Carlos Pena Jadi Pelatih Pertama Super League yang Protes Tidak Ada OT sebelum Laga, Minta Aturan Diubah Pekan Depan - Semua Halaman - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Sabtu, 5 September 2026 | 06:45 WIB
Pelatih Persita Tangerang, Carlos Pena, sedang memberikan keterangan kepada awak media di Media Center Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Banten, Kamis (26/2/2026). (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)
BOLASPORT.COM - Pelatih Persita Tangerang, Carlos Pena menjadi orang pertama yang memprotes perubahan aturan Super League yang tak menyediakan lagi sesi official training pada H-1 pertandingan.
Perubahan aturan Super League 2026-2027 soal ditiadakannya sesi official training (OT) H-1 pertandingan mendapat kritikan tajam dari pelatih Persita Tangerang, Carlos Pena.
Pelatih asal Spanyol itu terang-terangan tidak setuju aturan tersebut diberlakukan karena membuat tim tandang kesulitan.
Persita Tangerang sendiri akan melawan tuan rumah PSIM Yogyakarta pada pekan pertama Super League 2026-2027 pada Sabtu (5/9/2026).
Carlos Pena berharap aturan ini segera diubah pada pekan-pekan mendatang dan I.League kembali menerapkan official training sebelum pertandingan.
Pelatih Persita Tangerang, Carlos Pena, sedang memberikan intruksi kepada para pemainnya saat bertanding di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Banten, Jumat (17/10/2025). (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)
"Dalam hal persiapan, saya ingin mengatakan bahwa saya tidak suka gagasan untuk tidak memiliki official training di stadion tandang," kata Carlos Pena dalam konferensi pers jelang laga.
"Karena menurut saya itu tidak baik bagi tim yang bermain tandang."
"Ini tidak mudah di Indonesia untuk menemukan lapangan latihan."
"Jadi saya harap itu bisa diubah di minggu-minggu depan untuk membantu performa tim dan pemain," tambahnya.
Perubahan aturan Super League 2026-2027 ini sudah tercantum dalam regulasi yang dirilis I.League.
Pada pasal 35 mengenai familiarisasi stadion, klub kini dilarang menggelar latihan resmi (official training) maupun memakai sepatu bola pada H-1 pertandingan.
Para pemain hanya diperbolehkan melakukan pengenalan lapangan menggunakan sepatu jogging maksimal selama 30 menit demi menjaga kondisi rumput.
Baca Juga: Hasil Liga Inggris - Isak Cetak 2 Gol dalam 3 Menit, Liverpool Raih Kemenangan Pertama di Era Iraola
Regulasi semacam ini sebenarnya sudah diberlakukan di liga-liga top Eropa.
Official Training H-1 pertandingan umumnya diberlakukan dalam sebuah turnamen.
Sementara itu, tanggapan lebih santai diberikan pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares soal perubahan aturan tersebut.
Persebaya bertandang ke markas Bhayangkara FC, Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Lampung pada Sabtu (5/9/2026).
"Jadi, sekarang aturan sudah berubah, kita tidak melakukan (official training) lagi (di stadion)," kata Tavares.
"Kami mencoba beradaptasi dengan ini."
"Persiapan kami adalah mencoba berlatih lebih awal karena kami tahu besok cuacanya mungkin akan panas. Kami menyiapkan apa yang biasa kami lakukan: organisasi ofensif, organisasi defensif, transisi, serta skema bola mati."
Baca Juga: Borneo FC Vs Persija - Shin Tae-yong Kaget Lihat Samarinda, Tidak Sesuai dengan Apa yang Dipikirkan
Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, sedang memberikan keterangan kepada awak media di Media Center Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (10/4/2026). (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)
"Saya baru saja memeriksa lapangan, menurut saya kondisinya lebih baik dari musim lalu."
"Bolanya tidak terlalu memantul, meskipun di beberapa bagian masih ada yang tidak rata."
"Dibandingkan musim lalu, lapangan ini jauh lebih baik, jadi saya percaya kita bisa melihat permainan sepak bola yang lebih bagus ke depannya," tambahnya.