Infantino Dapat Angin Segar, Arab Saudi Tegaskan Dukungan untuk Presiden FIFA - Kompas
KOMPAS.com - Arab Saudi menyatakan dukungan kepada Presiden FIFA Gianni Infantino di tengah tekanan terhadap kepemimpinannya.
Sikap tersebut disampaikan Federasi Sepak Bola Arab Saudi (SAFF) pada Kamis (27/8/2026). Arab Saudi saat ini berstatus tuan rumah Piala Dunia 2034.
SAFF juga menyambut keputusan FIFA membatalkan proposal kontroversial mengenai "FIFA Forward Enterprise" setelah mendapat kritik dari sejumlah pihak.
Baca juga: Petisi Tuntut Gianni Infantino Mengundurkan Diri, Sebut Telah Khianati Sepak Bola
Dalam pernyataannya, SAFF mengapresiasi pengakuan FIFA atas kesalahan dalam proposal tersebut serta permintaan maaf dari badan sepak bola dunia itu.
Hasil Final Persib Vs Persebaya 1-1: Bajul Ijo Jadi Juara Piala Presiden 2026!
Federasi Arab Saudi juga mendorong dialog langsung antara para pemangku kepentingan untuk menjaga persatuan sepak bola.
"Saat ini, SAFF mendukung upaya berkelanjutan Presiden FIFA Gianni Infantino dan jajaran pimpinan FIFA untuk memulihkan persatuan di seluruh keluarga besar sepak bola serta terus mengembangkan olahraga ini demi kemaslahatan bersama," ungkap SAFF dalam situs resminya, dilansir dari Reuters.
Baca juga: Fabio Cannavaro hingga Zanetti Dukung Kepemimpinan Infantino di FIFA
Hubungan Arab Saudi dan FIFA
Dukungan tersebut hadir saat hubungan Arab Saudi dengan FIFA semakin dekat.
Public Investment Fund (PIF) telah menjalin kemitraan dengan FIFA untuk Piala Dunia Antarklub 2025.
PIF juga menjadi pendukung resmi Piala Dunia 2026 untuk kawasan Amerika Utara dan Asia.
Baca juga: Infantino Manfaatkan Turnamen Junior untuk Hadapi Krisis FIFA
Kerja sama itu memperkuat keterlibatan Arab Saudi dalam agenda sepak bola internasional.

Lihat Foto
"Tiga edisi terakhir Piala Dunia FIFA telah membuktikan apa yang dapat dicapai oleh sepak bola ketika keluarga besarnya di seluruh dunia bekerja sama," ujar SAFF.
"Kontribusi Presiden FIFA dalam mengembangkan olahraga ini secara global selama hampir satu dekade juga patut diapresiasi."
Baca juga: UEFA Batalkan Boikot FIFA, Rencana Lengserkan Gianni Infantino Tetap Berjalan
Infantino Hadapi Tekanan Jelang Pemilihan
Gianni Infantino dijadwalkan menghadapi pemilihan presiden FIFA pada Maret 2027.
Rencana tersebut mendapat sorotan setelah ia mengajukan proposal penjualan 20 persen saham dalam entitas komersial FIFA, perusahaan pengelola hak siar dan komersial turnamen.
Proposal itu kemudian dibatalkan. Sejumlah negara turut menarik dukungan terhadap pencalonan Infantino.
Baca juga: 6 Negara Nordik Kompak Desak Gianni Infantino Mundur dari Kursi Presiden FIFA
Tekanan juga datang dari UEFA, AFC, dan CONCACAF. Tiga konfederasi tersebut telah membahas kemungkinan mengajukan mosi tidak percaya terhadap Infantino.
Infantino mengincar masa jabatan keempat dan berpotensi menghadapi persaingan ketat.
Saat ini ia masih mendapat dukungan dari konfederasi Afrika dan Amerika Selatan.
Presiden FIFA asal Swiss-Italia itu juga berupaya membangun komunikasi langsung dengan anggota federasi, sekaligus mengurangi pengaruh konfederasi dalam proses politik sepak bola dunia.
Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT
Hasil Semifinal Piala Presiden 2026: Persib Taklukkan Persija, Persebaya Kalahkan Arema