Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Manchester City Rodri Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial

    Bela Manchester City soal Kasus Finansial, Rodri: Kami Percaya Klub Tidak Bersalah - Kompas

    7 min read

     

    KOMPAS.com - Mantan gelandang Manchester City, Rodri, menyuarakan dukungan penuhnya di tengah pusaran kasus finansial yang menjerat bekas klubnya.

    Sosok yang kini tengah bersiap membela Timnas Spanyol itu meyakini bahwa Manchester City bersih dari segala tuduhan pelanggaran keuangan dan akan memegang teguh kepercayaan itu hingga ada putusan akhir.

    Seperti diketahui, Manchester City tengah menjadi sorotan tajam setelah dinyatakan bersalah atas sebagian besar dari 115 dakwaan regulasi finansial yang dilayangkan oleh otoritas Liga Inggris (Premier League).

    Meski dihadapkan pada ancaman sanksi berat, pihak klub telah menegaskan rencana mereka untuk menempuh jalur banding guna mencari keadilan.

    Momen Pawai Juara Timnas Spanyol di Madrid, Ribuan Fans Sambut Pahlawan Sepak Bola

    Pernyataan pembelaan terhadap Manchester City ini disampaikan langsung oleh sang pemain dalam sesi konferensi pers jelang laga sengit antara Spanyol melawan Inggris dalam ajang UEFA Nations League di Stadion Wembley.

    Baca juga: Maresca Bisa Bangkitkan Kembali Phil Foden di Manchester City

    Pemain berusia 30 tahun yang baru hijrah ke Barcelona pada Agustus lalu itu berdiri kokoh mendukung sikap bekas klubnya menjelang duel menghadapi skuad Timnas Inggris.

    “Mereka selalu menyatakan keyakinan bahwa mereka tidak pernah melakukan kesalahan apa pun dan kami percaya akan hal itu,” kata Rodri dikutip dari BBC Sport, Sabtu (26/9/2026).

    “Sampai terbukti sebaliknya, kami akan mempercayai klub. Mereka selalu menyampaikan keyakinan mereka akan ketidakbersalahan tersebut kepada kami.”

    Baca juga: Kata Guardiola soal Gestur 6 Jari Mirip Mourinho

    Berkaca pada Kasus Terdahulu

    Keyakinan skuad The Citizens tidak lepas dari rekam jejak Man City yang sebelumnya pernah tersandung masalah serupa.

    Pada tahun 2020, mereka berhasil lolos dari jeratan sanksi terkait dugaan pelanggaran Financial Fair Play (FFP).

    Saat itu, Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) membatalkan hukuman larangan tampil dua tahun di kompetisi Eropa yang sempat dijatuhkan oleh UEFA.

    Baca juga: Prediksi Skor Crystal Palace Vs Manchester City di Liga Inggris

    Pengalaman tersebut dijadikan landasan utama bagi para pemain untuk tetap percaya pada proses hukum yang berjalan.

    Gelandang Barcelona, ??Rodri, bertepuk tangan usai pertandingan Liga Spanyol antara FC Barcelona dan Athletic Club Bilbao di Stadion Camp Nou, Barcelona, ??pada 27 Agustus 2026. Barcelona menang 2-0.

    Lihat Foto

    “Kami memiliki contoh pada tahun 2020 bahwa prosesnya sama dan pada akhirnya tidak terjadi apa-apa,” lanjutnya.

    “Kami telah menghadapi hal serupa, kami menjalani proses hukum yang serupa. Tuduhannya berbeda, tetapi prosesnya serupa.”

    Baca juga: Joan Laporta Optimistis Barcelona Mampu Sapu Bersih Semua Trofi Musim Ini

    "Di sana pun, pada putusan pertama kami dinyatakan bersalah, tetapi kami percaya pada klub dan pada ketidakbersalahan yang dipertahankan klub, dan pada akhirnya kami dibebaskan."

    “Jadi, saya percaya pada sistem peradilan, dan saya percaya pada ketidakbersalahan klub,” tegas pemain yang kini membela Barcelona.

    Trofi Hasil Kerja Keras

    Selama rentang waktu yang diselidiki oleh operator liga, The Citizens tercatat sukses merengkuh total delapan trofi bergengsi.

    Deretan prestasi tersebut meliputi tiga gelar juara liga domestik, tiga trofi Piala Liga, satu Community Shield, serta satu titel Piala FA.

    Menanggapi berbagai spekulasi liar mengenai kemungkinan pencabutan gelar sebagai bentuk sanksi, Rodri dengan tegas menepis anggapan tersebut.

    Baca juga: Manchester City Makin Dekat Tuntaskan Transfer Ayoub Bouaddi

    “Apa yang telah kami raih, mereka tidak bisa mengambilnya dari kami,” tambah Rodri.

    "Itu adalah sesuatu yang tidak dibayar dengan uang. Itu dibayar dengan usaha, dengan pengorbanan, dengan, Anda tahu, saling mendukung setiap hari."

    “Saya bisa katakan bahwa semuanya pantas didapatkan, dan saya senang bisa menjalani salah satu era terbaik sepak bola Inggris di sini,” pungkasnya.

    Baca juga: Kata-kata Mikel Arteta Usai Hasil Brighton Vs Arsenal 2-0

    Imbauan untuk Tidak Gegabah

    Di sisi lain, isu panas ini juga turut memantik respons dari berbagai kalangan luar lapangan.

    Perdana Menteri wilayah Manchester Raya, Andy Burnham, memberikan imbauan kepada publik agar mencermati laporan komisi independen dengan teliti dan tidak terburu-buru menghakimi.

    “Saya harus melihat laporan komisi independen tersebut, dan masyarakat tidak boleh terburu-buru menarik kesimpulan semacam itu,” kata Burnham.

    Baca juga: Nasihat Gerrard untuk JJ Gabriel di Tengah Minat Real Madrid dan Barcelona

    "Saya tahu ini telah menjadi proses yang panjang antara klub dan Liga Premier. Saya rasa ini merupakan proses yang cukup kontroversial."

    “Jadi, menurut saya, ini tidak sesederhana langsung menarik kesimpulan. Saya rasa kita semua perlu mempelajari laporan komisi independen tersebut secara mendetail sebelum menarik kesimpulan apa pun,” tutup Andy Burnham.

    Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.

    Komentar
    Additional JS