Bekal Main Reguler di Championship, Elkan Baggott Gantikan Jay Idzes Jadi Pelindung Lini Belakang Timnas Indonesia - Semua Halaman - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Sabtu, 26 September 2026 | 14:20 WIB
Skuad Timnas Indonesia diantaranya Ragnar Oratmangoen, Joey Pelupessy, Calvin Verdonk, Elkan Baggott, Maarten Paes, dan Kevin Diks. (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)
BOLASPORT.COM - Elkan Baggott menjadi palang pintu Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 saat absennya Jay Idzes.
Elkan Baggott memanfaatkan panggung FIFA ASEAN Cup 2026 untuk mencuri perhatian di lini belakang.
Bek 23 tahun itu baru saja mengalami kepindahan penting dalam kariernya di level klub.
Untuk pertama kali dalam karier, ia melepaskan diri dari Ipswich Town untuk hijrah ke Millwall.
Hasilnya, ia bermain reguler bersama Millwall di kasta kedua Liga Inggris dalam sebulan pertama bersama klub itu.
Ia tercatat sudah bermain delapan kali, lima di ajang Championship dan dua di ajang Carabao Cup.
Pada jeda internasional pertama musim ini, Baggott pun siap memperebutkan tempat di lini belakang Timnas Indonesia.
Ia sempat diprediksi bakal bersaing dengan kapten Jay Idzes sebagai palang pintu atau orang terakhir di barisan pertahanan.
Namun cedera yang menimpa Idzes saat membela Sassuolo membuat persaingan sedikit lebih longgar di tim Garuda.
Baca Juga: John Herdman Ungkap Alasan Timnas Indonesia Tampil Kurang Menggigit Meski Menang atas Singapura
Pada laga Timnas Indonesia kontra Timnas Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026, Jumat (25/9/2026), terdapat pembagian peran yang jelas di barisan bek.
Herdman memainkan tiga pemain (di atas kertas) sebagai bek, yaitu Kevin Diks, Elkan Baggott, dan Justin Hubner.
Meski begitu, dua pemain yaitu Diks dan Hubner terlihat diberi kebebasan untuk menyerang dari sayap kanan maupun kiri.
Saat Diks dan Hubner berperan sebagai right dan left centerback, Baggott tetap berada di belakang sebagai central centerback.
Posisi itu membuatnya berdiri sebagai orang terakhir, tak seperti Hubner dan Diks yang diperbolehkan naik kala memiliki bola.
Andai Idzes tersedia, niscaya ia yang akan memerankan posisi yang kini dipegang Baggott.
"Indonesia adalah negara yang sangat bergairah terhadap sepak bola," tutur Baggott kepada Southwarknews.com (21/8/2026).
"Ada banyak orang di sana, dari situlah ada banyak pengikut dan paparan yang saya dapatkan dari media sosial."
"Bermain untuk negara dan kebanggaan yang saya terima sungguh luar biasa," ujarnya.
Kini tinggal menunggu performa Baggott saat menghadapi tim lebih kuat Malaysia pada laga berikutnya.
Patut ditunggu pula bagaimana pelatih John Herdman mengkonfigurasi lini belakang seiring berjalannya turnamen.