Ada Cerita Menarik Sebelum Pertemuan Alwi dan Kunlavut di Semfinal Asian Games 2026 - jakrev
Jakarta Review – Ada banyak hal yang dinantikan dalam pertandingan bulutangkis perseorangan yang kini memasuki babak semifinal. Salah satunya adalah pertemuan antara peringkat 10 BWF asal Indonesia, Alwi Farhan dengan Kunlavut Vitidsarn asal Thailand yang kini menempati rangking 2 BWF.
Dari sekian partai pertandingan semifinal yang dimulai pagi ini, partai inilah yang sangat dinantikan oleh kedua negara, Indonesia yang tentu ingin menambah koleksi emas yang sudah diraih di nomer beregu putera dan Thailand yang ingin satu-satunya atlet yang masih bertahan di semifinal menang sehingga asa untuk meraih emas satu-satunya di bulutangkis terjaga.
Selain itu, diluar harapan dari kedua negara, pertemuan antara keduanya selalu menegangkan dan menarik. Pasalnya selama ini, pertandingan antara kedua mantan juara dunia yunior menampilkan reli-reli ketat dan kualitas penempatan bola kelas dunia.
Memang sementara ini, rekor head to head antara keduanya masih menunjukkan keunggulan Kunlavut dengan skor 4-0. Adapun pertemuan terakhir antara mereka terjadi Babak Perempat Final All England 2026, 6 Maret 2026. Saat itu Alwi Farhan kalah 17-21, 12-2. Namun seiring waktu, kini Alwi dalam performa yang bagus, apalagi telah berhasil meraih emas beregu. Dengan fakta demikian, semoga, pada pertemuan kelimanya, Alwi mampu mengalahkan peraih medali perak Olimpiade Paris 2024 yang kini berusia 24 tahun ini.
Akhirnya, semoga pada pertemuan kelima ini pebulutangkis kelahiran Solo 12 Mei 2005 ini mampu menang atas pebulutangkis Thailand pemilik tujuh gelar juara dari level Super 300, 500, dan 750 ini. Dengan demikian, Alwi berhasil pecah telur sekaligus memperbaiki rekor pertemuan dengan Kunlavut.
Selain itu kemenangan ini juga diperlukan untuk menjaga asa Indonesia yang tentu ingin menambah koleksi emas di Asian Games 2026. Tambahan medali emas tentu sangat berharga untuk memperbaiki peringkat Indonesia di Asian Games 2026. Tentunya harapan sama juga berlaku untuk 3 pebulutangkis Indonesia lain yang juga akan bertanding di semifinal yakni, Amri/Nita yang akan menghadapi akan menghadapi Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping dari China.
Selanjutnya Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin yang akan menghadapi unggulan pertama Kim Won Ho/Seo Seung Jae dari Korea Selatan. Terakhir Fajar/Fikri akan menghadapi unggulan 3 dari China Liang Wei Keng/Wang Chang.