Sosial Media
Arena Update
powered by Surfing Waves
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Apriyani Rahayu Berita Bulu Tangkis Bulu Tangkis indonesia Dejan Ferdinansyah Featured Juara Pontianak International Challenge Spesial

    Hasil Final Pontianak International Challenge 2026 - Dejan/Apriyani Juara, Uji Mental 3 Gim Sengit - Semua Halaman - Bolasport

    3 min read


    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Bulu Tangkis
  • Minggu, 30 Agustus 2026 | 17:20 WIB

    Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu juara Pontianak International Challenge 2026.Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu juara Pontianak International Challenge 2026. (PBSI)

    BOLASPORT.COM - Gelar juara Indonesia bertambah setelah Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu berhasil menang pada final Pontianak International Challenge 2026.

    Ganda campuran Indonesia racikan baru, Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu, berhasil meraih gelar pertama mereka, Minggu (30/8/2026).

    GOR Terpadu Ahmad Yani, di Pontianak, Kalimantan Barat, menjadi saksi keberhasilan duet senior-junior ini.

    Peralihan sektor dari ganda putri ke ganda campuran bagi Apriyani Rahayu perlahan membuahkan hasil manis.

    Pun demikian bagi Dejan yang lebih junior, mampu mendampingi dan belajar bersama sang peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 di ganda putri itu.

    Dejan/Apriyani menjuarai Pontianak International Challenge 2026 setelah mengalahkan wakil Taiwan, Lin Sheng-Ming/Sun Liang Ching.

    Perjuangan mereka memperoleh gelar pertama pada turnamen kedua mereka sebagai pasangan ini terbilang cukup berat.

    Kekompakan, kemistri, dan komunikasi Dejan/Apriyani diuji.

    Beberapa kali Apriyani masih sering jadi incaran hingga gim pertama langsung berjalan sengit.

    Baca Juga: Hasil Final Pontianak International Challenge 2026 - Yeremia Dipaksa Runner-up Lagi, Ganda Putra Pelatnas Jadi Juara

    Perjuangan di poin kritis sempat pahit saat kesalahan justru dilakukan di momen ini hingga gim pertama ditutup dengan skor 19-21.

    Pada gim kedua, Dejan dan Apriyani juga belum bisa bersantai.

    Mereka belum nyaman dalam mengolah serangan.

    Beberapa kali miskomunikasi terjadi saat salah satu dari mereka keliru membuang bola yang malah jadi sasaran empuk lawan.

    Adu serangan terus berlangsung ketat sampai skor memasuki fase setting.

    Dejan/Apriyani bertahan habis-habisan untuk memperpanjang napas.

    Kekuatan mental mereka diuji di situasi genting ini hingga pasanban Taiwan yang berangsur melakukan unforced error. Dejan/Apriyani merebut gim kedua dengan skor 27-25.

    Memasuki gim ketiga alias penentuan, pasangan Merah-Putih kembali meladeni adu skor sengit.

    Sempat nyaman unggul 19-16, Dejan/Apri kembali melakukan beberapa kesalahan.

    Namun pada akhirnya, ketenangan dan kekompakan mereka teruji di ujung laga, Dejan/Apriyani berhasil memaksa lawan bertahan dan terus menurunkan bola hingga memastikan kemenangan dengan skor akhir 19-21, 27-25, 21-19.

    Komentar
    Additional JS