Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Desak Made Rita Kusuma Dewi Featured Juara Panjat Tebing Spesial Veddriq Leonardo World Climbing Series Chamonix

    Susul Veddriq Leonardo, Desak Made Rita Kusuma Dewi juga Raih Emas di World Climbing Series Chamonix 2026 - Pontianak Post

    7 min read

     


    Peraih medali emas nomor speed putri dari Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi. (Antara)

    PONTIANAK POST - Indonesia kembali mengukir prestasi di World Climbing Series Chamonix 2026 setelah Desak Made Rita Kusuma Dewi merebut medali emas nomor speed putri di Chamonix, Prancis, Minggu. Kemenangan itu menjadi gelar kedua Desak secara beruntun setelah sebelumnya juga menjuarai seri Krakow.

    Pada partai final, Desak mengalahkan wakil Italia, Giulia Randi, dengan catatan waktu 6,22 detik. Randi menyelesaikan lintasan dalam waktu 6,51 detik sehingga harus puas membawa pulang medali perak.

    Desak Persembahkan Emas untuk Indonesia

    Desak mengaku menikmati seluruh jalannya pertandingan hingga mampu tampil maksimal pada babak final. Ia menyebut medali emas tersebut sebagai pencapaian yang ingin dipersembahkan bagi Indonesia dan tim yang mendukungnya.

    "Saya sangat senang. Malam ini saya menampilkan performa terbaik dan benar-benar menikmati pertandingan. Saya bahagia bisa mempersembahkan medali emas ini untuk negara dan tim saya," kata Desak usai pertandingan, dikutip dari laman resmi World Climbing.

    Keberhasilan tersebut mempertegas konsistensi Desak di level internasional. Setelah menjadi juara di Krakow, ia kembali berdiri di podium tertinggi pada seri Chamonix.

    Final Berjalan Ketat, Desak Tampil Konsisten

    Giulia Randi tampil impresif sepanjang kompetisi. Atlet Italia itu berhasil menyingkirkan sejumlah unggulan sebelum mencapai partai final.

    Namun, Desak mampu menjaga konsistensi sejak babak gugur hingga mencatatkan waktu terbaik pada laga penentuan. Catatan 6,22 detik memastikan Indonesia kembali meraih medali emas di nomor speed putri.

    Medali perunggu diraih atlet tuan rumah Prancis, Capucine Viglione. Baik Randi maupun Viglione untuk pertama kalinya naik podium pada ajang World Climbing Series.

    Persaingan Ketat Warnai Nomor Speed Putri

    Babak final diwarnai sejumlah kejutan. Para atlet China tersingkir sejak putaran pertama sehingga gagal melaju ke perebutan medali.

    Sementara itu, pemegang rekor dunia asal Amerika Serikat, Emma Hunt, juga harus mengakhiri langkahnya di perempat final setelah dikalahkan Giulia Randi.

    Hasil tersebut membuka jalan bagi Desak untuk menghadapi Randi di partai puncak. Meski lawannya tampil meyakinkan sepanjang kompetisi, Desak mampu mempertahankan performa terbaik hingga mengamankan gelar juara.

    World Climbing Series Chamonix 2026 mempertemukan atlet-atlet elite dari berbagai negara yang bersaing pada nomor speed dan lead.

    Persaingan berlangsung ketat sejak babak kualifikasi hingga final, dengan sejumlah unggulan dunia, termasuk pemegang rekor dunia Emma Hunt dari Amerika Serikat, turut ambil bagian.

    Pada nomor speed putri, waktu tercepat sepanjang akhir pekan dibukukan Emma Hunt saat babak kualifikasi dengan 6,10 detik, sementara Desak Made Rita Kusuma Dewi memastikan gelar juara melalui catatan 6,22 detik pada partai final.

    Indonesia Bawa Pulang Tiga Medali di Nomor Speed

    Keberhasilan Desak melengkapi penampilan gemilang Indonesia pada seri Chamonix. Secara keseluruhan, Indonesia membawa pulang tiga dari enam medali yang diperebutkan di nomor speed, termasuk dua medali emas.

    Sebelumnya, Veddriq Leonardo meraih medali emas speed putra setelah mengalahkan Antasyafi Robby Al Hilmi yang memperoleh medali perak.

    Hasil tersebut membuat Indonesia mendominasi podium speed putra sekaligus mempertahankan tradisi prestasi di ajang internasional.

    1. Desak Made Rita Kusuma Dewi (Indonesia) – 6,22 detik

    2. Giulia Randi (Italia) – 6,51 detik

    3. Capucine Viglione (Prancis) – 6,41 detik,*

    Komentar
    Additional JS