Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Panjat Tebing Spesial World Climbing Asia Youth Championship

    Indonesia Tambah Medali Perunggu dari Speed Relay Putri World Climbing Asia Youth Championship - Semua Halaman - Bolasport

    3 min read

     


    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • WINS UPDATE
  • Kamis, 27 Agustus 2026 | 19:23 WIB

    Pasangan Naura/Keyzia sukses mempersembahkan medali perunggu lewat nomor speed relay putri U-17 ajang World Climbing Asia Youth Championship 2026.Pasangan Naura/Keyzia sukses mempersembahkan medali perunggu lewat nomor speed relay putri U-17 ajang World Climbing Asia Youth Championship 2026. (FPTI)

    BOLASPORT.COM - Atlet panjat tebing Indonesia, Naura Jasmine Rayya Syafiqa dan Keyzia Queenme Candley Riwoe mempersembahkan satu medali perunggu untuk Indonesia dalam World Climbing Asia Youth Championship 2026.

    Tim panjat tebing Indonesia menambah dua medali perunggu dari World Climbing Asia Youth Championship 2026.

    Salah satu medali dipersembahkan pasangan Naura Jasmie Rayya Syafiqa/Keyzia Queenme Candley Riwoe.

    Naura/Keyzia sukses meraih medali perunggu pada kategori speed relay putri U-17.

    Mentas di Guiyang, China, pada Selasa (25/8/2026), dua atlet muda ini mengamankan podium ketiga setelah mencatatkan waktu 18,81 detik pada partai final.

    Naura/Keyzia mengungguli wakil Korea Selatan.

    Menurut catatan Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), wakil Korea Selatan menorehkan waktu 19,29 detik.

    Baca Juga: Panjat Tebing Indonesia Siap Tempur, 2 Emas Asian Games 2026 Jadi Target Veddriq Leonardo dkk

    Sementara podium tertinggi dikuasai dua pasangan China dengan catatan waktu 15,13 detik dan 15,85 detik.

    Sebagai informasi, Naura/Keyzia sebenarnya dapat mencatatkan waktu yang lebih baik pada fase kualifikasi.

    Mereka berhasil mencatatkan waktu 16,82 detik.

    Beralih ke kesuksesan lainnya, Merah Putih juga mendulang perunggu dari pasangan Haddan Malik Baqmuhyibar/Amirul Rizqi Febriyansah.

    Mereka naik ke podium ketiga di nomor speed relay putra U-19 setelah mengalahkan rival dari Kazakstan dengan catatan waktu 11,09 detik.

    Pelatih Pendamping, Judistiro, mengapresiasi capaian dari anak asuhnya.

    Meski belum mendapatkan podium tertinggi, dirinya menilai para wakil Merah Putih sudah tampil semaksimal mungkin.

    "Tentu saja kami ingin membawa pulang emas," kata Judistiro melalui siaran resmi FPTI.

    "Akan tetapi, medali perunggu merupakan hasil terbaik sekaligus menjadi penanda kami harus banyak berbenah."

    Raihan dua medali perunggu ini menambah koleksi medali untuk Tanah Air.

    Pada nomor individu, Ardana Cikal Damarwulan sukses mengemas medali emas pada nomor boulder putra U-17.

    Baca Juga: Veddriq Leonardo dan Desak Made Cemerlang, Panjat Tebing Indonesia Kawinkan Emas di Prancis

    Kemudian ada Laksamana Krido Swarnabhumi yang mempersembahkan medali perunggu setelah mencatatkan waktu 5,43 pada nomor speed perorangan putra U-17.

    Dengan hasil ini, Indonesia meraih total 1 medali emas dan 3 perunggu pada turnamen kelompok usia tingkat kontinental ini.qq

    Komentar
    Additional JS