Yunus Nusi Minta Suporter Persib dan Persija Damai: Untuk Apa Musuhan? - Semua Halaman - Superball
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Sabtu, 5 September 2026 | 18:20 WIB
Sekretaris Jendral PSSI, Yunus Nusi, meminta suporter Persib Bandung dan Persija Jakarta berhenti bermusuhan. (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)
SUPERBALL.ID - Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi meminta suporter Persib Bandung dan Persija Jakarta berdamai, SUGBK akan menjadi saksinya.
Kabar bahagia publik Tanah Air dalam menyambut Super League 2026/2027, duel El Clasico Persib Bandung versus Persija Jakarta digelar di SUGBK.
Pertandingan keduanya akan tersaji pada pekan kedua kompetisi, tepatnya tanggal 12 September 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Sepantasnya laga ini mendapat banyak sorotan, bahkan jauh hari sebelum pertandingan digelar karena rivalitas klasik kedua tim.
El Clasico Persib versus Persija kali terakhir digelar pada 10 Juli 2019 di SUGBK, tepat setelah Macan Kemayoran menjadi tim musafir di luar Jakarta.
Menyusul kepastian itu, perhatian pun beralih dan tertuju pada suporter kedua tim, ada pesan hangat dari Yunus Nusi untuk mereka.
Hal ini diungkap Yunus Nusi saat ditanya mengenai potensi apakah suporter Persib bisa dan dapat masuk ke SUGBK sebagai penonton saat pertandingan.
Yunus Nusi sangat berharap suporter kedua tim berdamai, menyusul deklarasi 18 elemen suporter di Bali pada Jumat (4/9/2026).
Dalam momen itu, sebanyak 3.000 suporter di laga Bali United melawan PSS Sleman dapat duduk bersampingan menyaksikan pertandingan.
Baca Juga: Jelang Musim 2026/2027, Super League Banyak Dapat Dukungan Sponsor
"Saya berharap demikian (damai). Ada beberapa perwakilan yang datang untuk bersama-sama berangkulan," kata Yunus Nusi.
"Memutar di lapangan menyampaikan bahwa tidak ada rivalitas yang negatif di antara suporter Persib Bandung dan Persija Jakarta."
Yunus bahkan meminta suporter Persib mengenakan kaos dengan warna kebesaran biru, sebagai identitas yang ditunjukkan dengan rasa aman dan nyaman.
Ia juga mempertanyakan esensi dari musuhan bagi para suporter karena pada hakikatnya menyaksikan pertandingan sepak bola untuk mencari bahagia.
"Kita harapkan mereka datang pakai kaus biru kalau bisa, ya ayo kita sapa suporter (lawan)," kata Yunus lagi.
"Untuk apa kita musuhan, ribut, toh kita hanya untuk menyenangkan diri mau nonton sepak bola."
"Mau nonton tim kita, ayo kita bangun kebersamaan ini," imbuhnya.
Tak hanya sekadar berharap, Yunus juga telah meminta secara khusus kepada perangkat pertandingan agar kampanye damai ini terus berlanjut.
Baca Juga: Persija Dapat Suntikan Dana dari Sponsor Lagi Jelang Super League 2026/2027
Seperti misalnya para pemain kedua tim dan official sama-sama memberi tepuk tangan ke para penonton dan menyapanya sambil keliling usai laga.
"Saya berharap semoga nanti Persib dengan Persija juga demikian. Saya sudah minta kepada direktur untuk pertandingan besok, lusa, seterusnya."
"Yang tuan rumah pertama itu mendeklar suporter away dan home untuk bersama-sama keliling lapangan dan atau menyampaikan hal-hal positif," pungkas Yunus Nusi.