Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Bola Voli Featured SEA V Cup Spesial Voli

    SEA V Cup 2026 - Persiapan Vietnam Lawan Thailand pada Final, Kemenangan atas Indonesia Beri Kesan Indah - Semua Halaman - Bolasport

    6 min read

     

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Voli
  • Minggu, 26 Juli 2026 | 13:54 WIB

    Ekspresi gembira pemain tim voli putra Vietnam usai mengalahkan Indonesia pada semifinal SEA V Cup 2026, Sabtu (25/7/2026) (SAVA)

    BOLASPORT.COM - Timnas bola voli putra Vietnam akan menghadapi Thailand pada final SEA V Cup 2026 yang akan digelar di Jakarta International Velodrome, Rawamangun, Jakarta, Minggu (26/7/2026), mulai pukul 19.00 WIB.

    Vietnam melaju ke final setelah mengalahkan Indonesia, 3-1. Sementara itu, Thailand melangkah ke final seusai menyingkirkan Kamboja, dengan skor 3-0.

    "Saya yakin kami sudah siap (menghadapi Thailand). Kami sudah beberapa kali bermain melawan Thailand, dan setiap kali (berlaga) performa kami semakin meningkat," kata pelatih timnas voli putra Vietnam, Federico Rampazzo, kepada media, termasuk BolaSport.com.

    "Menurut saya, mereka adalah tim yang sangat kuat. Mereka sangat disiplin, unggul dalam blok, solid dalam penerimaan, dan sangat terorganisir. Sekali lagi, kami hanya akan memainkan voli sebaik mungkin."

    "Jika kita berbicara tentang tim-tim kuat, Thailand tentu saja salah satunya, seperti halnya Indonesia. Sejujurnya, saya tidak tahu apa yang akan terjadi pada final."

    "Para pemain kami semakin meningkat secara psikologis, dan sebagian besar pekerjaan kami adalah membantu mereka tetap fokus pada satu poin pada satu waktu."

    "Terkadang mereka terlalu banyak memikirkan apa yang telah terjadi atau apa yang akan terjadi selanjutnya."

    "Thailand sangat kuat dalam aspek ini."

    Pelatih timnas voli putra Thailand, Park Ki-won disorot oleh Rampazzo.

    "Anda juga harus ingat bahwa mereka dilatih oleh seseorang yang mulai melatih sebelum saya lahir (Park Ki-won)," ujar Rampazzo.

    "Ia pertama kali melatih di Italia pada 1979. Saya lahir tahun 1974. Ia seperti kakek dari semua pelatih voli. Ia adalah kitab suci kepelatihan voli."

    "Mungkin satu-satunya kemungkinan kita adalah terkadang ia mungkin lupa sesuatu karena usianya hampir 80 tahun. (tertawa)"

    "Tapi serius, mereka adalah tim yang luar biasa. Setter mereka luar biasa. Setter cadangan juga sangat bagus. Middle blocker mereka luar biasa. Ini akan menjadi final yang hebat."

    Pria asal Italia ini juga menilai level permainan pemain Asia semakin membaik.

    Baca Juga: SEA V Cup 2026 - Buntut Indonesia Remuk di Kandang, Pemain Vietnam Ketiban Durian Jelang Final

    "Level voli di bagian Asia ini telah melampaui semua harapan saya. Saya baru saja tiba di sini, dan semua orang sudah merasa seperti keluarga," aku pria asal Italia itu.

    "Anda dapat melihat persaudaraan di antara kita semua. Luar biasa. Percayalah, Anda beruntung tinggal di Indonesia selama periode ini dalam sejarah voli Asia."

    Rampazzo juga senang dengan penonton Indonesia meski sepanjang laga saat menghadapi Indonesia, dia "dimusuhi" penonton satu stadion.

    "Penontonnya luar biasa. Saya sangat menyukai suasananya. Mereka berinteraksi dengan kami sejak kami tiba. Anda mungkin bisa melihat betapa senangnya saya," ucap Rampazzo.

    "Tentu saja mereka mendukung Indonesia, tetapi mereka juga mengapresiasi permainan voli yang indah terlepas dari tim mana yang bermain."

    "Hari ini adalah pertunjukan yang fantastis, bukan? Ada blok yang hebat, serangan yang kuat, pertahanan yang luar biasa, dan penyelamatan yang mustahil."

    "Ada momen di set pertama ketika Indonesia bertahan dengan sangat baik."

    "Boom, boom, boom… Mereka terus menggali setiap bola. Kami lalu juga melakukan penyelamatan yang luar biasa."

    "Itu adalah pertandingan voli yang indah. Salah satu pertandingan terbaik yang pernah saya tonton dalam beberapa tahun terakhir, terutama karena intensitasnya."

    "Penontonnya luar biasa. Tolong izinkan saya sering datang ke Indonesia. Saya sudah memberi tahu Anda bahwa ini adalah rumah kedua saya. Jujur saja saya benar-benar merasa nyaman di sini," ucap pelatih yang pernah tinggal di Ubud, Bali selama 1 tahun ini.

    Baca Juga: SEA V Cup 2026 - Pernah Tinggal di Indonesia, Pelatih ungkap Kunci Vietnam Berkembang untuk Tundukkan Farhan Halim Dkk

    Komentar
    Additional JS