Hasil Super League - Diwarnai Kartu Merah Ze Valente, PSIM Semakin Terbenam di Papan Bawah usai Ditundukkan Bhayangkara FC - Semua Halaman - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Selasa, 20 Oktober 2026 | 21:00 WIB
Suasana duel pekan keenam Super League 2026/2027 antara Bhayangkara FC vs PSIM Yogyakarta di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Selasa (20/10/2026) (PSIM YOGYAKARTA)
BOLASPORT.COM - PSIM Yogyakarta tetap tertahan di papan bawah Super League 2026/2027 usai menyerah 0-1 dari Bhayangkara FC pada lanjutan pekan keenam di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Selasa (20/10/2026) malam WIB.
Hasil ini membuat Laskar Mataram terbenam di posisi ke-17 dengan catatan satu poin dari enam laga.
Sementara Bhayangkara FC nangkring di empat besar dengan catatan 10 poin.
Babak Pertama
PSIM yang baru saja berpisah dengan Jean-Paul van Gastel tampil di Bandar Lampung tanpa didampingi pelatih kepala definitif.
Tim berjuluk Laskar Mataram langsung tampil agresif sejak awal.
Beberapa peluang emas berhasil diukir Ze Valente dkk. tetapi bisa dimentahkan oleh barisan lini belakang tuan rumah.
Sayangnya, momentum tersebut berubah pada menit ke-25 usai PSIM harus tampil dengan 10 orang.
Wasit Agung Setiyawan memberi kartu merah usai Ze Valente diketahui melakukan tendangan ke arah kepala Wahyu Subo Seto pada menit ke-26.
Unggul jumlah pemain membuat Moussa Sidibe dkk. semakin agresif menyerang jantung pertahanan PSIM Yogyakarta.
Peluang terbaik didapatkan oleh Moussa Sidibe pada menit ke-36 melalui aksinya menyisir sisi kanan.
Baca Juga: Setelah Mundari Karya, Akhirnya Ada Pelatih Lokal Kedua di Super League Meski 'Cuma' Caretaker PSIM
Sayang, sepakannya masih bisa dimentahkan Cahya Supriadi.
Keunggulan jumlah pemain belum bisa dimanfaatkan anak asuh Oscar Bruzon.
Skor imbang tanpa gol menutup jalannya paruh pertama.
Babak Kedua
Bhayangkara FC langsung menyerang dengan agresif ke jantung pertahanan tim tamu.
Beberapa peluang berbahaya berhasil diciptakan oleh Moussa Sidibe dan kolega.
Peluang berbahaya hadir pada menit ke-50 melalui sontekan Sidibe dari sisi kiri, sayang sepakannya masih melenceng tipis dari gawang PSIM Yogyakarta.
Akhirnya tim tuan rumah berhasil memecah kebuntuan melalui aksi Moussa Sidibe.
Berawal dari aksi individu dari kanan, sepakan kerasnya berhasil menaklukkan Cahya Supriadi. 1-0 untuk tim tuan rumah.
Unggul satu gol membuat tim tuan rumah semakin bersemangat.
Bhayangkara FC mendapatkan beberapa peluang emas melalui aksi Allano Brendon.
Namun, upayanya masih bisa dimentahkan Cahya Supriadi.
PSIM bukannya tanpa perlawanan, pada sisa waktu, mereka mencoba menambah intensitas serangan.
Sayang, tidak ada gol penyeimbang yang diciptakan mereka. Bhayangkara FC mengunci tiga poin dan PSIM tetap tertahan di zona merah.
FT: Bhayangkara FC 1-0 PSIM Yogyakarta
Gol: Moussa Sidibe 60'
Kartu Kuning: Moises Wolschick 69' - Yusaku Yamadera 9', Mauro Andres Caballero Aguilera 69'
Kartu Merah: Ze Valente 26'
Susunan Pemain:
Bhayangkara Presisi Lampung FC: 71-M Fahri (PG); 2-I Putu Gede Juni Antara, 4-Nehar Sadiki, 6-Kevin Leonel Sibille, 7-Milan Ristovski, 9-Anton Soejberg Horup, 10-Allano Brendon de Souza Lima, 11-Firza Andika, 17-Moussa Sidibe, 23-Wahyu Subo Seto (19-T.M Ichsan 28'), 28-Mauricio Andres Vera
Cadangan: 12-Awan Setho Raharjo (PG), 5-Moisés Wolschick, 19-T. M Ichsan, 20-Sani Rizki Fauzi, 22-Ginanjar Wahyu Ramadhani, 26-Ferre Murari, 27-Damianus Adiman Putra, 33-I Made Andhika Pradana Wijaya, 41-Muhammad Ferarri, 58-Frengky Deaner Missa, 88-Luke Xavier Keet, 96-Ryan Kurnia
Pelatih: Oscar Willian Bruzon Barreras
PSIM Yogyakarta: 19-Cahya Supriadi (PG); 2-Johannes Daniel Maria van der Avert, 3-Yusaku Yamadera, 5-Franco Gaston Ramos Mingo (Kapten), 8-D. S. Sheva Maresca Amavisca, 10-Jose Pedro Magalhaes Valente, 11-Norberto Ezequiel Vidal, 13-Adrian Cyprian Purzycki, 15-Raka Cahyana Rizky, 27-Riyatno Abiyoso (25-Muhammad Alwi Fadillah 40'), 99-Nermin Haljeta
Cadangan: 26-Harlan Suardi (PG), 47-Khairul Fikri Ma'arif (PG), 6-Muhammad Iqbal, 9-Mauro Andres Caballero Aguilera, 14-M. Rendra Teddy Wijanarko, 17-Irfan, 20-Adrian Dalmau Vaquer, 23-Ghulam Fatkur Rahman, 25-Muhammad Alwi Fadilah, 29-Rio Hardiawan, 52-Ahmad Agung Setia Budi
Pelatih: -