Media Vietnam Bedah Taktik Jitu Kim Sang-sik untuk Permalukan Timnas Indonesia - Semua Halaman - Superball
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Selasa, 4 Agustus 2026 | 17:30 WIB
SUPERBALL.ID - Timnas Vietnam berhasil mempermalukan tuan rumah Timnas Indonesia dalam pertandingan Grup A ASEAN Championship 2026.
Timnas Vietnam menang telak 3-0 di hadapan 30.000 penonton di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (3/8/2026) malam WIB.
Dalam pertandingan ini, pelatih Vietnam Kim Sang-sik memutuskan untuk melakukan perubahan dalam susunan pemain.
Tercatat ada empat perubahan yang dilakukan oleh pelatih asal Korea Selatan itu dibandingkan dengan dua laga sebelumnya.
Baca Juga: Demi Balas Dendam ke Timnas Indonesia, Bek Vietnam Kerahkan Lebih dari 100 Persen Usaha
Pelatih berusia 50 tahun itu merombak dua dari tiga posisi penyerang dengan Nguyen Tai Loc dan Nguyen Hai Long bermain bersama Nguyen Dinh Bac.
Ia juga mengganti bek tengah Doan Van Hau dengan Bui Hoang Viet Anh.
Sementara itu, gelandang tengah Le Pham Thanh Long menggantikan Nguyen Quang Hai untuk berpasangan dengan Nguyen Hoang Duc.
Baru-baru ini, media Vietnam VN Express membedah taktik jitu Kim Sang-sik untuk mempermalukan Timnas Indonesia.
Pertama, tiga penyerang Vietnam secara konsisten dan tanpa henti menekan tiga bek tengah Indonesia.
Di lini tengah, duet Hoang Duc dan Thanh Long menjaga ketat Marc Klok dan Ivar Jenner satu lawan satu.
Meski Klok dan Jenner bertukar posisi, tanggung jawab penjagaan tetap sama dengan satu lawan satu.
Kemudian di babak kedua, Haye mengambil alih peran di lini tengah setelah Klok meninggalkan lapangan pada menit ke-65.
Meski begitu, tugas penjagaan ketat Thanh Long dan Hoang Duc masih tetap sama.
Di lini pertahanan, bek sayap Truong Tien Anh dan Nguyen Van Vi mencegat dua wing back Indonesia.
Bek tengah Thanh Chung tetap dekat dengan Mitchell Baker, sementara dua bek tengah Viet Anh dan Xuan Manh maju ke depan untuk menekan Haye dan Oratmangoen.
VN Express menyimpulkan bahwa Kim Sang-sik menerapkan taktik penjagaan satu lawan satu di seluruh lapangan.
Dengan gaya permainan tersebut, Vietnam langsung membuka skor pada menit kelima berkat pressing tinggi para pemainnya.
Gol dimulai ketika Shayne Pattynama mengoper bola ke belakang kepada kiper Nadeo Argawinata.
Para pemain Vietnam maju ke depan dengan Thanh Long dan Hoang Duc mengikuti di belakang Klok dan Jenner.
Tai Loc memulai pergerakan pressing dengan melakukan lari melengkung untuk menekan Pattynama sebelum memberi umpan ke Nadeo.
Klok mundur ke belakang di antara dua bek tengah Indonesia untuk menerima bola dari Nadeo.
Thanh Long berakselerasi untuk memberikan tekanan dari belakang Klok dan memaksa Nadeo untuk mengoper ke bek tengah Jordi Amat.
Pada titik ini, bek tengah kanan Rizky Ridho telah bergeser ke sayap dan langsung mendapat tekanan dari Hai Long.
Ketika Dinh Bac memaksa Jordi untuk mengoper ke Ridho, Indonesia jatuh ke dalam perangkap yang dipasang oleh Vietnam.
Hai Long menyerbu dengan agresif ke arah Ridho dan memberi isyarat kepada Van Vi untuk tidak ikut maju mencegat.
Ridho akhirnya salah mengontrol bola dan Hai Long merebut kembali penguasaan bola sebelum diakhiri dengan gol dari Van Vi.
Sementara itu, VN Express menyebut gol kedua merupakan hasil dari struktur pertahanan zona yang jelas dan memungkinkan terciptanya serangan balik.
Adapun gol ketiga di babak kedua oleh striker pengganti Nguyen Xuan Son hanyalah pelengkap kemenangan.