Shin Tae-yong Siap Ajukan Banding usai Terancam Sanksi 10 Tahun Larangan Melatih di Korea Selatan - Semua Halaman - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Jumat, 24 Juli 2026 | 19:30 WIB
Shin Tae-yong mempertimbangkan opsi banding usai dijatuhi sanksi disiplin oleh Federasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)
BOLASPORT.COM - Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong langsung merespons keputusan Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) menjatuhkan sanksi disiplin dilarang melatih di Negeri Gingseng selama 10 tahun.
Mantan pelatih Timnas Indonesia ini resmi dijatuhi sanksi berat buntut dari kontroversi yang terjadi saat ia menjabat sebagai pelatih kepala klub K-League, Ulsan HD, pada tahun lalu.
Kontroversi ini bermula dari beredarnya sebuah video yang menunjukkan Shin Tae-yong menampar wajah salah satu pemainnya, Jung Seung-hyun.
Kejadian tersebut dilaporkan terjadi dalam sesi pertemuan perkenalan saat ia baru saja mengambil alih kepemimpinan Ulsan HD.
Masa kepemimpinan Shin Tae-yong di Ulsan HD memang tergolong sangat singkat, yakni hanya bertahan selama 65 hari sebelum akhirnya dipecat.
Pemecatan tersebut dilaporkan terjadi setelah munculnya, berbagai macan isu miring, mulai dari perselisihan dengan pemain.
Kemudian kontroversi penyerangan pemain, hingga tuduhan bermain golf saat tim melakukan pertandingan tandang.
Setelah melalui investigasi panjang oleh Pusat Etik Olahraga di bawah kementerian terkait, KFA akhirnya resmi mengumumkan rincian sanksi disiplin untuk Shin Tae-yong.
Tak main-main, pelatih berusia 55 tahun tersebut dijatuhi tindakan disiplin berat.
Shin Tae-yong dijatuhi sanksi yang meliputi penangguhan kualifikasi hingga 10 tahun, penangguhan dari kompetisi, hingga ancaman pengusiran permanen dari sepak bola Korea Selatan.
Secara tak langsung, Shin Tae-yong dilarang melatih di Korea Selatan selama 10 tahun.
Meski demikian, sanksi tersebut dilaporkan hanya berlaku di wilayah hukum sepak bola Korea Selatan sejak tanggal pemberitahuan.
Dengan ini, artinya karier pelatih yang pernah membawa Korea Selatan mengalahkan Jerman di Piala Dunia 2018 tersebut bersama Persija Jakarta secara teknis tidak terganggu.
“Kami baru-baru ini mengadakan rapat Komite Disiplin dan memutuskan tindakan disiplin terhadap mantan manajer Shin Tae-yong,” ujar seorang pejabat KFA sebagaimana dikutip BolaSport.com dari media Korea Selatan Yonhap NewsTV, Jumat (24/7/2026).
Shin Tae-yong langsung menanggapi sanksi yang menimpa dirinya.
Sang pelatih mengaku bahwa keputusan tersebut kurang adil.
Dirinya hanya ingin mengungkapkan kebenaran.
Namun, pihaknya tidak ingin anak asuhnya merasa terluka.
Dia juga ingin menjaga suasana sepak bola Korea Selatan sedang tidak baik-baik saja.
"Ada banyak aspek yang menurut saya tidak adil dan saya ingin mengungkapkan kebenaran," ujar Shin Tae-yong dikutip dari Channel A.
"Tetapi murid-murid saya bisa terluka jika saya maju."
"Dan suasana (sepak bola) domestik tidak baik," imbuhnya.
Dalam pernyataannya di Channel A, Shin Tae-yong ingin mempertibangkan mekanisme banding ke KFA.
"Namun, ia menambahkan bahwa ia sedang "mempertimbangkan" apakah akan mengajukan banding atas tindakan disiplin tersebut," imbuhnya.