Daya Saing China Masters 2026 Berkurang, Trio Ganda Putra Indonesia Uji Mental di Super 750 - Semua Halaman - Bolasport
.com
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Senin, 31 Agustus 2026 | 18:40 WIB
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, akan menguji mental di ajang China Masters 2026 yang hanya diikuti 3 ganda putra Indonesia. (PBSI)
BOLASPORT.COM - Persaingan ganda putra pada China Masters 2026 mengalami perubahan tetapi tetap menyulitkan bagi tiga wakil Indonesia.
China Masters 2026 tidak akan diramaikan banyak wakil Indonesia setelah beberapa kontestan ditarik mundur.
PBSI telah mengumumkan bahwa hanya akan ada empat kontestan yang mentas di turnamen level Super 750 tersebut.
Tiga wakil ganda putra dan satu tunggal putra akan menjadi harapan Merah-Putih di tanah Shenzhen, China, pada 1-6 September 2026 pekan ini.
Ketiga ganda putra Indonesia yang diturunkan pun sebagian adalah pelapis.
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang tadinya berstatus unggulan dua, tidak akan dibawa ke China Masters 2026.
Indonesia hanya akan diwakli Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, dan Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi.
Kendati.persaingan di sektor ganda putra akan berkurang, bukan berarti jalan Leo/Daniel dkk. jadi lebih mudah.
Leo/Daniel misalnya, ia belum apa-apa sudah bertemu unggulan pertama, Kim Won-ho/Seo Seung-jae.
Baca Juga: China Masters 2026 - Fajar/Fikri dan Alwi Farhan Ditarik Mundur, Indonesia Kirim 4 Wakil
Undian tersebut memang masih bisa berubah mengingat adanya kontestan seperti Fajar/Fikri selaku unggulan dua yang mundur.
Meski begitu, bila Leo/Daniel benar akan ketemu Kim/Seo, maka hal tersebut akan menjadi ujian mental bagi mereka semenjak comeback.
Mereka belum pernah ketemu ganda putra nomor dunia tersebut.
Leo/Daniel juga biasanya 'alergi' dengan ganda putra Korea. Mampukah kali ini mereka bisa membuat kejutan besar?
Sementata itu, Sabar/Reza dan Faathir/Devin bakal bersua ganda putra Malaysia semua.
Sabar/Reza, mereka akan membawa status unggulan di China Masters tahun ini.
Duet independen asuhan Hendra Setiawan ini diplot ketemu Nur Mohd Ayub Azryn/Tan Wee Kiong.
Jelas saja, Tan Wee Kiong yang harus diwaspadai.
Tan merupakan peraih perak Olimpiade Rio 2016 dan pemain senior yang juga mantan penghuni nomor satu dunia bersama Goh V Shem.
Adapun Faathir/Devin sudah ditunggu unggulan Negeri Jiran, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin.
Turnamen ini akan menjadi panggung ujian bagi pasangan muda Indonesia tersebut.
Mereka masih kalah pengalaman dan kualitas pukulan.
Namun uji mental yang sesungguhnya dapat dibuktikan duet kidal yang berpotensi menjadi harapan baru ganda putra Indonesia.