Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured JOHN HERDMAN Kevin Diks Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial Timnas Indonesia

    Kevin Diks: Semua Berada di Satu Jalur Bersama John Herdman - Kompas

    4 min read



    KOMPAS.com - Bek Timnas Indonesia, Kevin Diks, menilai pelatih John Herdman mempunyai cara bermain dan identitas jelas yang membuat semua personel di skuad Garuda berada di jalur sama.

    Hal tersebut diungkapkan oleh Kevin Diks dalam wawancara media round table yang difasilitasi oleh Bundesliga pada Rabu (14/10/2026) malam WIB.

    Menurut Kevin Diks, lingkungan performa tingkat tinggi Timnas Indonesia bersama John Herdman sangat prima.

    Baca juga: Kata Pratama Arhan soal Komposisi Berbeda Indonesia pada Piala AFF 2024

    Hal tersebut memungkinkan skuad Garuda berkembang terus sejak pertama sang pelatih datang pada awal tahun hingga menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026.

    Klub Eropa Beri Selamat Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, Ada Juventus dan Man United

    "Pertama-tama, bagi saya, semuanya sudah sangat jelas sejak awal. Saya sangat antusias bekerja bersamanya," ujarnya saat menjawab pertanyaan KOMPAS.com terkait hubungan skuad Garuda dengan pelatih baru mereka tersebut.

    "Kami memiliki kelompok pemimpin di dalam tim dan mengadakan pertemuan untuk membahas bagaimana kami ingin bermain."

    Baca juga: Punya Kesamaan dengan Bek Legendaris Asal Maluku, Kevin Diks Bangga

    "Saya rasa semua orang cukup antusias dan ingin menerapkan ide-idenya."

    Paham Keinginan Sang Pelatih

    Kevin memang mengakui pada awalnya memang ada sedikit penyesuaian seperti normal di bawah Herdman tetapi itu bukan hal yang berat untuk dilakukan.

    Pelatih Timnas Indonesia John Herdman beri intruksi di pinggir lapangan dalam laga final FIFA ASEAN Cup melawan Thailand asuhan Anthony Hudson, Senin (5/10/2026) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

    Lihat Foto

    "Pada latihan pertama, situasinya memang sedikit kacau karena semua orang ingin mencoba dan memahami apa yang dia inginkan," ujar pria yang juga menjadi kapten Borussia Moenchengladbach tersebut.

    Baca juga: Calvin Verdonk Bongkar Rahasia Jaga Performa di Lille dan Timnas Indonesia

    Bagi Diks, keberhasilan skuad utama Garuda mengangkat trofi pertama sejak 1991 menjadi bukti kesuksesan metode sang pelatih.

    "Namun, pada akhirnya semuanya menjadi sangat jelas. Semua orang memiliki pemahaman sama dan bergerak ke arah sama."

    "Saya rasa itu sangat membantu," ujar bek yang baru berusia 30 tahun tersebut.

    "Menurut saya, keberhasilan meraih trofi juga menunjukkan hal tersebut. Bukan tanpa alasan kami akhirnya bisa memenangkan trofi setelah enam kali kalah di final."

    Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.

    Hasil Timnas Indonesia Vs Thailand, Drama Adu Penalti, Garuda Juara FIFA ASEAN Cup!

    Komentar
    Additional JS