Messi Diminta Bicara Jujur soal Skandal di Barcelona - Semua Halaman - Bolasport
Messi Diminta Bicara Jujur soal Skandal di Barcelona - Semua Halaman - Bolasport.com
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Rabu, 11 Maret 2026 | 03:30 WIB
Lionel Messi (kanan) diminta untuk bicara jujur soal skandal yang membuatnya terusir dari Barcelona. (JONATHAN NACKSTRAND/AFP)
BOLASPOT.COM - Lionel Messi diminta untuk bicara jujur soal skandal yang membuatnya terusir dari Barcelona.
Musim panas 2021 menjadi momen menyakitkan bagi Lionel Messi yang harus berpisah dengan Barcelona.
Si raja Ballon d'Or terpaksa meninggalkan Blaugrana setelah tak mendapatkan kontrak baru.
Barcelona tidak bisa menyodorkan perjanjian kerja anyar karena terbentur masalah aturan gaji Liga Spanyol.
Alhasil, Messi meneteskan banyak air mata dalam acara perpisahan.
Demi kelanjutan karier, Messi memilih Paris Saint-Germain (PSG) sebagai destinasi berikutnya.
Sang kapten timnas Argentina hanya bertahan selama dua musim bersama Les Parisiens dengan raihan tiga gelar.
Presiden Barcelona saat itu, Joan Laporta, menjelaskan bahwa dirinya pernah menawarkan peluang kepada Messi untuk balik ke Catalunya.
Dia mengaku sempat menyodorkan kontrak setelah La Pulga mengakhiri kisah di Prancis pada 2023.
Baca Juga: Mantan Presiden Barcelona Dituduh Bohong soal Kasus Messi
Namun, tawaran Laporta diabaikan oleh kubu Messi yang lebih memilih gabung dengan Inter Miami.
Pernyataan Laporta disangkal oleh pelatih Barcelona periode 2021-2024, Xavi Hernandez.
Eks gelandang timnas Spanyol itu mengatakan bahwa justru sang mantan orang nomor satu Barcelona yang menghalangi comeback superstar kelahiran Rosario.
Laporta diklaim tidak menginginkan Messi kembali ke Barcelona karena dikhawatirkan terjadi perang gaji di ruang ganti.
Kasus tersebut menimbulkan kerisauan bagi Victor Font selaku calon presiden Barcelona.
Font meminta Messi agar menjelaskan ke publik soal fakta sesungguhnya.
Baca Juga: Beda versi Cerita soal Messi Gagal Pulang ke Barcelona, Siapa yang Bohong?
"Saya tidak berpikir Messi akan bicara antara sekarang sampai Minggu (hari pemilihan presiden Barcelona)," kata dia seperti dikutip BolaSport.com dari Mundo Deportivo.
"Akan tetapi, saya berharap dia melakukannya."
"Dia perlu membeberkan kebenaran sehingga para anggota tidak memberikan suara dengan informasi yang salah," ucap Font.
Sebelimmya, dalam acara debat capres Barcelona, Font mengkritik rencana Laporta untuk membuatkan patung Messi dan mengadakan laga perpisahan.
Menurutnya, hal tersebut tidak akan bisa memperbaiki keadaan.
"Memutus hubungan dengan pemain terbaik dalam sejarah demi kepentingan pribadi dan mencoba memperbaikinya dengan pertandingan dan membuatkan patung adalah salah satu hal yang paling disesalkan," tutur sosok berusia 53 tahun itu.
"Dia berbohong tentang Messi yang akan bertahan."
"Dia satu-satunya yang tidak memiliki rencana agar Messi tetap tinggal," pungkasnya.
Messi menjadi bagian penting dalam sejarah Barcelona.
Selama 17 tahun memperkuat raksasa Catalunya, si jebolan La Masia berjasa menghadirkan 33 trofi.
Bahkan Messi dua kali membantu Barcelona meraih treble winner.