Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Featured info9 Juara Lamine Yamal Piala Dunia Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial Timnas Spanyol

    Lamine Yamal Ungkap Doa yang Dipanjatkan Sebelum Bertanding, Warisan Sang Nenek yang Tak Pernah Ditinggalkan - Viva

    5 min read

     

    Penyerang Spanyol, Lamine Yamal berlutut dan berdoa setelah kemenangan di Piala Dunia 2026

    Senin, 20 Juli 2026 - 23:00 WIB

    VIVA Lamine Yamal sedang menjadi sorotan publik dunia. Setelah mencuri perhatian berkat aksinya berlutut dan berdoa usai membawa Timnas Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026.

    Baca Juga

    Di balik penampilan gemilangnya di setiap pertandingan, pemain berusia 19 tahun tersebut ternyata memiliki sebuah rutinitas yang tidak pernah ia tinggalkan sejak kecil. Sebelum kick-off dimulai, Yamal selalu memanjatkan doa yang diajarkan oleh sang nenek, Fatimah.

    Pemain yang diketahui memeluk agama Islam itu memang beberapa kali terlihat mengangkat kedua telapak tangan sebelum pertandingan dimulai. Bagi sebagian orang, momen tersebut mungkin hanya sekilas terlihat di layar televisi. Namun kebiasaan itu menurut Yamal memiliki makna yang jauh lebih dalam.

    Baca Juga

    Ia mengaku doa tersebut menjadi cara untuk memohon perlindungan sekaligus keberkahan sebelum menjalani pertandingan.

    "Aku membaca Al-Fatihah dan juga mengucapkan beberapa doa yang nenekku ajarkan padaku. Beliau selalu menasihatiku untuk membacanya sebelum setiap pertandingan agar Tuhan memberkahiku," ungkap Yamal seperti dikutip kanal YouTube Le7tv.

    Baca Juga

    Sosok Fatimah disebut memiliki pengaruh besar dalam perjalanan hidup Yamal. Sang nenek bukan hanya menjadi tempatnya belajar nilai-nilai agama, tetapi juga menanamkan kebiasaan untuk selalu mengawali setiap langkah dengan doa.

    Fatimah pun menjelaskan doa yang selalu ia pesankan kepada cucunya sebelum bertanding.

    "Aku selalu berkata kepada dia (Yamal) sebelum pertandingan ucapkan, 'Ya Rabb, berilah aku taufik (petunjuk, pertolongan, dan kemudahan dari-Mu) dan tolonglah aku menghadapi kaum kafir'," ujar Fatimah.

    Nilai tersebut terus dibawanya hingga menembus level tertinggi sepak bola dunia. Momentum itu kembali terlihat pada final Piala Dunia 2026. Sesaat setelah wasit meniup peluit panjang tanda kemenangan Spanyol atas Argentina, Yamal tidak langsung ikut berpesta bersama rekan-rekannya.

    Di tengah gemuruh ribuan suporter di MetLife Stadium, New Jersey, ia justru berlutut di tengah lapangan. Kedua tangannya terangkat ke depan wajah sebelum mengusap wajahnya usai menyelesaikan doa.

    Momen sederhana tersebut langsung viral di media sosial dan menuai banyak pujian. Banyak penggemar menilai sikap Yamal mencerminkan rasa syukur dan kerendahan hati meski baru saja meraih pencapaian terbesar dalam kariernya.

    Usai berdoa, pemain Barcelona itu kemudian menghampiri kapten Argentina, Lionel Messi. Keduanya berjabat tangan, berbincang singkat, lalu berpelukan hangat sebelum akhirnya meninggalkan lapangan.

    Momen Lamine Yamal Peluk Lionel Messi usai Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026

    Photo :

    • REUTERS/Jeenah Moon

    Adegan itu juga menjadi perhatian dunia. Banyak yang menilai pelukan tersebut sebagai simbol penghormatan Yamal kepada salah satu pesepak bola terbesar sepanjang sejarah, sekaligus gambaran pergantian generasi di panggung sepak bola dunia.

    Di usianya yang baru menginjak 19 tahun, karier Yamal memang melesat begitu cepat. Setelah menembus tim utama Barcelona pada 2023, ia berkembang menjadi salah satu pemain paling berbahaya di Eropa.

    Kesuksesannya membawa Spanyol menjuarai EURO 2024 dan Piala Dunia 2026 semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu talenta terbaik yang dimiliki sepak bola dunia saat ini.

    Leandro Paredes ngamuk

    Pukulan Telak untuk Argentina! FIFA Jatuhkan Denda Usai Kekalahan di Final Piala Dunia 2026 Gegara Ulah Paredes

    Argentina dihukum FIFA usai kalah dari Spanyol di final Piala Dunia 2026. AFA didenda Rp326 juta dan masih terancam sanksi tambahan hingga Rp1,63 miliar.

    img_title

    VIVA.co.id

    20 Juli 2026

    Komentar
    Additional JS