Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita EPL Featured Liga Inggris Manchester City Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial

    Vonis 114 Pelanggaran Man City Keluar, Klub-Klub Liga Inggris Langsung Pasang Kuda-Kuda Rebut Keadilan - Semua Halaman - Bolasport

    7 min read


    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Inggris
  • Sabtu, 26 September 2026 | 14:40 WIB

    Man City divonis melanggar 114 dari 115 tuduhan dari panel Liga Inggris.Man City divonis melanggar 114 dari 115 tuduhan dari panel Liga Inggris. (OLI SCARFF/AFP)

    BOLASPORT.COM - Klub-klub di Liga Inggris dikabarkan langsung memasang kuda-kuda untuk merebut keadilan seiring vonis 114 pelanggaran terhadap Man City yang keluar baru-baru ini.

    Dunia sepak bola akhirnya mendapat titik terang terkait dugaan pelanggaran hukum yang dilakukan oleh Manchester City.

    Hasil investigasi panjang terhadap rival sekota Manchester United itu akhirnya keluar pada Jumat (25/9/2026) waktu setempat.

    Man City dilaporkan telah dinyatakan bersalah atas 114 dari total 115 tuduhan pelanggaran regulasi finansial Premier League.

    Kasus ini berakar dari penyelidikan empat tahun yang dimulai menyusul publikasi dokumen bocor oleh majalah Jerman, Der Spiegel, pada November 2018.

    Periode pelanggaran yang diselidiki mencakup sembilan musim kompetisi, terhitung sejak musim 2009-2010 hingga 2017-2018.

    Dari total 115 dakwaan yang diajukan, sebanyak 54 poin berkaitan dengan kegagalan klub dalam memberikan informasi keuangan yang akurat.

    Sebanyak 14 dakwaan lainnya menyoroti perincian pembayaran yang tidak lengkap atau tidak akurat kepada para pemain dan pelatih.

    Baca Juga: Man City Dinyatakan Bersalah soal Kasus 115 Pelanggaran, Sanksi Degradasi Menanti!

    Selain itu, terdapat tujuh dakwaan yang secara spesifik menyinggung pelanggaran terhadap aturan Profitabilitas dan Keberlanjutan (PSR) Premier League.

    Sisa dakwaan lainnya berkaitan dengan regulasi finansial UEFA serta tuduhan bahwa klub kurang kooperatif selama proses investigasi berlangsung antara akhir 2018 hingga awal 2023.

    Dari seluruh dakwaan tersebut, panel independen menyatakan 114 terbukti, sementara hanya satu dakwaan yang tidak dapat dibuktikan secara hukum.

    Kendati demikian, pihak Man City secara konsisten membantah seluruh tuduhan sejak pertama kali dipublikasikan.

    Temuan besar ini langsung memicu gelombang reaksi dan strategi baru dari berbagai klub pesaing di kasta tertinggi Liga Inggris.

    Dikutip dari The Athletic, klub-klub di Liga Inggris terutama rival (meski tidak disebutkan spesifik) mulai menyusun langkah taktis terkait posisi hukum dan ganti rugi.

    Meski sanksi belum resmi dijatuhkan, klub-klub rival utama seperti Liverpool, Arsenal, Manchester United, dan Tottenham Hotspur telah mengambil tindakan pencegahan sejak lama.

    Pada tahun 2024, keempat klub top tersebut dikabarkan telah melayangkan surat pemberitahuan hukum (legal notices) kepada pihak City.

    Baca Juga: Man City Menang 5-3 atas Sunderland, Enzo Maresca: Golnya Kebanyakan

    Langkah hukum tersebut bertujuan untuk mengamankan hak mereka dalam menuntut kompensasi finansial apabila Man City benar-benar terbukti bersalah.

    Potensi kerugian yang dialami klub-klub rival ditaksir mencapai lebih dari 100 juta poundsterling akibat kehilangan trofi, posisi klasemen, dan pendapatan komersial.

    Para petinggi klub Liga Inggris kini mendesak adanya kejelasan regulasi agar integritas kompetisi tetap terjaga di tengah badai kasus ini.

    Di sisi lain, spekulasi mengenai bentuk hukuman yang pantas terus menjadi diskursus panas di kalangan pengamat sepak bola.

    Hukuman potensial yang berada di tangan komisi independen mencakup denda finansial dalam jumlah masif, pengurangan poin drastis, hingga pengusiran dari kompetisi Premier League bahkan degradasi ke kompetisi level terendah.

    Sebagai perbandingan, Everton dan Nottingham Forest sebelumnya pernah dijatuhi sanksi pengurangan poin akibat pelanggaran PSR yang cakupannya jauh lebih sempit.

    Mengingat cakupan kasus Man City jauh lebih luas dan melibatkan puluhan dakwaan berat, sanksi yang dijatuhkan diprediksi akan jauh lebih berat.

    Namun, proses hukum ini dipastikan masih akan memakan waktu panjang karena hak banding yang dimiliki oleh pihak klub yang bersangkutan.

    Baca Juga: Donnarumma Selamatkan Man City di Derbi Manchester, Haaland: Dia Itu Gila dan Mirip Serigala

    Langkah banding tersebut berpotensi menggeser tenggat waktu penyelesaian akhir hingga tahun 2027 mendatang.

    Oleh karena itu, status trofi serta catatan klasemen dari era yang sedang diselidiki untuk sementara waktu tidak mengalami perubahan.

    Klub-klub pesaing menyadari bahwa proses hukum lanjutan ini akan menjadi ujian besar bagi kredibilitas sistem yudisial Liga Inggris.

    Kini manuver senayap disiapkan oleh para rival menunjukkan betapa seriusnya dampak kasus ini terhadap masa depan kompetisi.

    Publik sepak bola Inggris kini tinggal menanti langkah tegas apa yang akan diambil oleh otoritas liga dalam merespons vonis bersejarah ini.

    Komentar
    Additional JS