Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured FIFA ASEAN Cup Kim Sang-sik Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial Timnas Vietnam

    Kiper Vietnam Ungkap Alasan Mengapa Tim Besutan Kim Sang-sik Gagal di FIFA ASEAN Cup 2026 - Semua Halaman - Superball

    5 min read

     

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • TIMNAS
  • Rabu, 7 Oktober 2026 | 13:37 WIB

    Kiper nomor 1 Timnas Vietnam, Patrik Le Giang, mengungkapkan alasan mengapa timnya gagal di FIFA ASEAN Cup 2026.Kiper nomor 1 Timnas Vietnam, Patrik Le Giang, mengungkapkan alasan mengapa timnya gagal di FIFA ASEAN Cup 2026. (FACEBOOK.COM/VFF)

    SUPERBALL.ID - Kiper Patrik Le Giang meyakini bahwa gelombang cedera dan kondisi cuaca buruk telah sangat memengaruhi Timnas Vietnam di FIFA ASEAN Cup 2026.

    Timnas Vietnam mengakhiri kiprah mereka di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan cara yang kurang ideal.

    Mereka kalah 0-1 dari Malaysia di pertandingan perebutan tempat ketiga dan finis di posisi keempat.

    Setelah pertandingan, kiper Timnas Vietnam Patrik Le Giang tak bisa menyembunyikan kekecewaannya.

    Ia mengakui bahwa seluruh tim telah menetapkan target yang lebih tinggi, tetapi serangkaian kesulitan terkait skuad terus-menerus mengganggu rencana sang pelatih Kim Sang-sik.

    Menurut Patrik, masalah terbesar yang dihadapi Timnas Vietnam sepanjang kampanye mereka di Indonesia adalah situasi cedera.

    Baca Juga: Gagal di FIFA ASEAN Cup 2026, Kim Sang-sik Minta Timnas Vietnam Dirombak Total

    "Tantangan terbesar bagi tim Vietnam adalah banyaknya pemain yang cedera," katanya.

    "Kami kehilangan banyak pemain, yang melemahkan kekuatan kami."

    Penilaian Patrik secara akurat mencerminkan apa yang dialami Timnas Vietnam sebelum dan selama turnamen.

    Van Vi, Van Hau, Thanh Chung, Quang Hai, dan Xuan Son adalah pemain-pemain penting yang tidak dapat berpartisipasi penuh karena berbagai masalah.

    Sebelum pertandingan perebutan tempat ketiga, Hoang Hen dan Tai Loc mengalami cedera lebih lanjut, sementara beberapa pemain lain tidak dalam kondisi fisik optimal.

    Hal ini memaksa Kim Sang-sik untuk terus-menerus mengubah susunan pemain dan memberikan kesempatan kepada banyak pemain cadangan.

    Patrik menilai positif bahwa para pemain pengganti masih berusaha membuktikan kemampuan mereka.

    Akan tetapi, kehilangan begitu banyak pemain kunci jelas memengaruhi kekuatan tim secara keseluruhan.

    Selain itu, faktor cuaca juga dianggap menimbulkan kesulitan bagi Timnas Vietnam.

    Tak hanya masalah kekuatan skuad, Patrik Le Giang juga menyoroti faktor lain yang memengaruhi Timnas Vietnam di turnamen tersebut.

    "Selain cedera, cuaca juga merupakan tantangan utama," ungkapnya.

    Namun, kiper Ho Chi Minh City Police FC juga menekankan bahwa ini adalah kondisi yang harus dihadapi semua tim yang berpartisipasi dalam FIFA ASEAN Cup, sehingga ia tidak menganggap cuaca sebagai alasan untuk membenarkan hasil akhir.

    Patrik sendiri menjalani turnamen yang sulit.

    Setelah pertandingan melawan Thailand, ia harus menjalani dua jahitan di siku kirinya tetapi tetap melanjutkan permainan.

    Ia menegaskan bahwa mengenakan seragam tim nasional adalah suatu kehormatan besar dan ia rela menahan rasa sakit untuk turun ke lapangan.

    Meskipun kecewa karena tidak bisa membawa pulang medali untuk para penggemarnya, Patrik tetap mengungkapkan kebanggaannya atas semangat juang dan kerja sama tim yang ditunjukkan oleh rekan-rekan setimnya.

    Ia juga meminta maaf kepada para penggemarnya dan berharap dukungan mereka terus berlanjut di masa mendatang.

    Setelah FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Vietnam diperkirakan akan berkumpul kembali pada bulan November.

    Ini akan menjadi waktu bagi Kim Sang-sik untuk mengevaluasi kembali skuad, mengatasi masalah yang muncul di Indonesia, dan membidik tujuan yang lebih penting yaitu Piala Asia 2027.

    Komentar
    Additional JS