Disanksi Federasi Portugal, Cristiano Ronaldo Ajukan CV Penuh Prestasi demi Keringanan Hukuman - bola com
Cristiano Ronaldo tempuh langkah tak biasa, ajukan CV penuh prestasi untuk bela diri dalam kasus disipliner Timnas Portugal.
BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 22 Oktober 2026, 11:00 WIB
Bola.com, Jakarta - Cristiano Ronaldo mengambil langkah tak biasa untuk membela dirinya setelah perselisihannya dengan Jorge Jesus berujung pada kasus disipliner yang melibatkan Federasi Sepak Bola Portugal (FPF).
Penyerang Al-Nassr berusia 41 tahun itu dijatuhi sanksi karena meninggalkan pemusatan latihan timnas Portugal.
Dalam proses tersebut, ia meminta federasi mempertimbangkan rekam jejak dan kontribusinya di dunia sepak bola.
Persoalan ini bermula pada jeda internasional September, ketika Ronaldo hanya duduk di bangku cadangan saat Portugal mengalahkan Norwegia dengan skor 2-1 di Nations League.
Ronaldo dikabarkan merasa Jesus sebelumnya telah menjanjikan kesempatan bermain. Ketegangan pun meningkat setelah ia tidak diturunkan dalam pertandingan tersebut.
Pada 30 September, Ronaldo meninggalkan kamp latihan Portugal menjelang pertandingan berikutnya melawan Denmark.
Ia kemudian menuding Jesus tidak menepati janji dan menyebut kejadian itu sebagai pelanggaran kepercayaan yang serius dalam pernyataan panjang yang disampaikan kepada publik.
FPF lantas membuka proses disipliner terhadap kapten Portugal tersebut. Dewan Disiplin federasi menyatakan Ronaldo bersalah karena sengaja meninggalkan tim nasional tanpa alasan yang dapat dibenarkan.
Ia dijatuhi larangan bermain selama 30 hari serta denda sebesar 255 euro atau sekitar 286 dolar AS.
Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)
2 dari 3 halaman
Sertakan CV dan Daftar Penghargaan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262254/original/017649800_1781776535-portugal_cristiano_ronaldo_vs_congo-3.jpg)
CR7 juga gagal mencatatkan gol, assist, maupun kreasi peluang dan dribel sukses. Tiga tembakan yang dilepaskannya nihil hasil, dengan dua tendangan pada menit ke-68 dan ke-73 melenceng ke kanan. (Lars Baron/Getty Images/AFP)
Detail menarik dari kasus tersebut terungkap setelah Sky Sports News dilaporkan memperoleh dokumen lengkap putusan disipliner FPF.
Ronaldo diketahui menyerahkan pernyataan sepanjang sekitar 2.000 kata beserta CV sepak bolanya kepada pihak berwenang.
Melalui dokumen itu, Ronaldo meminta federasi memperhitungkan pencapaian serta kontribusinya terhadap sepak bola ketika menentukan hukuman yang pantas dijatuhkan kepadanya.
Putusan FPF secara khusus mencatat dokumen yang diajukan sang megabintang.
Federasi menyebut Ronaldo menyertakan riwayat karier olahraga, termasuk berbagai penghargaan dan kehormatan yang diperolehnya sepanjang berkarier.
Prestasi tersebut dicantumkan sebagai bagian dari pertimbangan mengenai jasa dan pencapaiannya di dunia sepak bola.
Koleksi penghargaan Ronaldo mencakup lima trofi Ballon d'Or, lima gelar Liga Champions, tiga gelar Premier League, dua gelar La Liga, serta dua gelar Serie A. Ia juga pernah membawa Portugal menjuarai Euro 2016.
Kontribusi Ronaldo terhadap sepak bola masuk faktor yang meringankan ketika federasi menentukan sanksi. Meski demikian, FPF tetap menyatakan bahwa pelanggaran yang dituduhkan kepadanya terbukti.
3 dari 3 halaman
Denda Setara Puluhan Detik Gaji
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261560/original/020942400_1781744954-AP26168812020257.jpg)
Pemain Portugal, Cristiano Ronaldo beraksi dalam pertandingan melawan RD Kongo di Piala Dunia 2026, Kamis (18/6/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Ashley Landis)
Besaran denda yang harus dibayar Ronaldo terbilang kecil jika dibandingkan dengan penghasilannya di Al-Nassr.
World Soccer Talk menuiiskan, berdasarkan perkiraan pendapatannya, denda 255 euro atau sekitar 286 dolar AS itu setara dengan kurang lebih 39 detik gajinya.
Hukuman larangan bermain selama 30 hari sempat terlihat lebih berdampak.
Namun, masa berlakunya dihitung mundur dari tanggal sebelumnya sehingga sanksi tersebut diperkirakan berakhir sebelum Portugal menjalani pertandingan Nations League pada November.
Ronaldo juga telah menyampaikan permintaan maaf kepada para pendukung dan rekan setimnya karena meninggalkan pemusatan latihan serta tidak menyapa penggemar setelah pertandingan melawan Norwegia.
Ia menegaskan masih bersedia membela tim nasional dan tidak memiliki rencana untuk segera pensiun.
Dengan perhitungan masa hukuman tersebut, Ronaldo diperkirakan bisa tampil dalam pertandingan Portugal melawan Denmark dan Wales pada November, apabila kembali dipilih oleh Jesus.
Namun, statusnya yang sudah memenuhi syarat untuk bermain tidak otomatis menjamin tempat di tim utama. Hubungan antara Ronaldo dan Jesus juga masih membutuhkan upaya untuk diperbaiki.
Sumber: World Soccer Talk
![]()
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9369774/original/019511400_1791536209-ronaldo.jpg)