Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Asian Games Berita Featured Jalan Cepat Rekor Nasional Spesial

    Tampil Gemilang di Asian Games 2026, Hendro dan Intan Pecahkan Rekornas Jalan Cepat - Kompas

    4 min read

     


    KOMPAS.com - Dua atlet cabang olahraga jalan cepat asal Indonesia, yakni Hendro Yap dan Violine Intan Puspita, sukses menorehkan rekor nasional (rekornas) anyar.

    Torehan itu didapatkan Hendro Yap pada nomor half marathon putra dan Violine Intan Puspita di nomor putri dalam ajang Asian Games 2026 Aichi-Nagoya di Jepang pada Rabu.

    Pencapaian impresif tersebut diraih setelah Hendro Yap finis di peringkat ketujuh dengan catatan waktu 1 jam 36 menit 49 detik, sedangkan Intan menduduki posisi kedelapan lewat torehan waktu 1 jam 51 menit.

    Dengan demikian ,Hendro ini sekaligus mempertajam catatan rekornas sebelumnya dari 1 jam 37 menit 47 detik menjadi 1 jam 36 menit 49 detik.

    INSIDE | BERAKHIR! | Atlético de Madrid 4 - 0 Real Sociedad

    Baca juga: Harapan Moh Zaki Ubaidillah Jelang Lawan Thailand di Semifinal Asian Games 2026

    Sementara Intan juga memperbaiki rekor nasional putri dari 1 jam 52 menit 16 detik menjadi 1 jam 51 menit.

    "Tadi puji Tuhan rekor baru, pengennya sih lebih tajam, tapi ya begitu lah hasilnya tadi, karena masih ada marathon nanti," kata Hendro dikutip dari Antara, Rabu (23/9/2026).

    Tantangan Fisik

    Selain pertarungan keras di lintasan, atlet putra Merah Putih ini mengakui bahwa kondisi fisiknya cukup terkuras lantaran baru mendarat di Jepang dua hari sebelum perlombaan dimulai.

    Baca juga: Jadwal Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Berburu Medali di 21 Cabor, Esports Mulai Bergulir

    "Ya cukup melelahkan ya karena baru tiba dua hari yang lalu terus sekarang harus sudah langsung lomba, terus juga persiapan untuk marathon untuk tanggal 27," ujar Hendro.

    Perjuangan Melawan Diri Sendiri

    Sementara itu, Violine Intan Puspita mengungkapkan bahwa rintangan terbesar yang dihadapinya selama mengarungi kompetisi Asian Games 2026 tersebut adalah upaya menaklukkan keraguan di dalam dirinya sendiri.

    "Setiap perlombaan itu pasti ada tantangan tersendiri ya, terutama lawan terberat saya di sini ini diri sendiri, kayak 'bisa enggak saya, kuat enggak saya,' tetapi saya berusaha sekuat saya untuk Indonesia," kata Intan.

    Baca juga: Update Klasemen Medali Asian Games 2026: China di Puncak, Indonesia Peringkat ke-20

    Ia pun merasa bersyukur karena hasil akhir yang dibukukannya tetap berada di jalur target yang telah ditetapkan oleh tim pelatih, meskipun harus menguras seluruh tenaganya sepanjang lintasan.

    "Masih masuk sesuai target sih, tapi memang effort banget rasanya," tutup Violine Intan Puspita.

    Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.

    HIGHLIGHTS | LaLiga 24-25 Jornada 35 | Atlético de Madrid 4 - 0 Real Sociedad

    Komentar
    Additional JS