Sosial Media
Arena Update
powered by Surfing Waves
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Apriyani Rahayu Berita Bulu Tangkis Bulu Tangkis indonesia Dejan Ferdinansyah Featured Juara Spesial

    Dejan/Apriyani Juara saat Duet Baru Seumur Jagung, Bekal Bangkit untuk Ganda Campuran Indonesia - Semua Halaman - Bolasport

    4 min read


    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Bulu Tangkis
  • Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:50 WIB

    Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu (kanan) berdiri di podium juara ganda campuran pada Pontianak International Challenge 2026 di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu (30/8/2026).Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu (kanan) berdiri di podium juara ganda campuran pada Pontianak International Challenge 2026 di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu (30/8/2026). (PBSI)

    BOLASPORT.COM - Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu bersyukur mampu mempersembahkan gelar juara pada Pontianak International Challenge 2026 setelah berjuang sengit dan dramatis.

    Gelar juara di sektor ganda campuran berhasil diamankan Indonesia selaku tuan rumah turnamen Pontianak International Challenge 2026.

    Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu berhasil menjadi yang terbaik saat tampil pada final di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu (30/8/2026).

    Mereka mengalahkan wakil Taiwan, Lin Sheng-Ming Lin/Sun Liang Ching melalui laga tiga gim sengit dengan skor 19-21, 27-25, 21-19.

    Kemenangan ini sangat berarti bagi Dejan dan Apriyani yang baru memulai tandem mereka seumur jagung.

    Turnamen ini adalah turnamen kedua mereka semenjak dipasangkan. 

    Kemistri dan kekompakan mereka pelan-pelan bisa teruji.

    "Alhamdulillah, sangat senang dan bersyukur bisa ambil gelar juara di sini," kata Dejan dalam rilis resmi PBSI. 

    "Karena ini bisa jadi modal untuk kami memulai, untuk modal untuk bisa membangun kepercayaan, membangun keyakinan satu sama lain," tandasnya.

    Baca Juga: Hasil Final Pontianak International Challenge 2026 - Dejan/Apriyani Juara, Uji Mental 3 Gim Sengit

    Dejan yang pernah menembus peringkat 10 besar dunia bersama Gloria Emanuelle Widjaja, tidak masalah memulai dari nol lagi.

    Ia juga tidak keberatan disandingkan dengan Apriyani yang lebih senior tetapi termasuk orang baru di ganda campuran karena peralihan dari ganda putri.

    "Gelar juara yang penting karena bukan tentang levelnya tapi tentang prosesnya."

    "Kami sedang berproses ke level yang lebih tinggi, semoga ini menjadi pijakan pertamanya," tandasnya.

    Soal laga hari ini yang dipenuhi adu serangan taktis, cepat dan sengit, Dejan menjelaskan faktor kunci kemenangan mereka.

    "Lawan bermain sangat bagus, mereka kuat dan powernya kencang," jelasnya.

    "Pemain putranya pintar mengarahkan bola jadi kami posisinya banyak tidak enak. Alhamdulillah di saat-saat akhir kami bisa mendapatkan formula yang tepat untuk melawannya," ujar dia.

    Sementara itu, bagi Apriyani Rahayu, gelar juara di sektor yang baru ia geluti ini jelas menjadi modal percaya diri.

    Tak cuma itu, peraih emas Olimpiade Tokyo 2020 di sektor ganda putri bersama Greysia Polii ini juga berharap akan kebangkitan di sektor ganda campuran.

    Baca Juga: Ganda Putra No 1 Malaysia Diberi Ultimatum, Jika Tak Mau Dirombak Berarti Harus Komitmen Juara

    Sektor ganda campuran Indonesia memang sedang banyak diuji, sejak pergantian pelatih hingga kasus match fixing dan seret prestasi.

    Bukan tak mungkjn, bersatunya Dejan/Apriyani membawa gelar juara ini bisa menjadi awal mula titik balik kebangkitan ganda campuran yang akan dilatih Nova Widianto. 

    "Terima kasih untuk Dejan dan tim pelatih kami, juga teman-teman ganda campuran yang sudah membantu kami dan saya khususnya yang baru pindah ke ganda campuran.," kata Apriyani.

    "Sekiranya ini menjadi modal kami semua di sektor ganda campuran untuk bangkit lagi, untuk berjuang ekstra keras ke depan."

    "Sangat tidak mudah pertandingan hari ini, tensinya sangat tinggi dan kami terus tertekan tapi kami terus coba untuk menaikkan hawa pertandingannya. Walau dengan keadaan gugup dan tegang tapi bagaimana kami harus bisa mengatasinya."

    "Terima kasih untuk warga Pontianak yang sudah hadir, gemuruh dan atmosfernya luar biasa tadi. Dukungan itu menambah energi kami untuk terus berjuang," pungkasnya.

    Komentar
    Additional JS