Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured FIFA ASEAN Cup Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial Timnas Indonesia Timnas Thailand

    John Herdman Bongkar Alasan Bek Timnas Indonesia Jadi Algojo Penalti, Ternyata Penyerang Kalah Klinis - tvone

    16 min read

     

    John Herdman membongkar alasan pemain bertahan dipercaya jadi algojo penalti Timnas Indonesia. Sejumlah penyerang ternyata kalah klinis saat latihan terakhir.

    • Reporter :

      Tim Sport tvonenews.com

    • Editor :

    Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:45 WIB

    Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand

    Sumber :

    • tvOnenews.com - Ilham Giovanni

    Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkap rahasia di balik keputusan tak biasa saat menunjuk eksekutor adu penalti dalam final FIFA ASEAN Cup 2026 melawan Thailand. Alih-alih mengandalkan para penyerang, juru taktik asal Inggris itu justru menaruh kepercayaan kepada pemain-pemain yang mayoritas beroperasi di lini pertahanan.

    Keputusan tersebut terbukti menjadi salah satu kunci keberhasilan skuad Garuda mengangkat trofi setelah pertandingan berlangsung dramatis selama 120 menit. Indonesia akhirnya menaklukkan Thailand dengan skor 4-2 melalui adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 2-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026). 

    Empat pemain Indonesia yang sempat maju sebagai algojo adalah Kevin Diks, Dean James, Elkan Baggott, dan Shayne Pattynama. Seluruhnya mampu menjalankan tugas dengan sempurna sehingga penendang kelima Garuda bahkan tidak perlu mengambil tendangan. 

    Seusai pertandingan, John Herdman mendapat pertanyaan mengenai alasan dirinya lebih mempercayai pemain bertahan ketimbang para penyerang. Dia menegaskan pilihan tersebut sama sekali bukan keputusan mendadak, melainkan hasil dari latihan dan evaluasi sebelum final.

    Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman

    Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman

    Sumber :

    • tvOnenews.com - Ilham Giovanni

    "Ya, saya rasa hal pertama yang harus disampaikan adalah final tetaplah final. Pertandingan seperti ini akan ditentukan oleh momen, mentalitas, semangat, dan kegigihan untuk menang," kata John Herdman.

    Baca Juga

    Herdman menjelaskan Timnas Indonesia memang sudah mempersiapkan kemungkinan pertandingan harus berakhir melalui adu penalti. Persiapan itu bahkan bukan sekadar berlatih menendang bola, tetapi juga menyentuh aspek mental setiap pemain.

    "Untuk penalti, kami sudah berlatih kemarin. Kami menghabiskan banyak waktu bersama para pemain untuk menjalani beberapa proses mental. Setiap pemain mendapat kesempatan," ujarnya.

    Dari latihan tersebut, staf pelatih kemudian menganalisis siapa pemain yang menunjukkan tingkat ketenangan dan akurasi terbaik. Hasilnya, sejumlah pemain belakang justru tampil lebih meyakinkan dibandingkan beberapa pemain yang berposisi sebagai penyerang.

    "Kami menganalisis para pemain yang mengambil penalti dan mereka yang akhirnya menjadi penendang adalah pemain yang tampil paling klinis dalam persiapan kemarin," kata Herdman.

    Pernyataan Herdman tersebut sekaligus menjawab tanda tanya mengenai munculnya nama-nama seperti Dean James dan Shayne Pattynama dalam daftar eksekutor. Menurutnya, performa dalam sesi latihan menjadi salah satu pertimbangan utama sebelum menentukan siapa yang pantas menghadapi tekanan besar di final.

    "Dean James, Shayne Pattynama… Para pemain ini sangat klinis dalam penyelesaian akhir saat latihan kemarin. Sementara beberapa penyerang tidak demikian dan mereka tidak percaya diri," jelasnya.

    "Sering kali, ketika seorang pemain belum mampu melakukannya dalam latihan, Anda memberikan kesempatan kepada pemain yang terlihat sedang berada dalam performa terbaik," ucap Herdman.

    Strategi tersebut akhirnya berbuah manis karena seluruh algojo Indonesia yang mendapat kesempatan menendang berhasil mencetak gol. Sementara itu, Thailand kehilangan dua kesempatan setelah tendangan Sarach Yooyen mengenai tiang dan sepakan Nattapong Sayriya berhasil dihentikan Emil Audero. 

    "Jadi, kami selalu berlatih untuk situasi seperti ini dan latihan akhirnya membuahkan hasil," tutup Herdman. (fan)

    Jangan Lewatkan

    Penyebab Keracunan Massal usai Santap Makanan Korea di Restoran Korea 88 Seoul, Benarkah karena Kimci?

    Penyebab Keracunan Massal usai Santap Makanan Korea di Restoran Korea 88 Seoul, Benarkah karena Kimci?

    Media sosial dihebohkan dengan kasus keracunan massal usai menyantap makanan korea di restoran 88 Seoul, Bandung. Apa yang menjadi penyebab keracunan tersebut?

    Jadwal Sidang Perdana Eks Jampidsus Febrie Adriansyah di PN Jakpus Besok, Catat Waktunya!

    Jadwal Sidang Perdana Eks Jampidsus Febrie Adriansyah di PN Jakpus Besok, Catat Waktunya!

    Sidang Febrie Adriansyah akan digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pukul 13.30 WIB.

    Mengenal Mayjen Dian Andriani, Dari Dokter hingga Jenderal: Perempuan Pertama di TNI AD yang Raih Bintang Dua

    Mengenal Mayjen Dian Andriani, Dari Dokter hingga Jenderal: Perempuan Pertama di TNI AD yang Raih Bintang Dua

    • News

    • 6/10/2026 - 22:34

    Mayjen Dian Andriani mencatat sejarah sebagai perempuan pertama TNI AD yang meraih pangkat bintang dua. Berikut profil, pendidikan, dan perjalanan kariernya

    Pegadaian Luncurkan Program Gadai Bebas Sewa Modal Khusus Nasabah Baru, Bantu Masyarakat Akses Dana Cepat Tanpa Bunga

    Pegadaian Luncurkan Program Gadai Bebas Sewa Modal Khusus Nasabah Baru, Bantu Masyarakat Akses Dana Cepat Tanpa Bunga

    Sebagai wujud komitmen dalam memperluas inklusi keuangan dan menghadirkan solusi pembiayaan yang terjangkau, Pegadaian meluncurkan inovasi terbarunya, Gadai Bebas Sewa Modal. 

    Heboh Pelanggan Keracunan Makanan di Restoran Korea Bandung, Pihak Manajemen Buka Suara

    Heboh Pelanggan Keracunan Makanan di Restoran Korea Bandung, Pihak Manajemen Buka Suara

    Menanggapi keracunan makanan tersebut, Corporate Communication 88 Seoul, Hana, mengatakan pihaknya telah menerima laporan dan keluhan dari sejumlah pelanggan. 

    Joe Rogan Bicara Soal Lawan Terbaru Alex Pereira, Sebut Punya Kekuatan Luar Biasa

    Joe Rogan Bicara Soal Lawan Terbaru Alex Pereira, Sebut Punya Kekuatan Luar Biasa

    Joe Rogan menyoroti ambisi Alex Pereira untuk kembali bersaing di kelas berat UFC dan menilai duel melawan Sergei Pavlovich bakal menjadi ujian yang berat.

    Komentar
    Additional JS