Suporter Boleh Bertandang Lagi, Dirut I.League Ferry Paulus Beri Peringatan Keras - Semua Halaman - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Sabtu, 5 September 2026 | 06:30 WIB
Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, memberikan peringatan keras kepada semua pihak seusai larangan suporter away dicabut di Super League 2026-2027. (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)
BOLASPORT.COM - Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, memberikan peringatan keras bagi seluruh suporter setelah larangan bertandang ke stadion tim tuan rumah dicabut pada Super League 2026-2027.
Kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Super League 2026-2027, resmi mulai bergulir pada 4 September 2026.
Super League dibuka dengan meraih dengan laga yang mempertemukan Bali United melawan PSS Sleman.
Dalam laga yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat (4/9/2026) ini, tim tuan rumah menang 2-1.
Namun, ada yang lebih menarik dari sekadar pertandingan yakni sebanyak 3.000 suporter PSS Sleman hadir di tribune stadion.
Baca Juga: I.League Baru akan Ubah Jadwal Persib dan Borneo FC Apabila Lolos ke Babak 16 Besar Asia
BCS Sleman atau Brigata Curva Sud hadir langsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta untuk memberikan dukungan kepada tim asuhan Pieter Huistra yang bertandang ke markas Bali United.
Ferry Paulus tentu saja menyambut positif kembalinya atmosfer suporter away, tetapi ia menegaskan bahwa kebijakan ini masih dalam tahap pengawasan ketat.
Ia bahkan mengatakan bahwa ini masih menjadi pertandingan pertama dan akan ada banyak laga yang menanti ke depannya.
“Ya bagus, tetapi memang harus selalu ada penguat terkait dengan kehadiran suporter tamu ini,” ujar Ferry Paulus kepada awak media termasuk BolaSport.com di Bali, Jumat (4/9/2026).
“Karena ini baru pertandingan pertama, tidak boleh juga kita lengah dan berpuas diri,” ucapnya.
Mantan Direktur Olahraga Persija tersebut menilai bahwa pertandingan di awal musim memang cenderung berjalan aman.
Namun, tantangan sesungguhnya adalah konsistensi sepanjang musim.
Diperbolehkannya suporter away kembali ke stadion ini dilakukan setelah sebelumnya terjadi Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan sebanyak 135 korban jiwa.
Buntut kejadian tersebut, kompetisi selama beberapa musim melarang kehadiran suporter lawan.
Akan tetapi, karena saat ini ada kabar baik, Ferry pun meminta agar seluruh kelompok suporter untuk saling menjaga supaya tidak terjadi tindakan anarkis yang bisa merusak citra kompetisi.
Pasalnya, I.League memiliki target agar regulasi suporter tandang ini bisa terus dierptahankan hingga musim-musim berikutnya.
”Pada akhirnya bahwa pertandingan-pertandingan di awal kompetisi memang sering berjalan dengan baik,” kata Ferry Paulus.
Baca Juga: I.League: Pengurangan 2 Poin Java United dan Isenmulang Kalteng FC Karena Pindah Kandang
“Mungkin hal ini juga menjadi catatan. Minta tolong disampaikan kepada semua suporter bahwa tidak boleh istilahnya berpuas diri dan selalu menjunjung tinggi yang namanya sportivitas, fair play, tidak boleh anarkis, tidak boleh kriminal,” ungkapnya.
”Supaya pertandingan itu menjadi tontonan yang menarik dan ujung-ujungnya adalah baik untuk klub itu sendiri.”
Lebih lanjut, Ferry Paulus menegaskan bahwa I.League akan terus melakukan evaluasi berkala di setiap pertandingan.
Ia mewanti-wanti agar tidak ada insiden yang membuat pihak operator kompetisi terpaksa mencabut kembali izin kehadiran suporter away.
“Kalau per hari ini ya kajiannya adalah positif. Jadi setiap kajian yang kami lakukan harapannya selalu memberikan dampak yang positif,” tegas Ferry Paulus.
“Artinya, segala sesuatunya memang harus dievaluasi. Apapun juga, bentuk dari regulasi yang sudah terbuka saat ini juga masih memiliki catatan lain,” tuturnya.