Prancis Minta FIFA Anulir Kartu Kuning Olise di Piala Dunia 2026, Usai Insiden dengan Winger Paraguay Matias Galarza - Jawa Pos
JawaPos.com – Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) tengah mengajukan permohonan kepada FIFA untuk menganulir kartu kuning gelandang serang Prancis Michael Olise. Seperti dilaporkan L’Equipe, Olise mendapat kartu kuning pada menit ke-90+7 setelah terlibat insiden dengan winger Paraguay Matias Galarza di babak 16 besar Piala Dunia 2026 (5/7).
Namun, tayangan ulang memperlihatkan Olise sebenarnya tidak melakukan kontak. Pemain 24 tahun asal Bayern Munchen itu hanya meletakkan jari telunjuk di depan bibir Galarza sebelum pemain Paraguay itu terjatuh seolah-olah mendapat dorongan.
Permintaan itu penting bagi Prancis. Sebab, jika kartu kuning tersebut tetap berlaku dan Olise kembali menerima kartu kuning saat menghadapi Maroko di perempat final pada Jumat (10/7), maka dia harus menjalani skorsing satu pertandingan jika Les Bleus –sebutan Prancis– lolos ke semifinal.
”Kami mendapat tiga kartu kuning dalam pertandingan yang penuh pelanggaran. Saya tidak mengatakan kami tidak melakukan pelanggaran, tetapi kedua tim sama-sama banyak melakukannya,” kata entraineur Prancis Didier Deschamps.
Permohonan FFF muncul hampir bertepatan dengan keputusan FIFA yang mengizinkan striker Amerika Serikat Folarin Balogun tampil melawan Belgia di babak 16 besar kemarin (7/7).
Padahal, pemain 25 tahun itu sebelumnya menerima kartu merah langsung. Keputusan FIFA tersebut dinilai mencederai prinsip fair play.