Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Asian Games Berita Bulu Tangkis Bulu Tangkis ASIAN Games Bulu Tangkis indonesia Featured Spesial

    Bulu Tangkis Asian Games 2026 - Kalahkan Mongolia dalam 1 Jam 9 Menit saja, Malaysia Tantang Indonesia di Perempat Final - Semua Halaman - Bolasport

    5 min read


    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Bulu Tangkis
  • Senin, 21 September 2026 | 09:44 WIB

    Tunggal putra Malaysia, Leong Jun Hao, dalam penampilan pada babak fase grup Thomas Cup 2026 di Forum Horsens, Denmark.Tunggal putra Malaysia, Leong Jun Hao, dalam penampilan pada babak fase grup Thomas Cup 2026 di Forum Horsens, Denmark. (INSTAGRAM.COM/BA_MALAYSIA)

    BOLASPORT.COM - Tim bulu tangkis putra Malaysia memenangkan pertandingan babak pertama Asian Games 2026. Indonesia sebagai lawan yang diwaspadai pasukan Negeri Jiran menanti di perempat final.

    Kekuatan bulu tangkis beregu putra Malaysia akan diuji di Asian Games 2026.

    Malaysia bakal menghadapi Indonesia setelah mengandaskan Mongolia pada babak 16 besar Asian Games 2026 di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Jepang, Senin (21/9/2026).

    Leong Jun Hao membuka keran poin setelah mengalahkan Batdavaa Munkbhat dengan skor 21-13, 21-12 pada partai tunggal putra pertama.

    Mantan ganda putra nomor saut dunia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, menggandakan keunggulan dengan kemenangan telak.

    Goh/Izzuddin hanya butuh 19 menit untuk melibas Battugs Bayarsaikhan/Bishrelt-erdene Odbayar dengan skor 21-5, 21-5.

    Kemenangan Malaysia dipastikan oleh Justin Hoh. Pada partai tunggal kedua, Hoh mengalahkan Gerelsukh Jargalsaikhan dengan skor 21-7, 21-5.

    Total ketiga pertandingan tersebut berlangsung dalam 1 jam 9 menit.

    Baca Juga: Bulu Tangkis Asian Games 2026 - Awali Laga Tanpa Kesulitan, Tim Putri Indonesia Lebih Siap Jumpa Taiwan

    Malaysia akan menghadapi Indonesia yang mendapatkan bye. Jonatan Christie dkk. menjadi unggulan pertama.

    Sebelumnya, Kenneth Jonassen selaku Direktur Kepelatihan Tunggal Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM), melihat Indonesia sebagai lawan yang tidak mudah.

    "Undian tim putra sangat berat, tetapi sekaligus sangat menarik," kata mantan pelatih Viktor Axelsen itu, dikutip Bolasport dari New Straits Times.

    Kewaspadaan Malaysia muncul di sektor tunggal mereka yang cenderung lemah.

    Leong Jun Hao, Justin Hao, dan Eogene Ewe berstatus underdog saat diadu dengan tiga tunggal pertama Indonesia yaitu Jonatan Christie, Alwi Farhan, dan Moh Zaki Ubaidillah.

    Adapun di sektor ganda Malaysia punya peluang dengan kehadiran Goh/Izzuddin dan pasangan rombakan dengan kualitas individu mumpuni, Aaron Chia/Tee Kai Wun.

    Kendati tahu sisi lemah Malaysia ada di anak-anak asuhnya, Kenneth Jonassen ingin menjadikan bagan sulit sebagai uji kemampuan.

    "Tidak diragukan lagi bahwa kami perlu tampil sebaik mungkin, yakin pada diri sendiri, dan mempertahankan sikap pantang menyerah untuk hasil yang baik di ajang ini," kata Jonassen.

    Malaysia belum pernah meraih medali emas di nomor beregu putra Asian Games.

    Raihan terbaik Malaysia di nomor beregu putra adalah medali perak yang terjadi pada edisi 1966 dan 1990.

    Medali terakhir dari nomor beregu putra Asian games diraih Negeri Jiran pada 2014 dengan warna perunggu karena dikalahkan China di semifinal.

    Baca Juga: Hasil Bulu Tangkis Asian Games 2026 - Indonesia Bungkam Mongolia dengan Super Telak

    Komentar
    Additional JS