Sosial Media
Arena Update
powered by Surfing Waves
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Como 1907 Featured Liga Italia Napoli Sepak Bola Sepak Bola Internasional Serie A Spesial

    Hasil Liga Italia - Baturina Memesona, Como Ajari Napoli Cara Menang Cantik - Semua Halaman - Bolasport

    7 min read


    BOLASPORT.COM - Como kembali berhasil mencundangi Napoli dengan modal permainan apik dan dominan di kandang musuh.

    Klub milik Djarum Grup lagi-lagi membuktikan statusnya sebagai salah satu lawan terkutuk bagi Napoli.

    Bertamu ke Stadion Diego Armando Maradona, Minggu (30/8/2026), Como berhasil mencuri kemenangan 2-1.

    Raihan ini memperpanjang tren mereka sebagai rival yang sukar ditaklukkan I Partenopei.

    Sebelum berduel di pekan kedua Liga Italia musim ini, Como tak terkalahkan dalam empat pertemuan terakhir.

    Musim lalu tim asuhan Cesc Fabregas dua kali mengimbangi Napoli-nya Antonio Conte di Serie A dengan skor 0-0.

    Adapun di Coppa Italia, Nico Paz dkk keluar sebagai pemenang duel perempat final lewat adu penalti.

    Mundur lagi ke pertemuan kedua di Serie A 2024-2025, Napoli juga keok 1-2 walaupun mereka menyudahi kompetisi sebagai kampiun.

    Setelah kendali kepelatihan berganti ke Massimiliano Allegri, Napoli tetap kesulitan meladeni permainan rancak ala Cesc Fabregas.

    Mantan gelandang Arsenal tersebut bak mengajari Allegri cara membangun tim yang mampu bermain atraktif, agresif sekaligus efektif.

    Sejak menit-menit awal, Como mengambil dominasi permainan dengan menguasai area sepertiga awal tuan rumah.

    I Lariani menekan lawan secara intensif sembari memainkan bola dari kaki ke kaki dan menerapkan pressing ketat apabila kehilangan bola.

    Baca Juga: Jelang Lawan Napoli, Como Disebut Kekuatan Baru Sepak Bola Italia oleh Pelatih Juara 6 Kali Serie A

    Sementara itu, Allegri bak masih terjebak dengan taktik lama yang monoton.

    Eks pelatih AC Milan tersebut memakai skema ofensif 4-3-3 di atas kertas, tapi aplikasinya malah cenderung defensif dengan mengutamakan serangan balik.

    Pertahanan Amir Rrahmani cs banyak meninggalkan lubang yang rawan disayat serangan rapi Como. Tak menunggu lama, kedudukan pun berubah pada menit ke-17 bagi tim tamu.

    Manuver Assane Diao di sisi kanan berhasil mengecoh Mathias Olivera dan berujung umpan jitu ke kotak penalti.

    Bola diterima Martin Baturina dengan kaki kanan, lalu dia memutar badan dan melepaskan tembakan akurat pakai kaki kiri yang menaklukkan kiper Alex Meret.

    Para pemain Como 1907 merayakan gol Anastasios Douvikas ke gawang Napoli pada duel Liga Italia di Stadion Diego Maradona, Naples (30/8/2026).Para pemain Como 1907 merayakan gol Anastasios Douvikas ke gawang Napoli pada duel Liga Italia di Stadion Diego Maradona, Naples (30/8/2026). (CARLO HERMANN/AFP)

    Blunder Rrahmani

    Di tengah dominasi lawan, Napoli mencolong gol penyama skor dari peluang penting pertamanya. Umpan cantik Rrahmani berhasil diselesaikan Rasmus Hojlund dengan gol indah.

    Bomber Denmark itu menyisir di antara adangan pemain musuh, lalu melepaskan tembakan rendah dari luar kotak penalti.

    Namun, skor imbang cuma ajek empat menit. Pressing ketat Como membuat pemain Napoli kewalahan dan rawan lengah.

    Umpan tanggung Zambo Anguissa gagal diambil sempurna oleh Rrahmani di area kotak penalti sendiri. Bola sapuannya membentur Baturina dan mengarah kepada Anastasios Douvikas.

    Striker Como asal Yunani itu tak menyia-nyiakan kesempatan. Ia mengubah blunder menjadi gol via tembakan ke pojok bawah. Baturina tercatat sebagai pemberi asis guna melengkapi kinerjanya yang memesona.

    Baca Juga: Cesc Fabregas Selipkan Kritik saat Puji Kontribusi Martin Baturina di Como, Junior Luka Modric Masih Kurang dalam Hal Ini

    Mendekati jeda, Como nyaris menambah gol melalui peluang beruntun dari sundulan Baturina dan Paz yang dimentahkan Meret dengan tepisan brilian dan tangkapan di garis gawang.

    Memasuki paruh kedua, Allegri melakukan perubahan lebih ofensif dengan masuknya Kevin De Bruyne dan Alisson Santos. Ditambah Lorenzo Lucca dan David Neres, I Partenopei baru masuk mode ofensif di fase-fase akhir laga.

    Hasilnya, kreasi peluang Si Biru memang lebih banyak dari babak pertama. Umpan-umpan tajam De Bruyne memberikan dimensi berbeda.

    Akan tetapi, Como di sisi lain sudah mengantisipasinya dengan mempertebal pertahanan. Armada Fabregas pun berhasil sintas dari tengah tekanan deras sampai akhir duel.

    Terjadi drama di menit akhir saat tembakan Stanislav Lobotka menggetarkan jala gawang Jean Butez. Namun, gol dianulir wasit karena offside dan pelanggaran yang mendahuluinya.

    I Lariani berhasil meraih kemenangan pertamanya musim ini atas rival langsung di papan atas. Posisi Como melejit ke empat besar dengan modal 4 poin.

    Adapun Napoli gagal mereplika performa tripoin di pekan pertamanya. Mereka kini kehilangan angka dan turun ke peringkat 12.

    Hasil pertandingan

    Napoli 1-2 Como (Rasmus Hojlund 30'; Martin Baturina 17', Anastasios Douvikas 34')

    Susunan pemain

    Napoli (4-3-3): 1-Meret; 22-Di Lorenzo, 13-Rrahmani, 16-Marin, 17-Olivera (Spinazzola 56'); 99-Anguissa (Neres 80'), 68-Lobotka, 8-McTominay (De Bruyne 56'); 21-Politano, 19-Hojlund (Lucca 80'), 70-Lang (Alisson 56'). Pelatih: Allegri

    Como (4-2-3-1): 1-Butez; 27-Couto (Smolcic 58'), 4-Ramon, 99-Chalobah, 3-Valle; 6-Milla, 7-Da Cunha (Perrone 65'); 11-Diao (Kempf 65'), 10-Paz (Kaiki 81'), 20-Baturina (Caqueret 58'); 9-Douvikas. Pelatih: Fabregas

    Komentar
    Additional JS