Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Featured Juara Piala Dunia Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial Timnas Spanyol

    Statistik Tak Berbohong! Timnas Spanyol Memang Pantas Angkat Trofi Piala Dunia 2026 - Viva

    9 min read

     

    Rodri dan seluruh skuad Timnas Sapanyol mengangkat trofi usai juarai Piala Dunia 2026

    VIVA Timnas Spanyol membuktikan diri sebagai tim terbaik di dunia setelah mengalahkan Argentina 1-0 pada final Piala Dunia 2026 di New York New Jersey Stadium Senin dini hari WIB. Gol Ferran Torres pada menit ke-106 menjadi penentu lahirnya juara dunia baru sekaligus mengantar La Roja meraih trofi Piala Dunia kedua setelah penantian 16 tahun sejak edisi 2010.

    Baca Juga

    Namun, gelar itu bukan sekadar hasil dari satu momen di partai final. Jika melihat perjalanan mereka sepanjang turnamen, Spanyol memang tampil paling konsisten, paling dominan, dan nyaris tanpa celah. Statistik yang mereka ukir menjadi bukti mengapa skuad asuhan Luis de la Fuente sangat layak berdiri di podium tertinggi sepak bola dunia.

    Di final pun dominasi Spanyol terlihat jelas. Mereka mencatatkan 20 tembakan dengan 12 mengarah ke gawang, sementara Argentina hanya mampu membuat dua percobaan tanpa satu pun tepat sasaran. Penguasaan bola mencapai 65 persen menjadi gambaran bagaimana La Roja mengontrol pertandingan sejak menit awal hingga akhirnya memastikan kemenangan lewat skema gol yang begitu indah.

    Baca Juga

    Gol Ferran Torres lahir dari strategi yang matang. Setelah berkali-kali gagal menaklukkan Emiliano "Dibu" Martinez, Luis de la Fuente tampaknya menginstruksikan para pemainnya agar tidak terburu-buru menembak saat berada di kotak penalti. Instruksi itu terbukti ampuh.

    Berawal dari umpan lambung di sisi kanan, Nico Williams tidak langsung menyundul bola ke arah gawang meski berada dalam posisi terbuka. Ia justru mengarahkan sundulan ke belakang karena Dibu Martinez sudah bergerak maju menutup ruang tembak. Ferran Torres yang berdiri bebas di jantung pertahanan langsung menyambar bola dengan kaki kiri ke gawang kosong pada menit ke-106.

    Baca Juga

    Skema tersebut menjadi penutup sempurna perjalanan luar biasa Spanyol sepanjang Piala Dunia 2026.

    Pertahanan Nyaris Sempurna, Hanya Kebobolan Sekali

    Fondasi keberhasilan Spanyol terletak pada pertahanan yang begitu kokoh. Dari delapan pertandingan yang dijalani, La Roja hanya kebobolan satu gol.

    Satu-satunya gol yang bersarang ke gawang Unai Simon terjadi saat Spanyol mengalahkan Belgia 2-1 di babak perempat final. Selain laga tersebut, mereka selalu berhasil menjaga gawang tetap perawan.

    Secara keseluruhan, Spanyol mencatat:

    • 8 pertandingan
    • 7 clean sheet (tanpa kebobolan)
    • 14 gol
    • Hanya 1 kali kebobolan

    Di final, pertahanan mereka kembali tampil luar biasa. Lionel Messi dan Julian Alvarez dibuat tidak berkutik. Bahkan Argentina gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran sepanjang 120 menit pertandingan.

    Mesin Umpan yang Sulit Dihentikan

    Spanyol kembali memperlihatkan identitas sepak bola mereka. Permainan berbasis penguasaan bola dipadukan dengan umpan-umpan pendek cepat membuat lawan kesulitan merebut bola.

    Sepanjang turnamen mereka mencatat:

    • Total operan: 5.470
    • Operan sukses: 4.946
    • Total tembakan: 140
    • Tembakan tepat sasaran: 54

    Akurasi operan yang sangat tinggi membuat lawan dipaksa berlari mengejar bola hampir sepanjang pertandingan. Pada final, strategi tersebut juga berhasil mengisolasi Lionel Messi yang lebih sering turun ke daerah sendiri demi mendapatkan bola.

    Tajam di Depan, Solid di Belakang

    Meski identik dengan penguasaan bola, Spanyol bukan tim yang hanya memainkan umpan tanpa ancaman.

    Lamine Yamal, Nico Williams, Dani Olmo hingga Mikel Oyarzabal terus menciptakan peluang berbahaya sepanjang turnamen. Mereka menghasilkan 140 tembakan dan mencetak 14 gol.

    Di final, peluang demi peluang terus mengalir. Lamine Yamal mengancam sejak menit kelima, Mikel Oyarzabal nyaris membobol gawang lewat tembakan keras pada menit ke-38, Alex Baena, Dani Olmo hingga Ferran Torres juga berkali-kali memaksa Dibu Martinez melakukan penyelamatan kelas dunia.

    Baru setelah lebih dari 100 menit bermain, strategi Luis de la Fuente akhirnya berhasil memecah kebuntuan.

    Borong Penghargaan Individu dari FIFA

    Dominasi Spanyol semakin lengkap setelah para pemainnya memborong penghargaan individu paling bergengsi.

    • Rodri dinobatkan sebagai Pemain Terbaik (Golden Ball).
    • Unai Simon meraih penghargaan Kiper Terbaik (Golden Glove).
    • Pau Cubarsi terpilih sebagai Pemain Muda Terbaik.

    Perjalanan Juara yang Nyaris Tanpa Cela

    Spanyol memang sempat diragukan setelah hanya bermain imbang tanpa gol melawan Tanjung Hijau pada laga pembuka fase grup. Namun setelah itu, mereka menjelma menjadi tim yang nyaris mustahil dihentikan.

    Perjalanan La Roja menuju gelar juara:

    • Fase Grup: Spanyol 0-0 Tanjung Hijau
    • Fase Grup: Spanyol 4-0 Arab Saudi
    • Fase Grup: Spanyol 1-0 Uruguay
    • Babak 32 Besar: Spanyol 3-0 Austria
    • Babak 16 Besar: Spanyol 1-0 Portugal
    • Perempat Final: Spanyol 2-1 Belgia
    • Semifinal: Spanyol 2-0 Prancis
    • Final: Spanyol 1-0 Argentina (120 menit)

    Tak hanya produktif dan sulit dibobol, Spanyol juga menjadi salah satu tim paling disiplin sepanjang turnamen. Mereka hanya menerima enam kartu kuning tanpa satu pun kartu merah.

    Rangkuman Statistik Lengkap Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026

    • Juara Piala Dunia 2026
    • Bermain: 8 pertandingan
    • Menang: 7
    • Imbang: 1
    • Kalah: 0
    • Gol Memasukkan: 14
    • Kebobolan: 1
    • Clean sheet: 7
    • Total operan: 5.470
    • Operan sukses: 4.946
    • Total tembakan: 140
    • Tembakan tepat sasaran: 54
    • Kartu kuning: 6
    • Kartu merah: 0
    • Pemain Terbaik: Rodri
    • Kiper Terbaik: Unai Simon
    • Pemain Muda Terbaik: Pau Cubarsi

    Gelar Piala Dunia 2026 menjadi trofi dunia kedua dalam sejarah Spanyol setelah edisi 2010. Lebih istimewa lagi, keberhasilan ini melengkapi pencapaian mereka usai menjuarai Piala Eropa 2024. Dengan kualitas permainan, konsistensi, dan statistik yang nyaris sempurna sepanjang turnamen, sulit membantah bahwa La Roja memang menjadi tim yang paling pantas mengangkat trofi Piala Dunia 2026.

    Pratama Arhan dan Inka Andestha

    Pratama Arhan Resmi Kenalkan Inka Andestha ke Shin Tae Yong, Netizen: Udah Kayak Calon Istri!

    Kebersamaan Pratama Arhan dan kekasihnya, Inka Andestha, kembali menjadi sorotan publik. Pratama Arhan sudah mengenalkan Inka Andhesta ke pelatihnya, Shin Tae Yong.

    img_title

    VIVA.co.id

    21 Juli 2026

    Komentar
    Additional JS