Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial Timnas Malaysia

    Alasan Malaysia Butuh Pelatih Sekelas John Herdman: Lokalan Gampang Disetir Federasi! - Semua Halaman - Superball

    4 min read

     

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • BOLA
  • Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:40 WIB

    Pelatih interim Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, diklaim mudah disetir federasi karena berstatus pelatih lokal. Pelatih interim Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, diklaim mudah disetir federasi karena berstatus pelatih lokal. (FACEBOOK.COM/MALAYSIANT)

    SUPERBALL.ID - Teka-teki pelatih Timnas Malaysia masih menjadi perbincangan hangat dalam beberapa pekan terakhir, terutama karena sosok John Herdman. 

    John Herdman yang saat ini menukangi Timnas Indonesia disebut sebagai sosok dengan kualitas ideal yang dibutuhkan Timnas Malaysia.

    Mulai dari pengamat dan pengurus federasi sepakat menyebutkan bahwa Harimau Malaya membutuhkan pelatih Kelas A seperti Herdman. 

    Senada dengan hal itu, Pekan Ramli membeberkan sejumlah keuntungan jika Malaysia merekrut pelatih asing berkualitas untuk tim nasional. 

    Seperti keahlian, disiplin, dan pendekatan pelatihan intensitas tinggi yang dibawa oleh pelatih asing dapat membantu meningkatkan level permainan. 

    "Jika kita ingin menetapkan standar yang lebih tinggi, kita perlu berani melihat ke luar," kata Pekan Ramli. 

    "Jika target kita hanya untuk bersaing di ASEAN, mungkin tidak perlu mendatangkan pelatih asing."

    "Tetapi jika kita ingin melangkah lebih jauh, kita perlu mempertimbangkan keahlian yang dapat membawa perubahan," imbuhnya. 

    Hal ini membawa Malaysia dalam polemik, mengingat sebelumnya pelatih lokal-lah yang berhasil membawa Harimau Malaya bangkit.

    Baca Juga: Segini Biaya Fantastis yang Harus Dibayar Malaysia untuk Hajime Moriyasu

    Tan Cheng Hoe sukses membawa Malaysia menorehkan catatan impresif di FIFA ASEAN Cup 2026, tak terkalahkan dan tanpa satu pun kebobolan. 

    Sayangnya, Malaysia gagal keluar sebagai juara turnamen tersebut dan hanya berakhir sebagai peringkat ketiga kompetisi. 

    Sementara itu, Pekan Ramli membeberkan kelemahan pelatih lokal jika dipercaya menukangi tim nasional, rentan tekanan dan campur tangan manajemen. 

    "Pelatih lokal terkadang menghadapi tekanan dan campur tangan dari manajemen," kata Pekan lagi. 

    "Ada kalanya mereka juga menjadi kambing hitam ketika tim gagal mencapai hasil yang diharapkan."

    "Ketika kita mempekerjakan pelatih eksternal, kita biasanya memberi mereka otonomi yang lebih besar."

    "Mungkin anggaran yang lebih besar karena menetapkan standar yang lebih tinggi," pungkasnya. 

    Laporan terbaru menyebutkan bahwa Malaysia coba membajak Hajime Moriyasu dari Timnas Jepang.

    Baca Juga: Vietnam dan Malaysia Umumkan Lawan Tanding di FIFA Matchday, Timnas Indonesia Belum Fix

    Namun tidak dalam waktu dekat, Moriyasu dikabarkan bakal meninggalkan Jepang usai Piala Asia 2027.

    Di saat itulah, Malaysia yang tidak ikut serta dalam turnamen akan menyusun cara guna mendekati Moriyasu. 

    Menarik dinantikan seperti apa kejutan yang bakal dihadirkan Malaysia, seriuskah mereka mengincar Moriyasu atau cuma gertak sambal ala Negeri Melayu. 

    Komentar
    Additional JS