Persija Vs Persib Sukses Digelar di SUGBK usai 7 Tahun, I. League Kirim Peringatan Tegas - Semua Halaman - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Minggu, 13 September 2026 | 14:40 WIB
Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, berbicara soal evaluasi pertandingan Persija Vs Persib yang sukses digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), di acara Indonesia Sports Summit 2026, di Jakarta International Convention Center, Senayan, Jakarta, Minggu (13/9/2026). (WILA WILDAYANTI/BOLASPORT.COM)
BOLASPORT.COM - Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, memberikan evaluasi menyeluruh seusai laga sarat gengsi antara Persija Jakarta Vs Persib Bandung sukses digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta untuk pertama kalinya setelah tujuh tahun lamanya selalu main di luar Ibu Kota.
Duel bertajul El Clasico Indonesia tersebut pada pekan kedua Super League 2026/2027 yang terjadi di SUGBK, Jakarta, Sabtu (12/9/2026) ini berlangsung aman dan kondusif.
Pada pertandingan tensi tinggi ini, Persija berhasil membungkam rival abadinya
dengan skor tipis 2-1 lewat gol dramatis Ivan Mamut pada masa injury time.
Tak hanya menyajikan drama di atas lapangan, duel panas ini juga menorehkan catatan impresif dari sisi penyelenggaraan.
Pasalnya, laga akbar ini berhasil terselenggara kembali secara resmi di Jakarta dengan animo luar biasa setelah penantian bertahun-tahun.
Walaupun larangan kehadiran suporter tim tamu masih diberlakukan untuk pertandingan dengan rivalitas tinggi seperti laga Persija Vs Persib ini, atmosfer SUGBK tetap bergemuruh dahsyat dengan kehadiran 58.961 suporter yang memadati tribun tanpa insiden berarti.
Menanggapi keberhasilan partai bergengsi ini, Asep Saputra mengaku sangat
bersyukur duel yang menyedot perhatian publik sepak bola Tanah Air tersebut bisa
tuntas dengan sangat baik.
“Ya, Super League, BRI Super League sudah berjalan 1 pekan setengah,” ujar Asep Saputra kepada awak media, di Jakarta International Convention Center, Senayan, Jakarta, Minggu (13/9/2026).
”Dan kalau tadi secara khusus laga kemarin Persija lawan Persib Bandung, ya kita bersyukur juga kita bisa akhirnya satu pertandingan yang menjadi perhatian banyak pihak dan juga mungkin juga kalau kalian dengar suaranya dari pendukung Persija yang juga mengharapkan ke Jakarta akhirnya terselesaikan bermain secara resmi setelah 7 tahun,” ucpanya.
Asep menilai, tensi panas di atas lapangan tetap terjaga dalam koridor sportivitas tinggi, ditopang oleh atmosfer magis puluhan ribu penonton di SUGBK.
“Tapi dalam konteks yang lebih luas bahwa kita lihat jalannya pertandingan memang sangat kompetitif secara permainan,” kata Asep Saputra.
“Penyelenggaraan, saya pikir juga kehadiran 58.000 lebih penonton di Stadion Gelora Bung Karno memberikan atmosfer yang luar biasa dan kedua tim juga menyelesaikan pertandingan dengan baik.
“Saya pikir kita ambil positifnya bahwa kita bisa menyelenggarakan sesuatu yang memang ada tantangan sebelumnya," ujarnya.
Kendati sukses melewati laga berisiko tinggi dengan lancar, Asep Saputra langsung memberikan peringatan tegas.
Ia meminta seluruh elemen, baik operator, klub, panitia pelaksana, hingga suporter, untuk tidak cepat berpuas diri.
Asep menegaskan bahwa musim kompetisi 2026/2027 masih sangat panjang dan penuh dinamika.
Baca Juga: Dua Pemain Persib Disorot saat Kalah dari Persija, Igor Tolic Pasang Badan
“Tapi, sekali lagi bahwa tidak berhenti di sini tentu saja, kita juga baru memulai pekan kedua, akan ada 32 pekan berikutnya yang tentu saja dengan beban yang berbeda, tantangannya,” kata Asep Saputra.
”Kita harapkan situasi yang kondusif ini bisa berjalan sampai akhir musim,” ujarnya.
Di sisi lain, Asep juga menyoroti padatnya agenda dan terobosan baru dalam
ekosistem kompetisi musim ini, di mana kasta kedua juga langsung bergulir tanpa
jeda panjang.
“Dan jangan lupakan juga bahwa di week ini juga ada kick-off untuk tahap pertama dari Championship. Artinya hanya pertama kali juga dalam sejarah, kompetisi Super League dimulai hanya selang 1 minggu kita jalankan juga Championship dan nanti juga berlanjut dengan strata berikutnya,” tutur Asep.
“Saya pikir ini bentuk tadi dalam spirit bagaimana membangun sebuah sustainability, ekosistem dan kepastian, saya pikir itu poinnya saat ini untuk kita sampaikan.”
“Ya, kita bersyukur ini berjalan dengan baik dan harapannya masih banyak yang harus kita tingkatkan di tahun-tahun berikutnya,” katanya.