Ketua Viking Ungkap Fakta Baru Pelaku Pembunuhan Suporter Persib, Bukan Fans Persija - Semua Halaman - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:30 WIB
Ketua Viking Tobias Ginanjar menyebutkan bahwa pelaku pembunuhan ARK masih terafiliasi suporter yang timnya ada di Bogor. (WILA WILDAYANTI/BOLASPORT.COM)
BOLASPORT.COM - Ketua Umum Viking Persib Klub, Tobias Ginanjar, bicara terkait perkembangan terbaru kasus pembunuhan Bobotoh setelah pertandingan Persib Bandung melawan Garudayaksa FC, Minggu (25/10).
Korban ARK (16 tahun) meninggal setelah menonton pertandingan pekan ketujuh Super League 2026/2027 yang digelar di Stadion Pakansari, Bogor.
Pihak kepolisian bergerak cepat dengan menangkap pelaku berinisial MR pada hari Senin lalu.
Awalnya, keterangan awal polisi menyebut bahwa pelaku tidak memiliki afiliasi dengan suporter.
Ini sekaligus mematangkan rumor terkait suporter rival yang terlibat dalam kasus ini.
Namun, pihak Viking sudah menemukan informasi terbaru terkait pelaku yang dikabarkan masih menjadi bagian dari suporter.
Baca Juga: Pemain Jepang Akui Gugup saat Jalani Debut di Persib Bandung
Tobias Ginanjar menjelaskan bahwa pihaknya sudah berkomunikasi terkait masalah ini termasuk dari suporter Persija Jakarta yang dituduh di media sosial ikut andil.
Menurutnya, pelaku adalah suporter yang membela tim dengan yang bermarkas di Bogor.
Ini menjadi informasi tambahan sekaligus bantahan bahwa pelaku tidak memiliki afiliasi dengan suporter.
"Kami dari Bobotoh berharap kepolisian bisa mendalami lagi informasi karena dari informasi yang kami dapat baik dari koordinasi teman-teman Bobotoh di Bogor lalu dengan pengurus The Jakmania yang ada di Bogor ketika pelaku dirilis ke publik ada beberapa orang yang mengenali pelaku menyampaikan diduga pelaku terindikasi ke salah satu yang klubnya berdomisili di Bogor," kata Tobias Ginanjar dalam keterangan yang diunggah di Instagramnya.
Baca Juga: Igor Tolic Bongkar Rahasia Taktik Persib Bisa Bersinar di ACL 2
Bahkan, dia juga menyebut bahwa ada dugaan tim yang didukung MR tidak berada di Super League.
Pernyataan ini sekaligus untuk menepis perdebatan pelaku dari tim rival dan sampai saat ini masih dibahas di media sosial.
Dia mendesak polisi untuk melakukan penyelidikan lanjutan terkait masalah ini agar tidak membuat hubungan suporter Persib dan Persija semakin memanas.
"Namun sekarang sudah ada lagi di Liga 1 tentunya informasi ini belum tentu benar tetapi mudah-mudahan polisi bisa mendalami apakah informasi itu benar atau tidak."
"Ini penting untuk dijawab agar perdebatan di media sosial dan publik bisa dihindari.'
"Tidak ada lagi perdebatan yang memicu konflik dan informasi tambahan ini bisa ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian."
"Sehingga kejanggalan di publik yang masih bertanya apakah yang bersangkutan terafiliasi suporter atau tidak bisa terjawab," terangnya.
Baca Juga: Teja Paku Alam Rentan Cedera, Fitrah Maulana Layak Jadi Kiper Nomor Satu Permanen Persib Bandung?
Tobias berharap Bobotoh untuk menahan diri dan terus mengikuti informasi terbaik.
Termasuk tidak menuduh pihak-pihak yang tidak ada masalahnya dengan kasus ini.
Tentunya hal ini harus jadi perhatian agar iklim suporter di Indonesia bisa terus terjaga dan tidak ada lagi korban jiwa di masa depan.
"Saja juga mengajak untuk menahan diri dari perdebatan di media sosial tidak menyebarkan informasi yang tidak valid."
"Tidak menuduh pihak yang tidak jelas dan menunggu penyelidikan pihak kepolisian," tutupnya.