Manchester United Tetapkan Syarat untuk Menyetujui Kepergian Mazraoui - GOAL Indonesia
AFP
Diterjemahkan oleh
Amorim kembali membuka berkas
Manchester United menghadapi keputusan yang tertunda terkait masa depan bek Maroko mereka, Noussair Mazraoui, di tengah berlanjutnya minat Milan untuk mengontrak sang pemain sebelum bursa transfer ditutup.
Mazraoui menjadi salah satu elemen berharga di skuad Manchester United, mengingat kemampuannya bermain di lebih dari satu posisi, baik sebagai bek maupun wing-back, di samping kemungkinan mengandalkannya di sisi kanan lini pertahanan yang terdiri dari tiga pemain.
Kedatangan Ruben Amorim untuk melatih Milan menjadi faktor penting dalam situasi Mazraoui, yang berusia 28 tahun, terutama karena pelatih asal Portugal itu mengenal sang pemain dengan baik sejak masa mereka bekerja sama di Manchester United. Amorim sebelumnya pernah menggambarkan Mazraoui sebagai pemain "teknis", sebagai isyarat penghargaannya terhadap kemampuan bek Maroko tersebut serta potensi teknisnya.
Situs "CaughtOffside" menyebutkan: "Milan mempertimbangkan kemungkinan untuk mengontrak Mazraoui, sebagai bagian dari langkah klub untuk mengevaluasi opsi-opsi pertahanan mereka sebelum batas akhir penutupan bursa transfer, meskipun sikap klub Italia itu terhadap kesepakatan tersebut telah mengalami beberapa perubahan sepanjang periode transfer musim panas".
Noussair Mazraoui berpindah ke agensi «Panthera» untuk menangani tugas mewakilinya selama periode transfer saat ini, sebuah langkah yang mungkin mencerminkan keinginannya untuk pergi dari Manchester United dan meninggalkan stadion «Old Trafford».
Amorim masih mengagumi kemampuan bek Maroko itu, tetapi minat Milan terhadap sang pemain sempat menurun pada tahap sebelumnya, setelah kepindahan pemain bertahan lain yang diperhitungkan klub Italia itu tersendat.
Di sisi lain, Manchester United tidak menghadapi tekanan kontrak apa pun yang memaksa mereka menjual Mazraoui, setelah sang pemain bergabung ke tim dari Bayern Munich pada Agustus 2024, dan sejak saat itu membuktikan kemampuannya untuk mengisi lebih dari satu posisi di lini belakang.
Mazraoui terikat kontrak dengan Manchester United hingga tahun 2028, hal yang memberikan klub Inggris itu posisi kuat dalam setiap negosiasi potensial terkait kepindahannya.
Manchester United tak akan menyetujui tawaran yang lemah
Mazraoui termasuk jenis pemain yang biasanya lebih disukai para pelatih untuk dipertahankan, meskipun tempatnya di susunan pemain utama tidak selalu terjamin secara permanen.
Fleksibilitas taktisnya memberikan Manchester United opsi tambahan yang penting di lebih dari satu posisi pertahanan, hal yang bisa jadi sangat krusial selama musim panjang yang diwarnai padatnya jadwal pertandingan, di samping kemungkinan cedera dan hukuman larangan bermain.
Dari sisi sang pemain, kepindahan ke Milan bisa jadi merupakan pilihan yang logis, terutama karena Amorim mengenal potensinya dengan baik, dan mungkin akan memberinya peran yang lebih jelas di dalam sistem taktik favoritnya.
Meski demikian, Manchester United tampaknya tidak akan bersedia menyetujui kepindahan Mazraoui dengan imbalan tawaran yang lemah, sebab tidak ada kebutuhan mendesak bagi klub untuk melepasnya.
Dengan kontrak sang pemain yang masih berlaku dua tahun lagi serta kemampuannya menutupi beberapa posisi pertahanan, maka setiap kesepakatan untuk kepindahannya harus dilakukan dengan imbalan finansial yang layak, yang memungkinkan Manchester United untuk mengontrak pengganti yang mampu menggantikannya.
Anda dapat mendiskusikan topik dan berita secara lebih mendalam di forum "Kooora"
SUKA CERITA INI?
Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami