Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial Sport Science Timnas Indonesia

    Demi Target Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2030, John Herdman Andalkan Sport Science - Semua Halaman - Bolasport

    5 min read

     

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Timnas
  • Sabtu, 17 Oktober 2026 | 15:00 WIB

    Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman,  mengaku sudah menyiapkan banyak skenario agar tampil maksimal di berbagai negara melalui penerapan Sport SciencePelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengaku sudah menyiapkan banyak skenario agar tampil maksimal di berbagai negara melalui penerapan Sport Science (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)

    BOLASPORT.COM - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman memperlakukan sport science sebagai alat untuk mewujudkan target ke Piala Dunia 2030.

    John Herdman datang ke Indonesia dengan membawa banyak asisten yang sudah sangat berpengalaman di level tertinggi.

    Salah satunya adalah Dr. Cesar Meylan yang ditugaskan menjadi pelatih fisik.

    Cesar Meylan tidak hanya menyusun pengalaman menuju prestasi tertinggi, tetapi membangun fondasi bagi perjalanan Skuad Garuda di Kualifikasi Piala Dunia mendatang.

    Kini, John Herdman dan tim pelatih ingin menyusun program untuk menangani realitas perjalanan jauh dari Eropa untuk pertandingan Timnas Indonesia.

    Apalagi Timnas Indonesia bisa bertanding melintasi negara dalam jarak waktu yang sangat pendek.

    "Ya, saya membawa Dr. Cesar Meylan," ujar John Herdman dalam wawancara dengan kompas TV.

    "Beliau pernah merasakan pengalaman di podium Olimpiade, mulai dari medali perunggu hingga emas."

    Baca Juga: Hasil Copas Das Nacoes de Futsal 2026 - Timnas Futsal Indonesia Dibekuk Tanjung Verde, Kekalahan Kedua Pasukan Hector Souto

    "Beliau juga mendampingi kami di tim Kanada dalam perjalanan menuju Piala Dunia."

    "Kini, beliau membawa seluruh pengalaman internasional tersebut ke Indonesia untuk membangun fondasi bagi kualifikasi Piala Dunia, karena kami sendiri pernah melaluinya."

    "Beliau sangat memahami realitas dalam menangani para pemain yang harus menempuh perjalanan jauh dari Eropa untuk bertanding," imbuhnya.

    Soal kejamnya perjalanan di Kualifikasi Piala Dunia, John Herdman telah merasakannya bersama Timnas Kanada.

    Di bawah John Herdman, Kanada pernah dalam kondisi tampil di Honduras dalam suhu 30 derajat celcius dan kembali ke dalam negeri dua hari kemudian di suhu 13 derajat celcius pada lapangan sintetis.

    Setelah main di kandang, Kanada kembali terbang ke El Salvador yang suhunya mencapai 30 derajat celcius untuk laga tiga hari kemudian.

    "Sebagai contoh, dalam kualifikasi Piala Dunia, kami pernah menjalani tiga pertandingan dalam sepuluh hari," ujar John Herdman.

    "Kami memulai laga di Honduras dengan suhu di atas 30 derajat Celsius. Dua hari kemudian, kami terbang ke Kanada untuk bertanding di suhu minus 13 derajat Celsius di lapangan rumput sintetis."

    Baca Juga: Kevin Diks Ungkap Cara John Herdman Buat Perubahan di Timnas Indonesia

    "Tiga hari berselang, kami terbang ke El Salvador untuk bermain dalam suhu 30 derajat Celsius."

    "Menghadapi cuaca ekstrem, jeda pertandingan hanya tiga hari, serta perjalanan lintas benua, negara, dan zona waktu—semua ini telah kami jalani bersama selama 15 hingga 20 tahun," imbuhnya.

    Bersama Dr. Cesar Meylan, John Herdman ingin memperkecil kesenjangan Timnas Indonesia dengan para raksasa Asia langganan Piala Dunia dengan menyusun banyak program berbasis logistik hingga tim komersial.

    "Bersama Dr. Meylan, kami berupaya memperkecil kesenjangan pengalaman dibandingkan tim-tim seperti Jepang, Australia, Korea, atau Arab Saudi yang secara konsisten lolos ke Piala Dunia," ujar Herdman.

    "Indonesia sebagai sebuah organisasi belum memiliki pengalaman tersebut—mulai dari aspek logistik, tim media sosial, tim video, hingga tim komersial—serta bagaimana mengelola semua hal itu saat skala operasionalnya semakin besar," imbuhnya.

    Sang pelatih tentu bakal mempersiapkan rencana dengan rinci, sampai mengirim staf ke negara tujuan untuk mengatur segalanya, termasuk persiapan menu makanan di hotel tempat Timnas Indonesia menginap.

    "Oleh karena itu, kami membawa pengalaman-pengalaman tertentu; misalnya, saat kualifikasi Piala Dunia dimulai, kami harus mengirim staf ke negara tujuan lebih awal untuk memastikan segalanya siap," ujar John Herdman.

    "Dr. Meylan akan menyiapkan koki dan mengatur kebutuhan nutrisi yang disesuaikan secara khusus bagi para pemain kami."

    "Jadi, kami tidak sekadar mengandalkan fasilitas hotel yang tersedia. Inilah beberapa aspek yang mulai kami benahi untuk memperkecil kesenjangan tersebut," tutupnya.

    Komentar
    Additional JS