Sekjen PSSI Berharap Suporter Persija dan Persib Bisa Berangkulan di SUGBK - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Sabtu, 5 September 2026 | 16:15 WIB
Sekretaris Jendral PSSI, Yunus Nusi, berharap suporter Persija dan Persib bisa saling rangkul jelang duel El Clasico Indonesia. (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)
BOLASPORT.COM - Sebuah harapan besar diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi, jelang duel panas antara Persija Jakarta kontra Persib Bandung.
Pertandingan bertajuk El Clasico Indonesia tersebut dijadwalkan bakal tersaji pada pekan kedua Super League 2026/2027 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, 12 September 2026.
Laga ini sudah menjadi sorotan bahkan sebelum kompetisi dimulai, karena pertemuan keduanya digelar di awal musim.
Apalagi keduanya diketahui memiliki rivalitas yang tinggi, ditambah lagi Persija selama ini selalu jadi musafir saat menjamu Persib.
Bahkan terakhir kali Persija bisa menjamu Persib di SUGBK, Jakarta pada 10 Juli 2019 lalu, dan setelah itu Macan Kemayoran selalu main di luar Jakarta.
Baca Juga: Borneo FC Vs Persija - Shin Tae-yong Kaget Lihat Samarinda, Tidak Sesuai dengan Apa yang Dipikirkan
Tak hanya main di Jakarta, PSSI dan I.League selaku operator kompetisi pun memastikan musim 2026/2027 ini suporter away bisa kembali ke stadion.
Oleh karena itu, tak sedikit pihak yang penasaran apakah suporter Persib pun bisa bertandang mendukung tim kesayangannya di SUGBK.
Yunus Nusi saat ditanya apakah suporter Persib yakni bobotoh memungkinkan untuk bisa langsung mendukung ke Jakarta, berbicara blak-blakan terkait ini.
Ia berharap momentum perdamaian suporter yang baru saja dideklarasikan oleh 18 perwakilan elemen suporter di Stadion I Wayan Dipta, Bali, Jumat (4/9/2026) ini bisa menular ke laga Persija versus Persib.
Pasalnya, dalam laga pembuka Super League yang juga dilakukan deklarasi tersebut, suporter Bali United dan 3000 PSS Sleman bisa berdampingan.
Yunus Nusi secara terang-terangan meminta agar rivalitas negatif antara The Jakmania dan bobotoh segera diakhiri demi kemajuan sepak bola Indonesia.
"Saya berharap demikian (damai). Ada beberapa perwakilan yang datang untuk bersama-sama berangkulan, memutar di lapangan menyampaikan bahwa tidak ada rivalitas yang negatif di antara suporter Persib Bandung dan Persija Jakarta," ujar Yunus Nusi kepada awak media termasuk BolaSport.con, di Bali, Jumat (5/9/2026).
Lebih lanjut, pria yang pernah menjabat sebagai Ketua Asprov PSSI Kaltim itu melontarkan gagasan yang cukup berani.
Yunus ingin melihat para pendukung tim tamu tetap bisa menunjukkan identitasnya dengan rasa aman dan saling menghargai di dalam stadion.
"Kita harapkan mereka datang pakai kaos biru kalau bisa, ya ayo kita sapa suporter (lawan)," kata Yunus Nusi.
Bagi Yunus, hakikat menonton sepak bola adalah mencari hiburan dan kebahagiaan, bukan justru menjadi ajang untuk saling bermusuhan.
"Untuk apa kita musuhan, ribut, toh kita hanya untuk menyenangkan diri mau nonton sepak bola, mau nonton tim kita, ayo kita bangun kebersamaan ini," tegasnya.
Baca Juga: PSSI Patok Target Juara di FIFA ASEAN Cup 2026, Yunus Nusi Singgung Evaluasi John Herdman
"Saya berharap semoga nanti Persib dengan Persija juga demikian," tuturnya.
PSSI pun telah memberikan instruksi khusus kepada perangkat pertandingan agar kampanye perdamaian ini terus digalakkan.
Yunus meminta agar setiap laga kandang pada pekan pertama Super League dimulai dengan seremoni di mana perwakilan suporter tim rumah (home) dan tim tamu (away) berkeliling lapangan bersama untuk menyebarkan pesan positif tersebut.
"Saya sudah minta kepada direktur untuk pertandingan besok, lusa, seterusnya yang home pertama itu mendeklar suporter away dan home untuk bersama-sama keliling lapangan dan atau menyampaikan hal-hal positif," tutup Yunus Nusi.
Laga Persija Jakarta menjamu Persib Bandung di SUGBK pada 12 September mendatang pun bakal menjadi ujian nyata, apakah pesan perdamaian dari PSSI ini bisa diimplementasikan di salah satu rivalitas terbesar di Asia Tenggara tersebut.