Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Ferry Paulus ILeague Persib Bandung Persib EPA U-18 Persib U-18 Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial

    Buntut Penyerangan Persib U-18, Dirut I.League Ferry Paulus Beri Peringatan Tegas soal Kepercayaan Suporter Tamu - Semua Halaman - Bolasport

    5 min read


    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • SUPER LEAGUE
  • Selasa, 13 Oktober 2026 | 12:00 WIB

    Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, mengingatkan agar penyerangan rombongan Persib U-18 tak merusak kepercayaan suporter tim tamu yang mulai diberlakukan di Super League hingga Championship musim ini.Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, mengingatkan agar penyerangan rombongan Persib U-18 tak merusak kepercayaan suporter tim tamu yang mulai diberlakukan di Super League hingga Championship musim ini. (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)

    BOLASPORT.COM - Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, memberikan peringatan tegas terkait kehadiran suporter tamu yang mulai diberlakukan musim ini usai adanya penyerangan rombongan Elite Pro Academy (EPA) Persib Bandung U-18 di Rest Area Batang KM 360, Jawa Tengah.

    Insiden tak menyenangkan terjadi pada Minggu (11/10/2026), saat rombongan bus Persib Bandung U-18 sedang dalam perjalanan pulang.

    Akibat peristiwa anarkistis tersebut, bus rombongan EPA Persib dilaporkan mengalami kerusakan parah, sejumlah koper milik pemain serta ofisial dijarah, hingga seorang personel media Persib menjadi korban kekerasan fisik.

    Menyikapi hal itu, I.League menyatakan penyesalan mendalam sekaligus mengecam aksi kekerasan yang terjadi di ruang publik tersebut.

    Ferry Paulus menegaskan bahwa insiden ini menjadi alarm bahaya bagi atmosfer sepak bola Tanah Air yang saat ini tengah berbenah ke arah lebih baik.

    Baca Juga: Pernyataan Tegas Erick Thohir soal Penyerangan Bus EPA Persib

    Mantan petinggi Persija Jakarta itu secara khusus menyoroti kebijakan kehadiran suporter tandang.

    Seperti diketahui, setelah kejadian Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2023 tersebut suporter tim tamu dilarang hadir di stadion hingga musim 2025/2026 lalu.

    Namun, musim ini di Super League bahkan Championship 2026/2027 suporter tim tamu sudah boleh hadir di stadion secara langsung.

    Walaupun dengan catatan untuk laga dengan rivalitas tinggi seperti Persija Jakarta Vs Persib dan beberapa klub lainnya yang memiliki catatan yang sama, tak akan boleh hadir.

    Diberikannya kembali kesempatan bagi suporter tim tamu untuk mendampingi langsung klub kebanggaannya merupakan buah dari proses panjang dan komitmen bersama demi membangun iklim sepak bola yang inklusif.

    Namun, Ferry mengingatkan bahwa kepercayaan besar yang telah diberikan tersebut jangan sampai dirusak oleh tindakan segelintir oknum.

    “Kepercayaan yang telah diberikan untuk kembali menghadirkan suporter tim tamu harus kita jaga bersama,” ujar Ferry Paulus sebagaimana dalam keterangan yang diterima BolaSport.com, Selasa (13/10/2026).

    “Ketertiban dan keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab saat berada di dalam stadion, tetapi juga sepanjang perjalanan, di jalan raya, maupun di tempat-tempat umum yang dilalui suporter,” ucapnya.

    Ia menambahkan bahwa fanatisme dan rivalitas antarklub sama sekali tidak boleh dijadikan pembenaran untuk melakukan tindakan anarkistis.

    “Jangan sampai kepercayaan yang sudah dibangun dengan baik justru kembali tercoreng oleh tindakan oknum yang tidak bertanggung jawab,” kata Ferry Paulus.

    “Kita ingin suporter menjadi bagian dari kemajuan sepak bola Indonesia, menghadirkan atmosfer yang positif, dan menunjukkan bahwa rivalitas bisa berjalan beriringan dengan rasa hormat kepada sesama,” ujarnya.

    Lebih lanjut, Ferry Paulus menyayangkan insiden kekerasan ini terjadi di tengah rentetan prestasi membanggakan yang sedang diukir sepak bola nasional.

    Seperti diketahui, Timnas Indonesia baru saja sukses meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026.

    Selain itu, Timnas Putri U-17 Indonesia juga memastikan lolos ke putaran final Piala Asia U-17 2027.

    Baca Juga: Kritik Keras Thom Haye soal Kualitas Fasilitas Latihan Persib, Bandingkan dengan Milik Marc Klok

    Ferry menilai, kebanggaan yang sudah diraih bersama ini seharusnya dijaga dengan kedewasaan di jalanan, bukan malah dinodai oleh aksi kriminal.

    Menurutnya, dukungan suporter memiliki peran penting dalam mendorong kemajuan sepak bola Indonesia.

    Oleh karena itu, kepercayaan ini harus dijaga melalui sikap tertib, dewasa, dan bertanggung jawab.

    Selain itu, I.League menaruh atensi serius terhadap dampak psikologis yang dialami para penggawa muda EPA Persib U-18.

    Ferry menilai anak-anak muda yang sedang meniti karier sepak bola tidak sepantasnya menjadi korban atau menyaksikan aksi brutal yang mengatasnamakan rivalitas.

    “Sepak bola seharusnya menjadi ruang yang aman bagi semua orang, termasuk para pemain muda yang sedang meniti perjalanan dan mengembangkan potensinya,” jelas Ferry.

    “Kita tidak ingin kejadian seperti ini terulang kembali, apalagi sampai meninggalkan trauma bagi generasi penerus sepak bola Indonesia,” tuturnya.

    I.League pun mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas insiden penyerangan di Batang, mengungkap para pelaku, serta menyeretnya ke jalur hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

    Komentar
    Additional JS