Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured FIFA ASEAN Cup Mitchell Baker Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial Timnas Indonesia

    Situasi Unik Mitchell Baker di Timnas Indonesia, Selalu Mandul Melawan Tim Kuat, Hanya Bisa Bobol Tim Enteng - Bolasport

    4 min read


    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Timnas
  • Rabu, 7 Oktober 2026 | 10:20 WIB

    Mitchell Baker sempat memegangi kepalanya saat bertanding dalam laga Final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia versus Timnas Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (5/10/2026).Mitchell Baker sempat memegangi kepalanya saat bertanding dalam laga Final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia versus Timnas Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (5/10/2026). (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)

    BOLASPORT.COM - Mitchell Baker tak bisa membobol tim setara atau lebih kuat bersama Timnas Indonesia, hanya bisa menjebol tim enteng. 

    Penyerang belia Timnas Indonesia, Mitchell Baker, mengalami situasi unik di depan gawang lawan. 

    Dalam usia 19 tahun, Baker sudah menunjukkan insting membunuh yang bisa diandalkan.

    Dalam delapan caps bersama tim Garuda, mahasiswa Georgetown University itu sudah mengoleksi sembilan gol!

    Torehan gol tersebut membuat dirinya melampaui rekor seniornya, Ole Romeny, yang "hanya" mencetak tujuh gol. 

    Meski begitu patut dicermati persebaran gol Baker tidaklah merata. 

    9 gol yang dicetak Baker untuk Indonesia tercipta hanya dalam tiga laga. 

    Tiga laga tersebut yaitu ke gawang Kamboja (3 gol), Timor Leste (1 gol), dan Bangladesh (5 gol). 

    Perlu digarisbawahi, tiga tim tersebut memiliki ranking FIFA di posisi 176, 202, dan 182. 

    Baca Juga: Kejuaraan Dunia Voli Klub 2026 - Jakarta Bhayangkara Underdog, Juara Bertahan Sparing dengan Raksasa Jepang

    Dengan kata lain, Baker hanya bisa membobol tim yang memiliki kualitas jauh di bawah Indonesia (peringkat 116). 

    Lima laga lain saat Baker bermain tapi mandul yaitu melawan Vietnam, Singapura (dua kali), Malaysia, dan Thailand. 

    Dalam laga final FIFA ASEAN Cup 2026 kontra Thailand (5/10/2026), ia tak sanggup mencetak gol meski bermain 120 menit. 

    Ia memiliki peluang saat sepakannya ditepis Saranon Anuin pada awal laga, tetapi juga sempat menembak melenceng pada akhir babak kedua. 

    Ia juga tak menjadi salah satu eksekutor adu penalti yang membawa Indonesia mengalahkan Thailand untuk menjadi juara. 

    "Tetapi itulah sepak bola. Anda tidak akan mencetak gol di setiap pertandingan," ujar Baker.

    "Haaland juga tidak mencetak gol di setiap pertandingan."

    "Jadi, Anda hanya perlu menikmatinya, hidup di momen tersebut, mengabaikan apa yang dikatakan orang lain, percaya kepada diri sendiri, dan tahu bahwa Anda bisa melakukannya," urainya.

    Bagaimanapun, Baker masih berada dalam tahap awal kariernya bersama tim nasional. 

    Ia bahkan belum bergabung klub profesional, lantaran saat ini masih membela klub kampusnya, Georgetown University. 

    Seiring berjalannya waktu, Baker niscaya pecah telur untuk memecahkan kemandulan unik ini.

    Baca Juga: Pesan Emosional Lionel Messi Jelang Laga Terakhirnya bersama Argentina

    Komentar
    Additional JS