Sekjen PSSI Yunus Nusi Sebut Deklarasi 18 Suporter di Stadion Dipta Jadi Momentum Terbaik Sepak Bola Indonesia - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Sabtu, 5 September 2026 | 15:30 WIB
Sekretaris Jendral PSSI, Yunus Nusi, sebut bahwa deklarasi 18 perwakilan suporter merupakan momentum terbaik sepak bola Indonesia. (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)
BOLASPORT.COM - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi, mengungkapkan rasa optimisnya terhadap masa depan sepak bola Tanah Air, terutama terkait keharmonisan antar-suporter.
Hal ini disampaikan Yunus Nusi usai menyaksikan langsung suasana di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, yang menjadi saksi bisu deklarasi damai 18 perwakilan suporter klub Indonesia.
Super League 2026/2027 resmi bergulir dengan pembukaan yang digelar meriah dan ada yang berbeda.
Sebelum pertandingan pembukaan antara Bali United vs PSS Sleman, ada 18 perwakilan suporter yang melakukan deklarasi suporter away.
Bahkan dalam laga ini, suporter Bali United bisa duduk berdampingan dengan 3000 suporter PSS yakni Brigata Curva Sud (BCS).
Baca Juga: Kata Yunus Nusi Usai Gantikan Posisi Zainudin Amali yang Mundur dari Komisaris PT LIB
Menurut Yunus, pemandangan suporter tim tuan rumah dan tim tamu yang duduk berdampingan serta saling sahut-menyahut dalam euforia positif adalah hal yang selama ini diimpikan oleh PSSI.
"Saling menjaga, baik yang suporter tim home maupun yang away datang. Dan tadi kenyataan dibuktikan enak ditonton, mereka bergairah saling menyahut dalam euforianya," ujar Yunus Nusi kepada awak media termasuk BolaSport.com, di Bali, Jumat (4/9/2026).
"Dan ini yang kita harapkan, ini yang diharapkan oleh sepak bola Indonesia ke depan kita berharap seperti ini," ucapnya.
Momen ini semakin spesial dengan adanya deklarasi resmi dari 18 perwakilan suporter.
Yunus Nusi berharap langkah ini menjadi titik balik bagi iklim kompetisi di Indonesia, mulai dari Super League, Championship, hingga Liga Nusantara.
"Hari ini ada deklarasi 18 perwakilan suporter mereka ada di Stadion I Wayan Dipta dan mendeklarasikan diri," kata Yunus.
"Semoga ini akan menjadi momentum yang terbaik
untuk sepak bola Indonesia khususnya di kompetisi Super League dan Championship yang termasuk nanti di Liga 3," ungkapnya.
Tak hanya bicara soal deklarasi secara umum, pria asal Kalimantan Timur ini juga menyoroti rivalitas panas antara Persija Jakarta dan Persib Bandung.
Persija dijadwalkan akan menjamu Persib dalam laga pekan kedua Super League 2026/2027 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada 12 September 2026.
Laga ini menjadi sorotan, karena Persija terakhir kali bisa menjamu sang rival abadinya tersebut di Jakarta pada 10 Juli 2019.
Setelah itu, Macan Kemayoran selalu menjamu Maung Bandung di luar Jakarta, sehingga dengan diperbolehkannya suporter away kembali ini diharapkan bisa jadi hal bagus juga buat laga Persija vs Persib.
Yunus Nusi berharap virus perdamaian dari Bali ini bisa menular ke laga Big Match tersebut.
Ia bahkan menginstruksikan Direktur Utama I.League Ferry Paulus untuk menyisipkan agenda simbolis di mana suporter kedua tim bisa berkeliling lapangan bersama.
Baca Juga: PSSI Sambut League Cup 2026/2027, Duel Klub Super League dan Championship Siap Memanas
"Saya berharap demikian ada beberapa perwakilan yang datang untuk bersama-sama berangkulan, mutar di lapangan menyampaikan bahwa tidak ada rivalitas yang negatif di antara suporter Persib Bandung dan Persija Jakarta," ungkapnya.
Bahkan, Yunus melontarkan gagasan menarik agar suporter bisa saling menyapa dengan hangat tanpa memandang warna kebesaran.
"Kita harapkan mereka datang pakai kaos biru kalau bisa, ya ayo kita sapa suporter. Untuk apa kita musuhan, ribut, toh kita hanya untuk menyenangkan diri mau nonton sepak bola, mau nonton tim kita, ayo kita bangun kebersamaan ini," tuturnya.
Walaupun Yunus Nusi tak memberikan kepastian dengan jelas apakah bobotoh bisa langsung mendukung Persib ke SUGBK nantinya.
Ini karena PSSI pun akan menunggu keputusan dari pihak yaIni karena PSSI pun akan menunggu keputusan dari pihak kepolisian juga, karena menyangkut keamanan.