0
News
    Home Barcelona Berita Featured Lionel Messi Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial

    Mantan Presiden Barcelona Dituduh Bohong soal Kasus Messi - Semua Halaman - Bolasport

    4 min read

     

    Mantan Presiden Barcelona Dituduh Bohong soal Kasus Messi - Semua Halaman - Bolasport.com

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

    Selasa, 10 Maret 2026 | 07:00 WIB


    Mantan Presiden Barcelona, Joan Laporta, dituding telah berbohong soal kasus kepergian Lionel Messi. (TWITTER.COM/BARCAUNIVERSAL)

    BOLASPORT.COM - Mantan Presiden BarcelonaJoan Laporta, dituding telah berbohong soal kasus kepergian Lionel Messi.

    Lionel Messi harus melalui perpisahan emosional dengan Barcelona pada musim panas 2021.

    Si raja Ballon d'Or terpaksa meninggalkan Blaugrana setelah tidak mendapatkan kontrak baru.

    Barcelona tidak bisa menyodorkan perjanjian kerja anyar karena terbentur masalah aturan gaji Liga Spanyol.

    Alhasil, Messi meneteskan banyak air mata dalam acara perpisahan.

    Demi kelanjutan karier, Messi memilih Paris Saint-Germain (PSG) sebagai destinasi berikutnya.

    Baca Juga: Aibnya Terbongkar, Ternyata Laporta Jegal Messi Balik ke Barcelona

    Dia hanya bertahan selama dua musim bersama Les Parisiens dengan raihan tiga gelar.

    Laporta mengklarifikasi dengan menyatakan bahwa dirinya sudah berusaha menawarkan Messi peluang untuk pulang ke Camp Nou pada 2023.

    Namun, Xavi yang merupakan pelatih Barcelona periode 2021-2024, punya cerita versi berbeda.

    Dia mengatakan bahwa justru sang mantan orang nomor satu Barcelona yang menghalangi comeback La Pulga.

    Laporta diklaim tidak menginginkan Messi kembali ke Barcelona karena dikhawatirkan terjadi perang gaji di ruang ganti.

    Kasus Messi pun dijadikan bahan oleh Victor Font untuk menyerang Laporta saat keduanya hadir dalam acara debat calon presiden Barcelona.

    "Anda lebih percaya kepada siapa? Messi berpikir sama seperti Xavi," ucap sosok berumur 53 tahun itu seperti dikutip BolaSport.com dari AS.

    "Apakah kita mendengarkan mereka atau mantan presiden dengan daftar kebohongan?"

    "Leo akan keluar dan menjelaskan," kata Font.

    Baca Juga: Donald Trump: Lionel Messi Bisa Main di Belahan Dunia Manapun

    Lebih lanjut, Font mengkritik rencana Laporta untuk membuatkan patung Messi dan mengadakan laga perpisahan.

    Menurutnya, hal tersebut tidak akan bisa memperbaiki keadaan.

    "Memutus hubungan dengan pemain terbaik dalam sejarah demi kepentingan pribadi dan mencoba memperbaikinya dengan pertandingan dan membuatkan patung adalah salah satu hal yang paling disesalkan," tutur Font.

    "Dia berbohong tentang Messi yang akan bertahan."

    "Dia satu-satunya yang tidak memiliki rencana agar Messi tetap tinggal," pungkasnya.

    Messi menjadi bagian penting dalam sejarah Barcelona.

    Selama 17 tahun memperkuat raksasa Catalunya, pria kelahiran Rosario itu berjasa menghadirkan 33 trofi.

    Bahkan Messi dua kali membantu Barcelona meraih treble winner.

    Komentar
    Additional JS