Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    CONNECTING TRANSMISSION...
    Home Berita Featured Lionel Messi Piala Dunia Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial Timnas Argentina Timnas Tanjung Verde

    Piala Dunia 2026: Cetak Gol Lagi, Messi Puji Perlawanan Tanjung Verde - Beritasatu

    3 min read


    Pemain Argentina Lionel Messi berupaya merebut bola yang dikuasai pemain Tanjung Verde Deroy Duarte pada pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026, Sabtu, 4 Juli 2026 WIB. (AP/Lynne Sladky)

    Miami Gardens, Beritasatu.com -  Lionel Messi kembali membuktikan dirinya sebagai sosok penentu bagi Argentina, Sabtu (4/7/2026) pagi WIB. Gol yang dicetaknya ke gawang Tanjung Verde bukan hanya membantu timnya meraih kemenangan dramatis 3-2 setelah perpanjangan waktu, tetapi juga memperpanjang rekor mencetak gol dalam delapan pertandingan Piala Dunia secara beruntun.

    Kapten Argentina itu membuka keunggulan timnya pada menit ke-29. Gol tersebut menjadi gol ke-20 Messi sepanjang tampil pada Piala Dunia, sekaligus memperkokoh posisinya sebagai pencetak gol terbanyak dalam sejarah turnamen. Ia kini unggul dua gol atas penyerang Prancis, Kylian Mbappé, dalam daftar pencetak gol sepanjang masa Piala Dunia.

    Rekor delapan pertandingan beruntun mencetak gol dimulai sejak perjalanan Argentina menuju gelar juara Piala Dunia 2022. Dalam delapan pertandingan tersebut, Messi telah mengoleksi 12 gol dan terus menunjukkan konsistensi luar biasa di panggung sepak bola terbesar dunia.

    Hingga saat ini, Messi telah mengemas tujuh gol pada Piala Dunia 2026. Torehan tersebut menempatkannya di puncak daftar pencetak gol sementara dan unggul satu gol atas Mbappé dalam persaingan meraih Sepatu Emas sebagai top skor turnamen.

    Meski kembali menjadi bintang lapangan, Messi mengaku pertandingan melawan Tanjung Verde sama sekali tidak mudah. Menurutnya, lawan mampu bertahan dengan sangat disiplin dan memaksa Argentina bekerja keras hingga babak tambahan.

    "Kami melakukan banyak hal dengan baik dan kami harus memperbaiki hal-hal yang masih kurang," kata Messi.

    Ia juga memberikan apresiasi kepada permainan Tanjung Verde yang tampil tanpa rasa takut menghadapi juara bertahan. "Seperti yang telah ditunjukkan tim ini berkali-kali, kami selalu mampu bersaing. Dan kami berjuang hingga akhir," ujar Messi.

    Pertandingan memang berjalan jauh dari perkiraan banyak pihak. Argentina yang datang sebagai favorit sempat diprediksi akan menang mudah, tetapi Tanjung Verde dua kali mampu menyamakan kedudukan sehingga laga harus berlanjut hingga perpanjangan waktu.

    Gol pertama Messi lahir melalui pergerakan cerdas saat menerima umpan dari Lisandro Martinez. Ia lolos dari jebakan offside, mengontrol bola dengan tenang, lalu menaklukkan kiper Vozinha dari jarak dekat.

    Gol tersebut sekaligus menjadi gol internasional ke-124 Messi. Kini hanya Cristiano Ronaldo yang masih berada di atasnya dengan koleksi 146 gol bersama Portugal.

    Selain mencetak gol pembuka, Messi juga berperan dalam terciptanya gol kemenangan Argentina. Tendangan sudut yang dilepaskannya memantul mengenai beberapa pemain sebelum akhirnya bersarang di gawang Tanjung Verde pada babak kedua perpanjangan waktu.

    Seusai pertandingan, Messi terlihat menghadiri konferensi pers dengan benjolan cukup besar di bagian atas mata kanannya setelah mengalami benturan dengan pemain Tanjung Verde. "Agak sakit, tetapi saya baik-baik saja," ujar Messi.

    Sementara itu, Rodrigo De Paul mengaku beruntung bisa menjadi rekan setim sekaligus sahabat Messi.

    "Bagi saya, berteman dengannya sangat berarti. Persahabatan adalah salah satu hal terpenting yang kami miliki dan saya merasa beruntung bisa berbagi momen-momen seperti ini dengannya," kata De Paul.

    Persaingan memperebutkan Sepatu Emas diperkirakan masih akan berlangsung sengit hingga akhir turnamen. Selain Messi yang telah mencetak tujuh gol, Mbappé mengoleksi enam gol, sedangkan Erling Haaland dan Harry Kane masing-masing telah mencetak lima gol. Ousmane Dembele, Mikel Oyarzabal, Vinícius Júnior, dan Ismaila Sarr sama-sama mengoleksi empat gol, meski nama terakhir sudah tidak lagi bersaing setelah Senegal tersingkir.

    Apabila jumlah gol para pemain berakhir imbang hingga turnamen usai, FIFA akan menggunakan jumlah assist sebagai penentu pertama, kemudian jumlah menit bermain sebagai penentu kedua.

    Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, menilai pertandingan melawan Tanjung Verde menjadi bukti tidak ada lawan yang bisa dipandang sebelah mata di Piala Dunia.

    "Saya harap sekarang semua orang menyadari bahwa tidak ada lawan yang mudah," ujar Scaloni.
     

    Komentar
    Additional JS