Demi Piala Dunia 2030, Malaysia Campakkan Tan Cheng Hoe usai Kepincut Kualitas John Herdman - Semua Halaman - Superball
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Selasa, 13 Oktober 2026 | 12:23 WIB
Masa depan pelatih interim Timnas Malaysia Tan Cheng Hoe masih tak jelas, FAM buru pelatih asing usai kepincut John Herdman. (FACEBOOK.COM/MALAYSIANT)
SUPERBALL.ID - Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) tengah memburu pelatih Kelas A seperti John Herdman demi ambisi lolos Piala Dunia 2030.
Presiden FAM Datuk Abd Ghani Hassan mengindikasikan Timnas Malaysia ditukangi pelatih asing ketimbang mempertahankan Tan Cheng Hoe.
Sebelumnya, Malaysia diminta mendatangkan pelatih Kelas A seperti John Herdman setelah penampilan impresif di FIFA ASEAN Cup 2026.
Malaysia tak terkalahkan di ajang itu tapi Tan Cheng Hoe tetap tidak dapat memberikan gelar juara setelah hanya keluar sebagai peringkat ketiga.
Itulah yang membuat federasi mempertimbangkan untuk tidak terburu-buru menetapkan Cheng Hoe sebagai pelatih kepala permanen dan mencari sosok asing.
Menurut Abd Ghani, Malaysia butuh pelatih asing berkelas yang mampu mentransfer ilmu dan pengalaman ke skuad Harimau Malaya.
"Kita harus mengakui bahwa pelatih asing ini seperti mentransfer teknologi," kata Datuk Ab Ghani Hassan seperti dikutip dari Stadium Astro.
"Mereka membawa keahlian mereka ke sini dan mudah-mudahan mereka juga dapat menerapkan pengalaman mereka kepada pelatih lain di negara kita."
"Kami ingin membuat keputusan yang baik, terutama karena kami akan menghadapi kualifikasi Piala Dunia dan Piala Asia," imbuhnya.
Baca Juga: Malaysia Selesaikan Kesepakatan Naturalisasi untuk Mantan Pemain Tottenham Hotspur
Meski begitu, Ghani menilai peluang pelatih lokal menukangi Harimau Malaya masih terbuka lebar tetapi tetap dengan persetujuan Exco.
"Kami membutuhkan keputusan yang tepat. Dengan pelatih lokal, jika kami bisa melakukannya, kami akan melanjutkan," kata Ghani Hassan lagi
"Jika kami membutuhkan pelatih dari luar, kami akan mempertimbangkannya dan membuat keputusan. Ini bukan keputusan saya sendiri," imbuhnya.
Ghani menegaskan FAM saat ini belum menemukan nama yang spesifik, tetapi ia berjanji setelah mendapatkannya akan langsung mendorong ke rapat Exco.
"Kita akan membahas apa yang terbaik untuk Harimau Malaya," kata Ghani melanjutkan.
"Kemudian, setelah ada nama spesifik, nama tersebut akan diusulkan dalam Rapat Exco FAM untuk disetujui dan seterusnya."
"Saat ini, belum ada siapa pun dan kami masih mengamati serta melakukan penelitian mengenai operator Harimau Malaya berikutnya," pungkasnya.
Sementara itu, pengamat lokal Jamal Nasir merasa FAM perlu memberi kepercayaan kepada Cheng Hoe setelah hasil maksimal di FIFA ASEAN Cup 2026.
Baca Juga: Federasi Malaysia Disanksi AFC Imbas Pelanggaran di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027
Menurutnya, Cheng Hoe pantas mendapatkan kontrak setidaknya dua hingga tiga tahun menukangi Harimau Malaya sebagai pelatih kepala.
"Berikan ruang dan kesempatan kepada pelatih lokal karena mereka juga memiliki kualifikasi dan lisensi profesional," kata Jamal Nasir.
"Jika kita mengatakan kita memberi mereka satu atau dua tahun, kita tidak bisa begitu saja memecat mereka setelah dua, tiga pertandingan, atau setahun."
"Sepak bola adalah proses panjang, bukan tentang bermain hari ini, besok Anda akan hebat. Saya pikir Cheng Hoe perlu diberi ruang dan kesempatan."
"Beri dia dua atau tiga tahun, tahun pertama lihat hasilnya, dan tahun kedua serta ketiga, nilai KPI (indikator kinerja utama). Jika tidak tercapai, barulah lakukan perubahan."