnas Spanyol sudah bertahan dalam 32 laga.

    "Ya, saya sangat tenang. Jelas, kami ingin menang, dan kami melakukan segala upaya untuk menang, tetapi kami harus terus meningkatkan diri," ujar de la Fuente.

    "Tim ini tidak pernah berhenti berkembang. Kami juga memecahkan rekor..."

    "Kami telah menjalani 32 pertandingan tanpa terkalahkan, dan saya pikir itu juga sesuatu yang patut dihargai," ujarnya.

    Komentar
    Additional JS