Sosial Media
Arena Update
powered by Surfing Waves
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home AC Milan Berita Featured Ruben Amorim Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial

    Ruben Amorim di Ambang Sejarah yang Belum Pernah Diraih Pelatih AC Milan Lain dalam 68 Tahun - Semua Halaman - Superball

    5 min read


    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • BOLA
  • Sabtu, 5 September 2026 | 15:40 WIB

    Pelatih baru AC Milan, Ruben Amorim.Pelatih baru AC Milan, Ruben Amorim. (ACMILAN.COM)

    SUPERBALL.ID - Ruben Amorim semakin dekat dengan sebuah pencapaian bersejarah yang belum pernah diraih oleh pelatih AC Milan lainnya selama 68 tahun terakhir.

    Ruben Amorim mengambil alih posisi pelatih AC Milan pada awal musim panas ini menggantikan Massimiliano Allegri.

    Allegri didepak dari posisinya setelah Milan gagal lolos ke Liga Champions dan hanya mencetak 53 gol di Liga Italia musim lalu.

    Setelah kepergian Allegri, Amorim adalah sosok yang ditugaskan untuk mengembalikan Milan ke jajaran elite Eropa.

    Baca Juga: Tak Masuk Skema Ruben Amorim, Bek Pinjaman AC Milan Cetak 2 Kontribusi Gol dalam 3 Laga Liga Prancis

    Mantan pelatih Manchester United itu sudah memberikan kesan positif setidaknya dalam dua laga pertamanya di Liga Italia.

    Pelatih asal Portugal itu mampu membawa Rossoneri menyapu bersih dua laga pembuka Liga Italia dengan kemenangan.

    Milan berhasil mengalahkan Torino 2-1 di Turin pada pekan pertama sebelum menang 2-0 atas Venezia di Stadion San Siro.

    Dua kemenangan itu membuat Amorim kini semakin dekat dengan pencapaian bersejarah yang belum pernah terjadi dalam 68 tahun.

    Amorim bisa menjadi pelatih Milan pertama yang memenangi tiga pertandingan pertamanya di Liga Italia sejak 1958.

    Berbagai manajer elite Milan seperti Carlo Ancelotti, Fabio Capello, dan Arrigo Sacchi gagal mencapai prestasi tersebut.

    Pelatih terakhir yang melakukan hal itu adalah Luigi Bonizzoni saat memenangi tiga laga pertamanya sebagai pelatih di awal musim 1958/1959.

    Dilansir SuperBall.id dari SportBible, Milan hanya kalah dua kali sepanjang musim tersebut dan kemudian berhasil meraih Scudetto.

    Dua tahun sebelumnya, Giuseppe Viani juga memenangi tiga pertandingan pertamanya sebagai pelatih di awal musim 1956/1957.

    Meski kalah dalam dua laga berikutnya, Milan hanya mengalami kekalahan sekali lagi hingga Maret dan akhirnya memenangi gelar Liga Italia.

    Namun, ambisi Amorim untuk menyamai pencapaian dua pendahulunya itu kemungkinan besar akan menemui jalan terjal.

    Baca Juga: Bahas Target Transfer AC Milan Selama 5 Jam, Ruben Amorim Bidik Mantan Anak Didiknya di Man United

    Pasalnya, Milan kembali harus bertandang ke Turin untuk menghadapi Juventus di laga pekan ketiga pada Senin (7/9/2026) dini hari WIB.

    Perlu diketahui, Juventus telah memenangi kedua pertandingan liga musim ini tanpa kebobolan di bawah asuhan Luciano Spalletti.

    Mereka termasuk tim yang memiliki rekor 100 persen setelah dua laga bersama Milan, Atalanta, Lazio, Inter Milan, dan AS Roma.

    Artinya, salah satu dari Milan dan Juventus atau bahkan keduanya (jika imbang) akan kehilangan rekor 100 persen mereka di pekan ketiga.

    Tantangan lainnya adalah AC Milan gagal mencetak gol dalam enam pertemuan liga terakhir mereka melawan Juventus.

    Beruntung bagi Milan, Amorim tidak memiliki banyak kekhawatiran terkait kebugaran skuad dan absennya pemain.

    Matteo Gabbia diperkirakan tidak akan ikut bepergian bersama tim, sedangkan Fikayo Tomori baru saja kembali berlatih.

    Amorim diperkirakan akan tetap menggunakan formasi tiga bek yang terdiri dari Strahinja Pavlovic, Koni De Winter, dan Mario Gila.

    Samuel Chukwueze dan Pervis Estupinan telah tampil baik di posisi wing back dan Amorim kemungkinan akan mempertahankan keduanya.

    Pemain veteran Luka Modric tetap menjadi andalan tim dan Yunus Musah akan bermain bersama gelandang asal Kroasia itu.

    Goncalo Ramos akan memimpin lini depan, sementara Adrien Rabiot dan Alphadjo Cisse diperkirakan akan bermain di belakang striker Portugal itu.

    Komentar
    Additional JS