Mentereng sebagai Pemain dan Pelatih, Reidel Toiran Pimpin Timnas Voli Indonesia hingga Asian Games! - Semua Halaman - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Senin, 29 Juni 2026 | 17:04 WIB
BOLASPORT.COM - Masa bakti Reidel Toiran sebagai pelatih timnas voli putra Indonesia resmi diperpanjang sampai akhir tahun 2026.
Reidel Toiran dipercaya untuk memimpin Farhan Halim dkk. lebih lama lagi setelah mencetak sejarah dengan membawa Indonesia meraih gelar juara AVC Cup 2026.
Pelatih asal Kuba itu sukses mengharumkan Merah Putih dalam turnamen internasional hanya dalam rentang waktu satu bulan pada level klub dan tim nasional.
Ya, Toiran mencetak sejarah dengan mengawinkan dua gelar untuk klub Indonesia dan tim nasional bola voli Indonesia.
Pada Mei lalu, pria berusia 42 tahun itu berhasil mengantarkan Jakarta Bhayangkara Presisi menjuarai AVC Champions League 2026.
Raihan tersebut juga menjadi yang pertama kali bagi klub asal Indonesia untuk mampu menjuarai turnamen kasta tertinggi antarklub di Asia.
Jakarta Bhayangkara Presisi juga akan berlaga pada ajang FIVB World Club Championship atau Kejuaraan Dunia Voli Klub pada bulan Desember tahun ini.
Baca Juga: Peringkat Akhir AVC Cup 2026 - Indonesia Nomor 1 saat Thailand Gagal Menang dalam Laga Pemeringkatan
Sebelumnya Toiran juga menahkodai Bhayangkara menuju gelar juara Proliga pada 2024 dan 2025 serta runner-up pada 2023 dan 2026.
Sementara sebagai pemain, dia sudah empat kali merebut gelar juara Proliga bersama Surabaya Samator pada 2014, 2016, 2018, dan 2019.
Lama di Indonesia juga membuat eks pemain Benfica tidak memiliki kendala bahasa dengan para pemain lokal.
Pencapaian impresif Toiran saat pertama kali menganani timnas voli Indonesia akan membawanya memiliki tugas lebih berat.
Tadinya hanya berstatus pelatih karteker untuk Sergio Veloso, Toiran dipastikan akan memimpin Indonesia pada SEA V League 2026 dan Asian Games 2026.
SEA V League merupakan turnamen antar-negara di Asia Tengara yang telah menyediakan poin ranking dunia FIVB.
Turnamen tersebut tentu akan penting untuk menambah poin dan peringkat Indonesia pada ranking dunia FIVB.
"PBVSI berharap coach Toiran tetap melanjutkan tugasnya sebagai pelatih Timnas voli putra Indonesia," kata Imam Sudjarwo, ketua umum PBVSI, dalam rilis pers.
"Ke depannya agenda kami ada SEA V.League yang berlangsung pertengahan Juli di Filipina dan Jakarta."
"Selanjutnya juga ada Asian Games pada bulan September, dan kami berharap prestasi yang diraih di India menjadi modal untuk meningkatkan performa tim ke depannya."
SEA V League akan digelar dalam dua seri yakni di Filipina pada 15-19 Juli 2026 dan seri kedua di Indonesia pada 22-26 Juni di Jakarta International Velodrome, Rawamangun.
Adapun Asian Games akan berlangsung pada bulan September mendatang di Aichi dan Nagoya, Jepang.
Timnas voli putri juga rencananya akan diberangkatkan setelah absen pada perhelatan sebelum ini di Hangzhou tiga tahun lalu.
"Beberapa hari lalu pemerintah melalui Kemenpora telah memutuskan bahwa Timnas voli Putra dan Putri Indonesia akan diberangkatkan ke Asian Games," kata Imam.
"Ini menjadi tantangan bagi kami untuk terus meningkatkan prestasi," ujarnya.
Imam Sudjarwo juga mengungkapkan bonus sebanyak 50 juta rupiah untuk satu orang masing-masing kepada pelatih dan atlet setelah menjuarai AVC Cup.
"PP PBVSI memberikan bonus kepada para atlet dan pelatih masing-masing menerima Rp 50 juta. Kalau nanti ada tambahan bonus dari pihak lain, tentu kami sangat bersyukur," kata Imam.
"Untuk saat ini saya belum bisa menyampaikan informasi lebih lanjut. Yang jelas, semoga bonus tersebut dapat memberikan manfaat bagi seluruh atlet."